Love Me, Please

Love Me, Please
05.Nasehat Bunda


__ADS_3

🦋🦋🦋


2 minggu kemudian


"Kanza,besok pagi Ayah sama Bunda mau ke kampung, kamu jaga diri baik-baik ya" kata Ayah menatap Kanza yang sedang sibuk dengan laptop dan buku-bukunya.


"kok mendadak sih yah?"tanya Kanza. "kan kamu udah mau nikah jadi kita harus ngundang saudara-saudara kita di kampung"kata Bunda sambil meletakkan kopi dan kue di atas meja.


"minggu depan aja berangkatnya mah, biar aku bisa ikut. Aku kangen sama bang Kenzo Bun" rengek Kanza memohon kepada kedua orang tuanya.


Kenzo adalah Kakak kandung dari Kanza yang tinggal di kampung bersama kakek neneknya. Kenzo dan Kanza selisih 4 tahun. Kanza memang sangat manja dengan kakaknya.


"Ya ngga bisalah sayang, kan minggu depan Ayah ada janji sama klien Ayah dari Prancis" kata Ayah


"udah kamu tidur aja besok kamu pasti sibuk dengan bisnis baru mu itu. Bunda sama Ayah juga mau istirahat besok mau perjalanan panjang.Hehehe "kata Bunda mengejek Kanza yang tidak bisa ikut pulang kampung.


lagi-lagi alarm Handphone Kanza berbunyi.Kanza pun memulai semua aktivitasnya seperti biasanya


"Kanza Ayah sama Bunda mau pamit dulu"teriak Bunda yang masih di depan pintu."Ya, bentar Bun ini lagi mau pake jilbab dulu"jawab Kanza.


Kanza mengantar kedua orang tuanya sampai kedepan gerbang rumah.

__ADS_1


"Za jaga diri baik-baik ya, kamu itu harus bisa mandiri karena bentar lagi kamu udah jadi ibu rumah tangga, kamu harus biasa tanpa bantuan Bunda maupun Ayah, jadi istri yang patuh terhadap suamimu, jangan pernah membantah suamimu, berikan pelayanan yang baik untuk


suamimu, kalau ada masalah dalam rumah tangga itu harus di bicarakan baik-baik, kamu sebagai istri juga harus berusaha mempertahankan rumah tangga mu" nasehat bunda kepada Kanza.


"ihh Bunda ngomong apaan sih, udah kayak orang bakalan nggak ketemu bertahun-tahun tau nggak" kata Kanza yang memeluk bundanya.


"Yaudah Bunda masuk mobil, kasian Ayah udah nunggu lama tuh, ntar karatan Ayahmu itu"kata Bunda. "Hahahahaha" tawa Kanza.


"Zaa kalau kamu kangen sama Ayah dan Bunda kamu ke Taman Belakang aja yaa" Teriak Bunda kepada Kanza sambil memasuki mobilnya.


"Zaa jagain anak-anak Ayah yah sama cucu Ayah" kata Ayah sambil tersenyum di dalam mobil.


Mata Kanza sudah tidak melihat mobil yang di kendarai orang tuanya.Ia masih bertanya-tanya tentang perkataan Ayahnya "jagain cucu-cucu Ayah?🤔 mungkin maksudnya anak dari Chiko sama Chika kali yaa"kata Kanza pelan memasuki rumah.


Chika dan Chiko tidur di dekat Kanza.


"Aduh kucing-kucing nakal kamu ganggu aku tidur aja, tumben aja kalian deket sama aku hmm.Tenang Ayah akan pulang hari ini kok" kata Kanza sambil menggendong Chiko dan Chika.


Kanza pun bersiap-siap ke taman memetik bunga kesukaan mamanya entah kenapa sejak ditinggal oleh orang tuanya ia lebih suka menyibukkan diri di taman apalagi sidangnya udah selesai kemarin tinggal nunggu di wisuda.


tiba-tiba ada suara mobil di depan rumah.Kanza pun berlari ingin menjemput kedatangan kedua orang tuanya.Namun didepan bukan orang tuanya melainkan calon mama mertuanya.

__ADS_1


"Tante,Kanza kira Ayah sama Bunda. Ayo masuk tante" ajak Kanza kepada Mama Wina.


"Nggak usah sayang mama cuma mau ajak kamu ke suatu tempat"kata mama Wina sambil menatap sendu calon menantunya.


"kita mau kemana tante?"tanya Kanza bingung dengan mama Wina yang memeluknya sambil menangis didalam mobil.


Sesampainya di tujuan Mama Wina langsung menarik tangan Kanza menuju ruang ICU.


"tante ini ada apa sih kok kita ke Rumah Sakit" tanya Kanza masih bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi kenapa pula dengan pak Dahananjaya yang terlihat down.


Dokter keluar dari ruangan ICU


"bagaimana keadaan sahabat saya Dok?" tanya pak Jaya kepada dokter yang menangani pasien yang baru saja kecelakaan. "maaf,kami tidak bisa menolong istrinya pak. Tapi kecil kemungkinan Sang suami bisa bertahan".


Kanza yang sudah berderai airmata mengingat kedua orang tuanya ia pun berlari masuk ke dalam ruangan. Dan kini ia melihat dua orang yang amat ia cintai terbujur kaku di atas brankar rumah sakit. ia menghampiri Bundanya.


"Bundaa..hiks.hiks..hiks kenapa Bunda ninggalin Kanza. Kanza janji Bunda, akan penuh semua permintaan Bunda. Kanza udah rajin ngerawat bunga-bunga Bunda hiks hiks hiks..."


"Ka-nnn-zaa" ucap pria yang ada di sebelah Bunda."Ayah.. hiks hiks hiks Ayah bertahan ya. Ayah pasti bisa.Ayahkan mau ngejaga cucu Ayah ya."


"Ja-ya"

__ADS_1


😭😭😭


__ADS_2