
🦋🦋🦋
Setelah menemui dosen pembimbingnya ia di cafe ia memilih untuk ke rumah sahabatnya yang tidak jauh dari kampusnya.
"Assalamualaikum mang" salam Kanza kepada satpam rumah sahabatnya yaitu Eva. "Waaliakumussalam neng Kanza, silahkan masuk neng" mang Ujang sambil membuka pintu gerbang. "Non Eva sudah menunggu di taman belakang neng" ucap mang Ujang. "makasih mang Ujang" Kanza sambil memberikan senyum terbaiknya walaupun kini tampak jelas di matanya raut kesedihan.
Ia langsung menghampiri sahabatnya yang selama ini ia rindukan. Eva yang mengetahui keberadaan sahabatnya itu beranjak dari tempat duduknya kemudian memeluk Kanza.
"Hiks..hiks..hiks gue kangen banget sama lo Kanza" kata Eva sambil memeluk erat sahabatnya.
"Sorry ya, gue baru jengukin lo soalnya gue sibuk sama skiripsi gue, apalagi tuh dosen pembimbing gue pak Rustan.Yaa lo tau sendirilah dia kayak gimana. kalau ketemu sama dia aja udah kayak sakratul maut gue" ucap Kanza yang menghibur temannya yang satu minggu yang lalu mengalami kecelakaan.
" Hahahah...Yaa Elah Kanza..Kanza lo kira pak rustan itu malaikat maut Apa" ucap Eva
"Yaa bisa di bilang kayak gitu sih"jawab Kanza sambil meminum jus Jeruk yang ada di genggamannya itu.
Eva pun bercerita tentang kecelakaan yang menimpanya "lo tau nggak Za?".
"Ngga tau tuh" jawab Kanza dengan cepat
"ihh lo nyebelin deh Au Ahh" ucap Eva sambil melipat kedua tangannya.
"ulu uluh apa sayangku hmm" ucap Kanza dengan mencubit pipi tembem Eva.
__ADS_1
"kecelakaan ku ini yaa kayak sebuah nikmat, karena aku bisa ketemu dengan pangeran ganteng ku" ucap Eva sambil senyum senyum.
" idiih lo itu ya ketemu sama semua cowok lo bilang ganteng" ucap Kanza kepada Eva yang biasanya cuma curhat tentang cowok,
"sekarang lo itu harus cepat sembuh biar bisa ketemu deh sama pangeranmu"kata Kanza kemudian menjitak kepala Eva.
"aduh...kepala gua sakit"Eva memegang kepalanya sambil meringis kesakitan.Gimana kagak sakit Evanya baru kecelakaan malah di jitak kepalanya.
"Punya teman kagak ada alhlaknya au ah"
ucap Eva yang masih ngambek.
"Yaudah ntar gue beliin lo coklat deh janji"sambil mengakat jari telunjuk dan jari tengahnya membentuk huruf v.
"Mommy...Kanza mau numpang shalat dulu yaa"ucap Kanza sambil mencium tangan Mommynya Eva.
"Oke sayang, naik aja di lantai atas" ucap Mommy Eva. Mommy Eva memang bisa dibilang ibu-ibu sosialita jadi ia mudah bergaul dengan
teman-teman Eva, Apalagi dengan Kanza ia sudah menganggap Kanza sebagai anaknya sendiri.
Setelah shalat dzuhur ia pun pamit pulang. Kedatanagan Kanza ke rumah Eva sebenarnya untuk curhat tentang Perjodohannya, namun di urungkan karena ia tidak mau merusak mood Eva apalagi ia sedang sakit.
di perjalanan pulang Kanza selalu memikirkan tentang perjodohan tersebut, tak terasa hujan pun mengguyur tubuhnya. Dan akhirnya butiran bening dari pelupuk mata indah Kanza pun jatuh.
__ADS_1
Sesampai di depan rumahnya, Badan Kanza basah kuyup. Sepertinya ia tidak tepat waktu karena sudah ada mobil mewah yang terparkir didepan rumahnya. Akhirnya ia pun masuk ke rumah melalui pintu belakang. Ketika ia masuk,Kanza melihat sosok laki-laki yang sedang menelpon seseorang.
"Halo, sayang kamu kemana aja"kata laki-laki itu
"ini sayang, aku masih di Amerika mungkin tinggal satu minggu aku di sini, kamu mau nggak jemput aku minggu depan ." jawab perempuan yang ada di sebrang sana.
"iya sayang aku bakalan jemput kamu kok,tenang aja" jawab laki-laki itu.
"Rafii...Rafii" teriak wanita paru baya itu ya siapa lagi kalau bukan Mama Wina, laki-laki itu adalah Rafi yang sedang menelpon dengan Vita, Pacar Rafi.
Rafi pun sontak memutuskan panggilannya dan menghampiri mamanya, ia membalikkan badannya kemudian ia melihat Kanza yang sedang basah kuyup. mata mereka saling bertemu dengan segera mungkin Kanza berlari menuju kamarnya.
🦋🦋🦋
Haloo🤗.
Terima kasih teman-teman sudah mengunjungi novel Rahma❤, mohon maaf ya kalau ada kesalahan dalam penulisan kata
Rahma juga meminta saran kalian di kolom komentar yaa😊.
jangan lupa tinggalin jejak yaa😊
like,komen,❤ dan votenya🤗
__ADS_1
love you all❤