Lidya Cinta Matiku

Lidya Cinta Matiku
acara televisi


__ADS_3

diperjalanan ayu malu untuk bertanya sebenarnya mereka mau kemana karena ayu belum tau


hingga ahirnya dia memberanikan diri


"maaf nona kita mau kemana?" tanya ayu


"o iya,mbak ayu belum dikasih tau ya. kita mau menghadiri undangan acara televisi" jawab lidya


"oh iya nona"


lidya belum tau kalau nanti akan ada acara makan malam setelah ini


sementara sam terus mengemudi meskipun agak merasa aneh karena ada ayu disisinya, berasa ada aura yang tidak biasa antara grogi atau merasa senang ayu didekatnya


dia teringat pada rekaman yang diberikan amanda hingga ahirnya dia melamun


"sam apa semuanya sudah siap?" tanya mirza


"sam?" karena sam tidak menjawab ahinya dia memanggil ulang dengan nada agak tinggi "sam"


sam terbangun dari lamunannya karena suara tuan mirza


"eh iya tuan kenapa?"


"kamu kok jadi gerogi gitu" ucap mirza "tugas kamu sudah siap belum?"


"iya sudah tuan"


"bagus" mirza merasa puas


lidya menyenderkan kepalanya dibahu mirza karena agak merasa lemas


maaf ya sayang aku gak kasih tau kamu dulu, biar jadi kejutan. mirza tersenyum dan "muah" mengecup kening lidya


"kamu kenapa sayang kok senyum senyum gitu?" tanya lidya


"gapapa lagi seneng aja" mirza


empat puluh menit kemudian mobil sudah sampai digedung stasiun televisi itu.


wartawan sudah berkerumun disana ingin mengambil foto tuan mirza dan istrinya yang tidak lain adalah anak tunggal adijaya


mereka ingin tau seperti apa sosok lidya ayunda itu sebagai penerus perusahaan adijaya group, yang dulu menjadi perusahaan yang cukup terkenal namun beralih kekuasaan secara tiba tiba ke tangan abraham


dan kini kembali menjadi milik lidya ayunda putri dari adijaya berkat bantuan mirza herdian wiguna yang tak lain adalah suaminya


berita tersebut yang kini menjadi treding diberbagai media


hingga ahirnya mirza dan lidya diundang untuk menghadiri acara tv

__ADS_1


"sam gimana keluar dari mobil? banyak wartawan begitu" ucap mirza


"pakai ini tuan" sam memberikan dua topeng untuk mirza dan lidya


"topeng? bagus sam" ucap mirza


kemudian mereka memakainya


"iya tuan, saya sudah menduga ini akan terjadi" ucap sam


kemudian sam juga memakai topeng


"ayu sudah tertutup jadi tidak usah pakai topeng" ucap sam


"baik tuan"


"oke. yang harus dilakukan sekarang adalah kita turun dengan tenang dan santai" ucap mirza


"baik tuan"


kemudian sam dan ayu turun untuk membukakan pintu mirza dan lidya


keduanya turun lalu bergandengan tangan


ketika hendak berjalan kepala ayu terasa pusing hingga dia memegang kepalanya


"kamu kenapa sayang?" tanya mirza


"beneran?" mirza heran karena dari tadi lidya tidak banyak bicara


"iya. ayo masuk" ajak lidya


kemudian mereka berjalan melewati para wartawan yang berada dihalaman sam dan ayu mengikuti dari belakang


"ayu kamu jaga jaga ya!" ucap sam


"baik tuan"


para wartawan tidak mengira bahwa itu adalah mirza herdian wiguna dan istrinya lidya ayunda


mereka melewati wartawan dengan santai sampai pintu masuk


kemudian sam memberikan kartu undangan kepada seorang petugas yang sudah menunggu kedatangan mereka


kemudian mereka masuk ke ruang tunggu untuk menunggu acara dimulai


acara dimulai tiga puluh menit lagi


kemudian mereka membuka topengnya karena sudah aman

__ADS_1


sampai waktunya tiba acara dimulai semua penonton bertepuk tangan ketika pembawa acara melakukan pembukaan


"selamat malam pemirsa bertemu lagi dengan saya di acara Bisnis Masa Kini,


kali ini saya akan membahas tentang bagaimana perjalanan panjang perusahaan Adijaya Group. sebagai mana kita ketahui bahwa..blablabla"


pembawa acara menjelaskan panjang lebar


"baik pemirsa anda pasti sudah penasaran seperti apa sosok lidya ayunda sebagai pewaris tunggal perusahaan Adijaya Group? langsung saja kita panggilkan ini dia Lidya Ayunda bersama suaminya Mirza Herdian Wiguna.."


"prokprokprokk.."


sorak para penonton beserta tepuk tangan ketika nama mirza dan lidya dipanggil


seketika kamera menuju ke arah lidya dan mirza sampai mereka duduk diatas panggung


"waaww" penonton tercengang ketika melihat lidya yang sangat catik dan mirza yang sangat tampan dan mereka sangat serasi. penonton mulai berbisik bisik sendiri


"hallo selamat malam nona lidya"


"hallo selamat malam tuan mirza"


sapa pembawa acara


"selamat malam" jawab keduanya


kemudian mereka duduk berhadapan dengan pembawa acara tersebut


"baik pemirsa inilah lidya yang kita tunggu tunggu kehadirannya beserta suaminya yang tidak asing lagi dimata kita sebagai pembisnis terkenal di asia tenggara.." ucap pembawa acara


"terimakasih" ucap mirza disertai tepuk tangan penonton


prokprokprokk.. tepuk tangan menggema seisi ruangan


sementara sam dan ayu menunggu dibawah panggung dekat kamera


"wah sangat cantik sekali ya pemirsa putri tunggal dari alm adijaya ini"


"terimakasih" lidya


wajah cantik lidya terus disorot kamera


"bisa diceritakan bagaimana.. blablala" pembawa acara mulai bertanya tanya kepada lidya dan mirza


kemudian keduanya menjawab pertanyaan tersebut dengan sangat baik dan lancar


sampai ahirnya sudah sampai dipenghujung acara


"baik pemirsa tidak terasa kita sudah sampai di penghujung acara. dan saya ucapkan banyak sekali terima kasih kepada tuan mirza dan nona lidya karena sudah bersedia menghadiri acara kami...." ucap pembawa acara panjang lebar

__ADS_1


kemudian acara selesai kemudian mereka meninggalkan panggung


__ADS_2