Lidya Cinta Matiku

Lidya Cinta Matiku
belanja


__ADS_3

pagi hari lidya dengan aktifitas biasa


ayu yang sekarang juga menjadi pelayan pribadi nona lidya sudah sibuk dari pagi buta untuk menyiapkan makanan nona lidya.


karena dia sudah berpengalaman bagaimana rasanya menjadi ibu hamil hingga apa yang dimasaknya selalu disukai oleh nona lidya


sementara amanda sudah mulai sibuk dengan pelajarannya karena sebentar lagi akan ujian ahir semester


waktu itu setelah mandi lidya sedang duduk di kursi riasnya dan ayu menyisir rambut lidya


"nona sudah cantik" ucap ayu selesai menyisir rambut lidya


"sekarang kita kemana ya mbak ayu? aku bosan di rumah" ucap lidya dengan wajah cemberut


"nona sekarang dirumah saja banyak istirahat" pendapat ayu


"aku gak mau mbak ayu, ayo kita ke mall" lidya dengan semangat dan senyum merekah


ayu mengerutkan dahi


"apa nona kuat?, saya takut nanti kena omel tuan kalau nona keluar" ucap ayu


"aku akan merayu suamiku" ucap lidya dengan senyum manis


kemudian lidya menelpon mirza


"hallo sayang" ucap lidya


"kenapa sayang?" ucap mirza


"aku kangen kamu"


"baru ditinggal sebentar udah kangen ya?"


"sayang kamu pulang dong"


"aku masih menumpuk pekerjaan ini, sabar ya nanti malam aku pulang"


"aku mau sekarang"


"sayang maaf ya, aku gak bisa sekali"


"kalau gitu aku jalan jalan keluar boleh?"


"mau ngapain si?"

__ADS_1


"aku bosan dirumah"


"yasudah, tapi pulang sebelum makan siang, dan harus hati hati jangan kecapean... bla bla bla" ucap mirza panjang kali lebar


"iya sayang siap, terimakasih suamiku muaahh" lidya tersenyum lebar dan mencium lewat telponnya


"iya sayang udah dulu ya" mirza lagi sibuk


tut tuut.. telpon selesai


"hahahaa" lidya tertawa bahagia


ayu hanya senyum melihat tingkah nonanya


"ayo mbak ayu kita berangkat" ucap lidya semangat buat belanja


"iya nona, saya siapkan mobilnya"


kemudian mereka berangkat ke mal


ayu dengan hati hati mengendarai mobilnya agar nona lidya tidak terguncang


empat puluh menit kemudian mereka sampai di mall


mobil di parkirkan di halaman dan mereka turun


dirasa sudah aman kemudian mereka masuk


"ayo mbak ayu" ucap lidya semangat


ayu mengikuti langkah lidya dari belakang dan memastikan keadaan


sebelumnya sam sudah menyuruh dua anak buahnya untuk mengikuti nona lidya, dan ayu sudah tau itu karena dia melihat ada satu mobil yang mengikuti mereka dari belakang ketika baru keluar dari gerbang kediaman tuan mirza


di dalam mall lidya mulai memilih milih barang yang akan dibelinya, kali ini dia sangat berbeda dari biasanya. apapun yang terlihat menarik dimatanya dia langsung membelinya


tanpa pikir panjang lidya main comot sembarangan barang yang ia sukai, mulai dari baju, sepatu, tas, pernak pernik dan masih banyak lagi dan semua itu barang mahal semua


sampai ayu kerepotan dibuatnya


"nona ini sudah banyak, tidak akan muat dibawa ke dalam mobil" ucap ayu melihat kantong belanjaan yang lumayan besar berjejer disampingnya


"panggil pelayan dan sopir dari rumah untuk bawakan ini. gampangkan" ucap lidya santai


"baik nona" kemudian ayu memanggil pelayan dari rumah beserta sopir dengan dua mobil untuk menjemput barang di mall

__ADS_1


sementara dikantor mirza sedang istirahat sejenak, kemudian meminta sam untuk memperlihatkan aktifitas lidya di mall melalui hp yang sudah terhubung pada kamera yang dibawa pengawal lidya di mall


"sam saya mau lihat kegiatan lidya" pinta mirza


"ini tuan" sam memberikan hp nya


mirza tersenyum lebar dan mengelengkan kepala melihat kelakuan istrinya, tapi dia bahagia melihat istrinya juga bahagia dan ceria disana


sementara di mall para pelayan sudah datang dan mulai mengangkut barang belanjaan lidya


ini si nona mau buka toko kali ya, buset banyak banget belanjaannya, ampe dua mobil juga penuh. ucap salah seorang pelayan dalam hati


setelah itu lidya masih terlihat semangat berkeliling mall. tanpa merasa lelah sekalipun. entah bawaan hamil atau gimana itu ya


hasratnya sangat membara untuk belanja


"nona kita istirahat dulu" pinta ayu


"tidak ayu, aku mau kesana tuh lihat barang barangnya lucu lucu" ucap lidya


"nona harus istirahat dulu" ayu menarik tangan lidya untuk duduk disebuah kafe dimall itu


"nona saya pesankan dulu minum untuk nona" ucap ayu


"yasudah ayu tapi cepat ya"


kemudian ayu memesan dua gelas jus lemon


"silahkan nona" ucap pelayan kafe tersebut meletakan minuman


"terimakasih" ucap ayu dan lidya


kemudian lidya meminumnya dengan cepat dan menghabiskannya


"ayo mbak. aku mau kesana" ucap lidya


"nanti nona minuman saya belum habis" kemudian ayu segera menghabiskan minumannya


dan lidya kembali lagi berbelanja di tempat yang ia tunjuk tadi


sampai puas ia belanja tidak terasa dia menghabiskan uang sebanyak hampi seratus juta. waw


horang kaya mah bebas


sultanmah bebas

__ADS_1


begitu kali ya


bersambung


__ADS_2