Love Me My Wife

Love Me My Wife
Induksi


__ADS_3

"Nyonya tolong untuk tidak keras kepala, semakin anda menahannya, semakin bahaya untuk bayi dan diri anda. "Ucap dokter yg menangani gadis, dokter terlihat sabar saat bicara kepada gadis.


"Gadis, apa kamu tidak ingin melihat junior lahir kedunia ini? ayo sayang ikuti intruksi dari dokter, "Papa Darwin yg ikut masuk kedalam kamar bersalin nampak membujuk putrinya, agar putrinya mau mengikuti intruksi dari dokter.


"Pah, aku ingin-- aw "Gadis menjerit kesakitan saat kontraksi yg semakin terasa.


"Sayang, ayo ikuti kata dokter, kamu pasti bisa, kamu pasti kuat, "Papa Darwin terus menyemangati, namun yg di semangati nampak keras kepala, gadis masih nggan mendorong bayi yg menginginkan keluar.


"Pahhhh....a-aku mau Raga bersamaku saat bayi kami lahir kedunia, aku ingin orang yg pertama melihatnya adalah Raga.."Ucap gadis tersendat-sendat.


"Sebentar lagi Raga akan sampai, papa yakin setelah bayimu keluar Raga pasti sudah sampai, ayo sayang jangan menyiksa dirimu dan bayimu.. "Ucap papa Darwin terus mencoba membujuk gadis.


"Ceklek "


Suara pintu ruangan bersalin terbuka lebar, "Sayang, Raga langsung memeluk dan mencium seluruh wajah istrinya, kemudian ia genggam tangan gadis dengan erat, "kamu pasti bisa, aku disini.


"Ga, aku takut, "Adu gadis yg merasakan takut.


"Percayalah padaku, semuanya akan baik-baik saja, sekarang ayo ikuti intruksi dokter. "Raga menggenggam buku jemari gadis, dengang bibir yg terus nencium kening dan pucuk kepalanya penuh dengan rasa takut dan khawatir.


Gadis beberapa kali mengikuti intruksi dari dokter, namun ntah kenapa junior seakan nggan keluar.


"Dok ada apa? "tanya Raga khawatir.


"Kesulitan melahirkan seringkali dialami Bunda tanpa tahu penyebabnya. Mulai dari berat janin yang terlalu besar, hingga bukaan macet atau tidak bertambah melebihi waktu yang seharusnya Dalam istilah medis, kesulitan melahirkan disebut dengan distosia. Beberapa faktor bisa menyebabkan risiko distosia lebih tinggi dialami para Bunda. Tak mengenal usia, karena kesulitan melahirkan pun bisa dialami Bunda di usia muda atau yang sudah pernah menjalani persalinan sebelumnya.


Saat kehamilan melebihi usia empat puluh dua minggu, cairan ketuban mulai berkurang. Jika tidak segera dilahirkan, berbagai risiko gangguan pada janin dapat terjadi, mulai dari gawat janin hingga kematian. Oleh karena itu, diperlukan induksipersalinan demi keselamatan ibu dan janin. apa lagi, air ketuban nyonya gadis sudah pecah dua jam yg lalu, itu sangat beresiko untuk bayi dan bunda. "Jelas dokter


"Tapi dok, hitungan perkiran istri saya melahirkan masih tiga minggu lagi, dan yg kami tahu saat ini kandungan istri saya baru berusia tiga puluh lima minggu, "jawab Raga yg selalu mengingat perkembangan calon bayi mereka.

__ADS_1


"Maaf sepertinya ada kesalahan hitungan minggu disini, melihat kondisi bayi sepertinya sudah berada di usia empat puluh dua minggu, kami mohon persutujuannya untuk melakukan induksi "Ucap dokter


"Apa ada epek samping, atau gejala yg akan membuat istri saya merasakan sakit? "tanya Raga.


Dokter tersenyum, "Induksi akan terasa lebih nyeri hebat dibandingkan dengan kontraksi pada persalinan normal, namun tuan tenang saja kami akan melakukan yg terbaik untuk istri anda. "jelas dokter.


"Nyeri yg hebat? "ulang Raga.. "Apa tidak ada tindakan lain, selain induksi, dok?


"Ada, kita bisa melakukan operasi Caesar jika tuan mau, namun karena nyonya gadis dapat melahirkan secara normal, alangkah baiknya tuan dan nyonya berdiskusi terlebih dulu, setelah tuan dan nyonya setuju, kami akan segera melakukan tindakan selanjutnya. dan tolong jangan terlalu lama, karena air ketuban nyonya gadis sudah pecah empat jam yg lalu, saya khawatir dengan bayi dan bunda. "jelas dokter.


"Baik dok, beri saya waktu sebentar, untuk bicara dengan istri saya. "Jawab Raga.


Setelah selesai bicara dengan dokter, Raga menghampiri gadis yg terlihat lebih tenang dari tadi, "Sayang, "panggil Raga, "Bagaimana perasaanmu saat ini? tadi aku bicara dengan dokter, dokter menyarankan untuk melakukan induksi, apa kamu siap? "tanya Raga setenang mungkin.


"Kenapa harus induksi ?


"Operasi! tapi aku takut ga. Aw-- "Rasa mulas kembali datang.


"Sayang, katakan padaku, apa yg harus aku lakukan? aku tidak tega melihat kamu kesakitan terus seperti ini, "Tanya Raga khawatir dan takut.


"Aku ingin melahirkan normal, aku ingin seperti mama melahirkan aku dulu. "jawab gadis, tersendat-sendat karena menahan rasa sakit.


"Baik aku akan bicara kepada dokter, agar mereka segera melakukan induksi padamu. "Ujar Raga, langsung menyampaikan keinginan istrinya, setelah Raga mengatakan hal demikian, dokterpun langsung melakukan induksi pada gadis.


Beberapa menit berlalu, gadis masih mengerang kesakitan ia dengan sekuat tenaga mendorong junior untuk keluar, setelah satu jam akhirnya junior pun keluar dengan selamat, bobot tubuhnya yg besar membuat persalinan sedikit kesulitan.


Keringat bercucuran di tubuh gadis, namun itu tidak menghentikan Raga untuk menciumi wajah istrinya yg penuh dengan peluh, Raga terlihat lebih tenang saat melihat junior terlahir dengan selamat tanpa kekurangan satu apapun. "Sayang, selamat kamu sudah menjadi seorang ibu, dan aku sekarang menjadi seorang ayah, terima kasih telah berjuang mempertaruhkan nyawamu untuk putra kita. "Ucap Raga pelan tepat di sebelah kiri telinga istrinya.


Gadis hanya mengangguk lemah, ia merasa lelah saat tadi harus mengeluarkan seluruh tenaganya untuk mengeluarkan junior.

__ADS_1


"Tuan, sebaiknya anda keluar dulu, kami akan membersihkan pasien terlebih dahulu, setelah pasien di pindahkan keruang inap , anda boleh menemaninya lagi. "Ujar salah satu suster yg membantu persalinan gadis.


*


*


*


Sementara di tempat lain, Mitha berusaha melakukan perannya sebagai istri sungguhan, tadi siang dia berpikir dengan keras akan melakukan tugasnya sebagai istri sungguhan, jika kemaren dia hanya menyiapkan pakaian, namun hari ini ia sudah bertekad akan melakukan semua tanggung jawabnya sebagai istri, kecuali di atas tempat tidur,


"Michel kamu sudah kembali, "Mitha langsung mengambil tas yg berada di tangan Michel, kemudian menaruhnya, setelah menaruh tas, Mitha kembali menghampiri Michel, "Aku akan membantumu untuk melepas kemeja. "Ujar Mitha tanpa ragu langsung meraih kemeja dan hendak membuka kancing kemeja milik Michel.


"Hentikan! "bentak Michel saat Mitha hendak membantu melepaskan kancing kemeja miliknya. "Jaga batasanmu, jangan kau pikir aku suka dengan semua yg telah kau lakukan, aku diam karena aku tidak ingin menghabiskan tenagaku untuk wanita tidak tahu diri sepertimu, aku mengijinkanmu melakukan semua pekerjaan karena kau memang harus bekerja, tapi kau juga harus tahu batasan seorang pelayan. dan seorang majikan "Ucap Michel penuh dengan penekanan.


"Ingat... kau hanya pelayan berstatus istri disini! dimataku kau hanya pelayan, dan kau harus tau batasan pelayan seperti apa, sekali lagi kau menyentuhku, akan ku patahkan tanganmu itu, jadi bersikaplah sebagai pelayan, "Lanjut Michel penuh dengan penekanan,


Mitha terdiam, ntah kenapa dia memiliki keberania seperti itu, "Tidak...aku tidak boleh sedih, ini memang salah aku,


Disisi lain Michel yg sudah masuk kedalam kamarnya terdiam, ntah kenapa ia merasa menyesal telah mengatakan kata-kata yg barusan ia katakan pada Mitha, "Arghh...ada apa denganku? kenapa aku merasa kasihan melihat dia tertunduk seperti itu. "Ucap Michel kesal.


*


*


*


Hai semua reader, apa kabar? othor mau promo novel baru nih, ceritanya insyallah gak kalah seru dari novel-novel othor yg lain, boleh di klik profil Othor. ini ya penampakan judulnya, Happy reading🤗🤩


__ADS_1


__ADS_2