
dokter sudah datang dan memeriksa kehamilan lidya lebih ditel lagi
setelah beberapa menit memeriksa dan memberi beberapa pertanyaan pada lidya ahirnya dokter selesai dan menjelaskan pada mirza
"bagaimana dokter?" tanya mirza
"jadi begini tuan, kehamilan nona baru menginjak dua puluh hari, nona harus banyak istirahat dan makan yang sehat sehat. karena darahnya rendah jadi nona terlihat lemas dan saya akan memberikan suplemen penambah darah dan vitamin untuk ibu hamil, diminum setiap hari ya nona" ucap dokter "nona jangan banyak fikiran dan lakukanlah apa yang membuat nona bahagia asal tidak membahayakan bayi dalam kandungan nona" jelas dokter
"dokter, bagaimana jika melakukan perjalanan jauh?" tanya mirza penasaran
dokter menarik nafas
"jika itu yang diinginkan nona, lakukanlah asal nona bahagia, tapi dengan syarat nona tidak boleh kelelahan dan jangan sampai terguncang atau terbentur kandungannya, lakukan dengan sangat hati hati" jelas dokter
"baik dokter terimakasih" ucap mirza
"terimakasih dokter" ucap lidya
"sama sama tuan. nona" dokter tersenyum
kemudian dokter membereskan barang yang telah digunakannya
tuktuktuk. pintu diketuk ayu. ayu masuk ke kamar tuannya
"permisi tuan, saya membawakan makanan untuk nona"
ucap ayu yang membawakan lidya makan, segelas susu, segelas air hangat beserta potongan buah buahan
"iya ayu, bawa kesini" ucap mirza
__ADS_1
kemudian ayu menyimpannya dimeja samping tempat tidur lidya
"kalau begitu saya permisi dulu tuan nona" ucap dokter hendak pamit
"iya dokter," ucap mirza
kemudian dokter menunduk hormat dan pergi meninggalkan kamar tuan mirza dan diantar sam menuju ke halaman
"silahkan nona, semoga nona suka masakan saya permisi dulu"
ucap ayu
"terimakasih mbak ayu" ucap lidya
kemudian ayu keluar dari kamar
tinggalah mirza dan lidya berdua di kamar
"sayang, kamu makan ya" ucap mirza
lidya menganggukan kepala
kemudian mirza mengambil piring makanannya
"ayo buka mulutnya" mirza menyuapi lidya
kali ini lidya makan dengan lahap sekali
"pintar" ucap mirza sambil tersenyum "dokter bilang kamu harus banyak makan, biar tubuhmu kuat ya" sambungnya
__ADS_1
"terimakasih sayang." lidya tersenyum haru pada mirza karena mirza sangat perhatian terhadapnya "emm masakan mbak ayu sangat enak" sambung alidya menikmati makanannya
mirza tersenyum "mulai besok aku mulai sibuk lagi, maafkan aku tidak disampingmu setiap waktu, jangan bikin aku kuatir ya sayang" ucap mirza memandang lidya
"iya, aku akan baik baik saja di rumah. aku sayang sama kamu" ucap lidya tersenyum
"aku juga sayang.. muah" kecupan hangat dikening lidya
lidya tersenyum manis karena bahagia
karena lahapnya, susu dan buah buahannya pun habis dimakan tidak lupa lidya juga minum vitamin dan suplemennya
"makan sudah selesai, sekarang kita mandi ya" ucap mirza
lidya mengangguk
dan mereka mandi bersama
hari sudah berganti
mirza sudah kembali sibuk di kantornya, meeting, pertemuan dengan rekan bisnis, bahkan keluar kota dilakukan hari itu juga hanya untuk melihat tempat yang akan dibangun sebuah pabrik perusahaanya dan mengunjungi beberapa cabang perusahaannya
KHARISMA GROUP itulah nama perusahaan milik Herdiawan wiguna yang telah diwariskan kepada Mirza herdian wiguna.
itulah nama ayah mirza, herdiawan wiguna dan ibunya Risma mayangsari
(sebelumnya sudah diceritakan di awal, maaf author agak telmi telat mikir)
__ADS_1
bersambung