
Mirza herdian wiguna adalah anak dari seorang pengusaha kosmetik ternama. Yaitu perusahaan yang bernama Kharisma group
Dia yang meneruskan perusahaan tersebut setelah ayahnya memutuskan untuk pensiun, dan menikmati masa tuanya bersama istrinya.
Ayahnya bernama Herdiawan wiguna dan ibunya bernama Risma mayangsari
Usia mirza sekarang adalah 25 tahun
Lelaki yang tampan,tinggi,cerdas nyaris sempurna. Sikapnya yang ramah dan hangat dilingkungan keluarganya. Namun berbeda ketika berada diluar, sikapnya dingin, tegas,tatapan matanya tajam, tidak suka bertele-tele dan tidak segan melukai sampai menghancurkan hidup orang-orang yang menghianatinya. Dia berkuasa seperti raja
Dia tinggal bersama adik perempuannya yang masih berusia 17 tahun namanya amanda. Alasan amanda tinggal bersama mirza adalah karena sekolahnya lebih dekat.
Mirza sangat menjaga adiknya tersebut.
Ia pernah dihianati oleh kekasihnya yang bernama meisya. meisya meninggalkannya demi laki-laki lain yang dijodohkan ayahnya. Meisya menikah dan tinggal di luar negri bersama suaminya. Kejadian itu membuat hidup mirza semakin berubah. Ia jarang bicara dan tidak menyukai perempuan.
Masih teringat kata-kata terakhir kekasihnya, "mirza maafkan aku tidak bisa melangsungkan hubungan ini denganmu..aku pamit akan keluar negri dan menikah dengan seseorang yang telah dipilih ayahku". Mirza masih tidak percaya dengan apa yang diucapkan meisya. Meisya pergi tanpa merasa bersalah dan tidak memberikan kesempatan pada mirza untuk bicara
Kala itu perusahaan mirza belum sebesar sekarang.
Ayah meisya tidak merestui hubungan putrinya dengan mirza, karena perusahaan mereka bersaing, dan karena ada masalah lain.
hampir 2 tahun mirza menutup hatinya untuk wanita lain dan fokus mengurus perusahaan ayahnya dibantu sam sekertaris pribadinya.
Tidak butuh lama perusahaannya berkembang dan mempunyai beberapa cabang. Ya karena kecerdasan dan keahliannya yang diturunkan ayahnya pada mirza, dalam mengurus perusahaan.
Kala itu kejadian di kantor
"apa-apaan ini..!!!" dengan nada marah dan kesal "kau mengurus yang beginian saja tidak becus..!!" mirza meluapkan emosinya sambil menghajar karyawannya
Bukk...buk.. karyawannya tersungkur. Tidak berani menatap bahkan berkata-kata. Karyawannya memilih diam ketika ada kesalahan terjadi.
"sam kamu tau kan apa yang harus kamu lakukan?..urus mereka dan hancurkan siapa saja yang terlibat dalam masalah ini..!!" mirza dengan suara kesal dan emosi
"baik tuan. cepat bawa dia keluar.." sam menyuruh karyawan yang lain membawa laki-laki yang tersungkur itu.
"a..ampun tuan.. maafkan saya.." laki-laki tersebut memohon.
__ADS_1
"saya permisi tuan.." ucap sam pada mirza
"hmm" mirza mingisyaratkan tangannya sambil menyandarkan punggungnya ke kursi.
bagaimana ini bisa terjadi, kerugian bisa mencapai sebesar itu. mirza dalam lamunannya.
Suasana kantor menjadi tegang. Berita kemarahan mirza dengan cepat tersebar ke semua orang yang berada dikantor tersebut
mirza mengambil telephon dan memanggil ob "bawakan saya air minum"
"baik tuan" sahut ob tersebut
Tak lama kemudian. tuk.tuk.tuk pintu diketuk
"masuk...!" mirza
"permisi tuan. ini minumnya" ob perempuan sambil menyerahkan minumannya dan meletakannya dimeja dengan tangan bergetar,takut karena tuan mirza habis emosi.
Kala itu mirza sedang mengarah ke jendela, kemudian menoreh ke ara ob wanita itu. Menatap sebentar
"saya permisi tuan." ob perempuan sambil menunduk
"sa saya lidya tuan" jawab ob tersebut dengan gemetar
"oh..sana keluar.!" mirza mengisyaratkan tangannya dan berbalik arah ke jendela "buatkan saya kopi.."
"baik tuan.." ob tersebut kemudian menutup pintu.
Pintu tertutup.
siapa dia?? ob baru??
mirza berfikir sambil mengetuk-ngetuk meja kerjanya.
Tak lama kemudian sam datang
"tuan." sapa nya
__ADS_1
"hmm..gimana sam? mirza
"sedang diselidiki tuan.." sam
"selesaikan semuanya sam" mirza
"baik tuan..saya akan tuntaskan sampai ke akar-akarnya.." sam meyakinkan tuannya
"oo ya sam. apa ada ob baru disini??" tanya mirza
"benar tuan..apa ada masalah??" sam
"iya..kamu ta" mirza belum menyelesaikan pertanyaannya, suara pintu diketuk.. tuktuktuk
"masuk..!" mirza
"ini kopinya tuan.saya permisi.." lidya menyerahkan kopinya, kemudian buru-bur berbalik lagi sambil menunduk.
pintu tertutup
"lihat sam,, kamu tau dia??" tanya mirza
"ya tuan.. dia ob baru, baru seminggu dia bekerja.." sam menjelaskan
"cari tau asal usul keluarganya.." pinta mirza
"kalau boleh tau kenapa tuan?" tanya sam
"lakukan saja perintahku!!" tegas mirza..
"baik tuan.." sam
hadeuhh belum selesai masalah perusahaan, harus mengurus ob tadi, kenapa tuan??apa karena dia cukup menarik??. sam dalam hati
Lidya memang mempunyai paras yang cantik
Itulah awal mula pertemuan mirza dan lidya
__ADS_1
bersambung