
setelah mengganti pakaian amanda kemudian menghampiri lagi mbak ayu untuk belajar bela diri
"mbak ayu aku udah siap"
"oh oke nona ayo kita pemanasan dulu" ayu bangkit dari duduknya kemudian "amanda ikutin mbak ayu ya" sambungnya
"siap" amanda semangat
mulailah mereka melakukan gerakan yang ringan dulu dan terus mengulangnya
hingga beberapa saat kemudian
"sudah nona kita sampai disini dulu, besok kita lanjut lagi ya" ayu sudah kelelahan
"yahh mbak. masih seru nih.. ayo lagi biar amanda cepet bisa" pinta amanda
"besok lagi nona, hafalin aja dulu gerakan yang tadi ya" ayu kemudian duduk dikursi taman diikuti amanda
kesempatan itu digunakan amanda untuk menanyakan beberapa hal pada mbak ayu
hihi aku rekam ah percakapan ini, gumam amanda dalam hati
kemudian ia mulai merekam percakapannya dengan mba ayu
"mbak ayu boleh nanya?"
"boleh dong" ayu dengan suara lembutnya
"mbak ayu apa gak kepikiran buat nikah lagi gitu?" tanya amanda
"emang ada yang mau sama mbak?"
"ya pasti ada lah mbak?"
"hah siapa?"
"sekertaris sam" ucap ayu pd
"ngawur kamu"
"aku serius mbak"
"haha..diluar sana banyak gadis gadis cantik dan cerdas. tuan sam berhak mendapatkannya. sedangkan mbak ayu? apa? sepertinya tidak cocok sama tuan sam" jelas ayu
"hmm.. kok ngomongnya gitu sih mbak, kalo emang jodoh gimana?" ucap amanda
"kalo emang jodoh, pasti bersatu"
"berarti mbak mau sama sekertaris sam?"
"nggak"
__ADS_1
"kenapa? emangnya mbak gak cinta gitu?"
"kenapa mbak harus mencintai yang belum halal?"
"maksudnya?"
"maksudnya, mbak akan mencintai jika sudah halal, sudah diikat dengan tali pernikahan. seperti yang dilakukan suami mbak dulu, mbak tidak kenal sama dia.. tau tau dia ngelamar lewat orang tua langsung deh mbak nikah, tapi mbak bahagia karena laki laki yang baik dan tidak akan tergantikan rasanya" jelas ayu " eh maaf mbak jadi curhat" ayu tersenyum
"ooh.. iya gapapa mbak aku seneng ko" jawab amanda "terus nanti kalo sekertaris sam melamar mbak mau?" sambungnya
"nona ngomong apa sih"
"mau nggak?" desak amanda
"yaa kalo dia laki laki baik dan niatnya baik, kenapa harus mbak tolak,,
udah ah mbak mau mandi dulu" ayu hendak beranjak "nona amanda merekam ya? hapus cepat!" pinta ayu
amanda ketahuan merekam
"eh nggak ko" amanda gelagapan
kenapa mbak ayu tau kalo aku merekam.hihi
kemudian amanda menyimpan rekaman itu
setelah berbincan bincang ayu dan amanda masuk ke dalam
ayu langsung masuk ke kamarnya untuk istirahat dan bersihkan diri
ternyata sekertaris sam sendiri, kak lidya dan kak mirza sudah masuk kamar
kemudian amanda masuk
"sekertaris sam" ucap amanda
"hmm" sam sedang fokus pada laptop
"aku ada berita bagus lhoh"
"hmm"
"sekertaris sam mau tau nggak?
"hmm"
"jawab dong,,hm hm mulu"
"apa si nona ganggu aja"
"aku ada kabar mengenai mbak lidya"
__ADS_1
"udah tau" sam
"apa?"
"apa aja" sam
"aku serius tau, nih aku udah rekam" amanda melihatkan hp
sam melirik sebentar kemudian fokus lagi ke laptop
"kalo gak mau yaudah" amanda hendak beranjak
"yaudah simpen di situ" sam penasaran
"hahaha ahirnya sekertaris sam penasaran juga" amanda tertawa lepas
"aku mau mandi dulu, nanti aku ambil lagi hp nya"
"hmm"
"hm hm mulu" ucap amanda greget
kemudian amanda keluar
tumben dia gak minta imbalan, ucap sam dalam hati
kemudian sam mulai penasaran dan meraih hp amanda
mulailah dia memutar rekamannya
sam tertawa kecil saat mendengarkannya dan takjub dengan apa yang dikatakan ayu
rekaman berhenti, sam menyimpan hpnya. kemudian dia mulai berfikir
apa ayu akan menerimaku? apa ayu akan mencintaiku,? sementara aku penasaran ahir ahir ini padanya, gumam sam
"huh apaan sih sam, ko jadi begini" ucap sam pada dirinya sendiri
kemudian ia meraih lagi laptopnya
tiga puluh menit kemudian amanda muncul untuk mengambil hpnya
"gimana skertaris sam? keren kan amanda?"
amanda pd
"biasa aja"
"gitu banget sih sekertaris sam, makasih kek apa kek" pinta amanda
"hmm"
__ADS_1
"awas aja ya.. aku pastiin sekertaris sam bakalan nikah sama mbak ayu, hahaha" amanda ketawa sambil keluar dari ruangan
huh anak itu. sam geleng geleng kepala