Love Me My Wife

Love Me My Wife
Apa kau ingin yg lebih?


__ADS_3

Gadis masih setia dengan senyuman sinisanya, ia pandangi wajah jaslyne dengan tatapan tidak suka, kemudian ia berucap, "Seandainya waktu itu aku bertemu denganmu, aku akan pastikan kau tidak akan bisa berdiri disini dengan rasa percaya diri. "Ucap gadis, yg membuat jaslyne tersulut emosi.


"Hah, kau pikir aku takut, kau hanya wanita bodoh yg dapat aku bodohi selama bertahun-tahun. lihat dirimu yg naif, bahkan kau mengandung anak dari pria yg dulu sering kau hina bahkan kau rendahkan, kau memang wanita tidak tahu malu, "jaslyne balik mencibir gadis,


"Ya itu memang benar, tapi aku bahagia, kau tau, karena kenodohanku waktu itu, aku menjadi tersadar jika kau adalah lingkaran iblis yg selalu mengotori otaku, untungnya aku dapat mengetahuinya sebelum aku benar-benar terjerumus semakin dalam. dan aku tidak akan melepaskanmu begitu saja, kau tau bukan aku seperti apa! aku akan membalas setiap detil yg aku alami, dan kau harus bersiap-siap untuk itu, karena cepat atau lambat aku akan membuatmu sadar, kau sedang bermain-main dengan siapa, "Gertak gadis terlihat santai, namun penuh dengan penekanan.


Jaslyne tersenyum mengejek, "Aku akan menunggu hari itu, tapi sebelum datang hari yg kau katakan, akan aku buat kau mengerti bagaimana caranya bicara denganku. "Ucapnya lalu bersiap untuk mendorong gadis.


Namun Sebelum tangan jaslyne sampai ketubuh gadis, ada sebuah tangan yg mencengkram tangannya dengan kuat, "Sudah ku peringatkan padamu untuk tidak mengganggu atau menyentuh istriku lagi, tapi kau tak menghiraukan ucapanku, "Suara dingin menerpa pendengaran jaslyne dan gadis, secara bersamaan gadis dan jaslyne kompak melihat kearah suara yg bernadakan sebuah tekanan.


Jaslyne meneguk ludahnya dengan susah payah, pria yg dulu sempat ia kenal dari sahabatnya itu, memiliki pribadi yg lembut dan teduh saat ini menjelma bak malaikat penjabut nyawa, wajah pria itu menggelap seakan ingin menelannya hidup-hidup, ia berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman pria tersebut namun nihil, pria itu semakin memperkuat pegangannya.


"Kau pikir aku bermain-main mengatakan itu padamu! aku membiarkanmu selama ini karena aku pikir kau telah menyadari kesalahanmu, tapi aku salah, kau malah berniat ingin mendorong istriku yg saat ini tengah mengandung darah dagingku, jika sedikit saja kau melukai istri dan juga calon anakku, aku akan membuatmu menyesal karena pernah mempunyai sepasang tangan yg indah, "Ucap Raga penuh ancaman, setelah mengatakan kalimat ancaman, Raga menghempaskan tangan jaslyne dengan kasar hingga jaslyne terduyung. ya pria itu adalah Raga, setelah mendapat laporan dari bu Nam, Raga langsung bergegas menuju tempat dimana gadis akan mengadakan pesta.


"Dengarkan aku baik-baik, "lanjut Raga, "ini untuk yg terakhir kalinya, jika kau berani mengusik, membuat masalah, atau berniat menyakiti istriku, jangan salahkan aku jika membuat kau lupa akan kebahagian, "Dan kembali Raga melontarkan kata ancaman, yg direspon jeslyne dengan wajah pucatnya.


Alex yg melihat keributan langsung menerobos masuk kedalam kerumunan orang yg sedang menyaksikan pertengkaran antara gadis, Raga, dan jaslyne. Alex membulatkan mata saat melihat sahabatnya dipermalukan oleh suami mantan kekasihnya. "Woh kau sangat pengecut, bagaimana bisa kau memperlakukan seorang wanita seperti ini, "Alex memasang badan melindungi jaslyne yg sedang menerima ancaman dari Raga.


"Kata-kata itu lebih pantas untukmu, aku tidak menyangka dapat selalu berjumpa dengan hama sepertimu, " Ejek Raga dengan sorot mata yg tak dapat di baca.


Gadis nampak terkejut dengan aura gelap suaminya saat ini, ia pandangi wajah suaminya yg berbeda, wajah teduhnya berubah menjadi menakutkan, dan ini kali pertama gadis melihat suaminya seperti ini.


Alex tersenyum sinis, lalu kemudian tertawa keras, "Hahaha...kau itu sangat lucu ya, jika bukan pengecut, lalu apa? kau mempermalukan wanita dihadapan orang-orang bahkan kau menyakiti pergelangan sahabatku. "Seru Alex mulai tersulut


"Itu hanya terluka di pergelangan tangan, bahkan aku dapat melakukan hal yg lebih dari sekedar itu, kau pikir aku sudi menyentuh wanita ular seperti dia, tidak, aku bahkan sangat jijik.


Jaslyne terlihat geram akan kata-kata Raga namun ia tidak berani walau hanya sekedar menatap wajah Raga. "Lex sebaiknya kita pergi, "Bisik jaslyne tepat di telinga kiri Alex yg mulai ketakutan.


"Kenapa? apa kau takut pada manusia seperti dia, "Ucap Alex yg sudah terlihat geram terhadap Raga.

__ADS_1


Raga kembali tersenyum mengejek, "kalian berdua adalah pasangan yg sangat cocok, kalian seperti pasangan


Bonnie dan Clyde yg mempunyai persamaan, sama-sama--


"Tutup mulutmu brengsek, "Potong Alex berang, ia langsung mendaratkan pukulan kearah Raga, namun Raga dengan mudah menangkis tinjuan Alex yg mengarah padanya. Suara gemuruh langsung tercipta diruangan yg tadi terdengar musik, sekarang berganti dengan suara teriakan para wanita, karena melihat keributan yg Alex ciptakan.


*


*


*


Sementara ditempat lain, Mitha sedang menangis, ia tidak menyangka akan kembali ke kota dimana suaminya pertama kali mengajaknya . ia pandangi seluruh isi kamar yg saat ini ia tempati, bagus, luas, mewah, namun itu tak membuat ia merasa bahagia.


"Bersikaplah baik, maka aku akan memperlakukanmu dengan baik, dan satu lagi, disini kau bukan nyonya yg hanya akan berdiam diri seraya menunjuk ini dan itu, kau harus mengerjakan tugas membereskan rumah ini, dan untuk mengetahui apa saja yg harus kau kerjakan, kau bisa bertanya kepada kepala pelayan, ingat tidak membuat onar atau masalah, maka kau akan aman dari amukanku. tapi jika kau berani membuat aku kesal, maka jangan salahkan aku, jika aku akan membuat papamu itu menjadi gelandangan saat itu juga. "ancam Michel, yg langsung mendapat anggukan kecil dari Mitha.


Mitha memaksakan senyum dihadapan Michel saat mata tajam Michel menatapnya, "Terima kasih untuk tidak mempersulit kedua orang tua ku, "Ucap Mitha pelan.


"Ikuti saja apa pun yg dia katakan, ini semua demi papa dan mama. aku tidak ingin melihat mama sedih karena harus kehilangan semuanya, "Ucap Mitha dalam hati.


*


*


*


Raga menarik tangan gadis setelah membuat perhitungan kepada sahabat dan juga mantan kekasih istrinya.


"Ga, pelan-pelan. "Seru gadis berusaha melepaskan tangannya dari pegangan Raga.

__ADS_1


Raga menghentikan langkahnya seraya menarik napas panjang. kemudian ia mendekatkan hidungnya tepat di bibir gadis, gadis membulatan matanya seraya melangkah mudur, "Apa yg ingin kau lakukan? "Wajah gadis merona saat Raga sudah mendekatkan wajahnya.


"Kenapa wajahmu terlihat memerah seperti itu? "Raga menarik bibir atasnya membentuk senyum.


Gadis langsung menyentuh wajahnya yg terasa memamas, "Jauhkan wajahmu dari hadapanku, kau sangat mesum. "Seru gadis yg terlihat malu-malu.


"Mesum! "Raga mengerutkan dahinya, kemudian ia memiliki ide untuk menggoda istrinya, "Kau berpikir seperti itu? apa kau sangat menginginkannya? "lanjut Raga tersenyum nakal.


"Apa yg kau katakan, aku-aku-- "Ucap gadis gugup.


Raga langsung menarik tubuh istrinya agar lebih mendekat, kemudia ia langsung mengendus-ndus mulut istrinya. "Istri yg baik. "pujinya kemudian kembali menjauhkan wajahnya dari gadis.


Gadis menaikan sebelah alisnya bingung.


"Kenapa? apa kau ingin yg lebih, akan kita lakukan nanti setelah sampai, "Goda Raga mengedipkan sebelah matanya. setelah melihat wajah bingung istrinya.


Gadis nampak kesal, ia pun meninggalkan Raga yg semakin hari semakin tidak tahu diri menurut gadis. "Apa-apaan dia, dia pasti sengaja membuatku kesal, dasar tidak tahu diri, "Umpatnya kesal.


Raga tergelak, kemudian melangkahkan kakinya mengejar gadis yg sudah terlihat menjauh, ia raih tangan istrinya saat ia telah mendekat pada istrinya. "Tidak baik jika cemberut terus-terusan seperti itu, ayo kita pulang. "Ajak Raga menarik pelan pergelangan tangan istrinya, gadis menurut tanpa memprotes.



*


*


*


Bersambung.

__ADS_1


Tinggalkan jejaknya.


__ADS_2