Love Me My Wife

Love Me My Wife
Musik klasik untuk junior.


__ADS_3

Raga dan gadis terbaring di atas tempat tidur bersama, sesekali mereka saling melempar pandang, ntah mengapa kecanggungan menerpa mereka berdua, sehingga keheningan begitu terasa didalam kamar mereka.


"Khmm.."Gadis berdehem pelan "Terima kasih telah datang menolongku, "Ucap gadis pelan .


Raga yg sedari tadi memandang istrinya melemparkan senyum bahagianya. "Kenapa berterima kasih, bukankah itu memang sudah menjadi kewajibanku untuk menjagamu dan calon bayi kita, sekarang apa kah aku boleh menyapanya? "Pinta Raga memelas.


"Eum.."gadis mengangguk mengijinkan, kemudian ia bangun lalu bersandar.


Raga langsung memosisikan dirinya agar dapat menyapa bayi yg ada di dalam perut istrinya, yg sudah hampir satu minggu lamanya tak dapat ia sentuh, ia memposisikan diri duduk di bangku yg tersedia. "Aku sangat penasaran dengan jenis kelaminnya--


"Laki-laki. "potong gadis


"Apa? "Raga nampak terkejut, namun detik kemudian ia tersenyum bahagia, "Be-benarkah itu? darimana kamu tahu? "tanya Raga penasaran.


"Dua hari yg lalu aku melakukan USG, dan dokter mengatakan jika jenis kelamin junior adalah laki-laki, "Jawab gadis tersenyum bahagia.


"Kenapa kamu kejam sekali sayang, tadinya aku ingin aku orang pertama yg mengetahui jenis kelaminnya, tapi kamu melakukan USG tanpa memberitahuku, "Ujar Raga kecewa.


"Waktu itu kamu membuatku kesal, bagaimana mungkin aku mengatakannya padamu. "sangkalnya.


"Aku sudah meminta maaf, tapi kamu telalu keras kepala. "Ucap Raga tak mau kalah.


"Oh, jadi setelah melakukan kesalahan, meminta maaf, terus semuanya selesai, waaah, jika memang seperti itu, tidak perlu ada yg aku takutkan , jika hanya dengan kata maaf semuanya selesai. "Seru gadis kesal.


"Eh, bukan begitu maksudku sayang, maksudku- "Raga terlihat bingung untuk bicara apa. "Ok, aku salah, kamu memang pantas melakukan ini semua padaku, aku minta maaf. "Ucapnya mengalah.


"Tunggu sebentar, jangan bergerak, tetap seperti itu, "lanjut Raga memerintah, kemudian bangun dan pergi mengambil sesuatu didalam almari, tidak lama ia kembali dengan satu buah alat musik lengkap dengan headset headphone. "Nah kemarin aku beli ini, "Raga langsung memasangkan alat musik tersebut ke atas perut istrinya. "Bukankah dokter menyarankan, agar kita sering memutar musik untuk junior.



Dokter berkata Mendengarkan musik yang menenangkan, seperti musik klasik untuk bayi, bermanfaat untuk perkembangan otak, dan kemampuan bahasa bayi. Ini karena bayi yang mendengarkan musik klasik secara teratur mengembangkan keterampilan daya ingat yang lebih baik. jadi kita harus sering-sering mendengarkan musik, nah sayang kamu lihat ada gerakan-gerakan di perut kamu, aku yakin saat ini junior sedang berjoget sambil mendengarkan musik.. "Raga terlihat sangat antusias melihat pergerakan di perut istrinya.


Gadis menanggapinya dengan senyuman bahagia, kehamilan yg kini memasuki bulan ke lima, membuat berat tubuhnya semakin menambah, dan perut semakin membesar, bahkan kakinya sudah terlihat mulai membengkak karena tubuh mengandung lebih banyak cairan dari biasanya. "Lihat kakiku, "Gadis menuntun Raga untuk melihat kebagian kakinya yg sudah terlihat membengkak.


"Loh, ada apa dengan kakimu? "tanya Raga panik, setelah melihat perubahan kepada betis istrinya.


"Dokter mengatakan ini adalah hal yg wajar untuk ibu hamil yg mulai memasuki bulan ke lima, tapi aku sedikit kurang nyaman saja melihatnya, aku tidak terbiasa dengan tubuh yg sangat besar, jika kamu melihat tubuhku yg semakin hari semakin besar, kamu pasti akan ilfil terhadapku, "Keluh gadis terlihat sedih.


"Heii...apa yg kamu bicarakan, aku tidak pernah berpikir seperti itu, dimataku, kamu adalah wanita yg hebat dan cantik, kamu adalah wanita yg luar biasa, yg mau mengandung darah dagingku, tanpa memperdulikan berubahan apa yg akan terjadi padamu, aku tidak pernah berpikir hal seperti itu, sebaliknya aku sangat kagum padamu, dimasa kehamilan kamu tidak pernah banyak mengeluh, tidak manja, tidak banyak meminta hal-hal yg aneh, namun terlepas dari itu aku juga akan sangat bahagia jika kamu meminta sesuatu, aku juga ingin merasakan menjadi suami yg terbangun malam karena ngidam kamu, tapi jangan sering-sering juga.. "Ujar Raga menghibur istrinya.

__ADS_1


"Kau ini, bagaimana bisa menginginkan hal seperti itu, tapi aku bahagia mendengarnya, "Jawab gadis, rasa tegang, gugup, kesal, marah..karena pertengkaran beberapa hari yg lalu kini sudah terlupakan terganti kebahagian junior yg semakin aktif di dalam perut gadis.


*


*


*


Mitha terbangun dari tidurnya, ia melihat jam sudah menunjukan pukul lima pagi, ia pun bergegas bangun, ia langsung mandi dan berganti pakaian, karena kepala pelayan memberikannya tugas memasak, berati ia harus terbangun lebih pagi, karena Michel akan berangkat pada pukul tujuh pagi, gadis buru-buru keluar, baru tiga langkah keluar dari kamar ia kembali masuk kedalam kamarnya, ia lupa jika peraturan pertama menyiapkan pakaian kerja untuk suaminya, setelah itu menyiapkan sarapan, kemudian menyiram tanaman. tugas yg di berikan memang terlihat mudah untuk dilakukan, namun cita rasa makanan yg Mitha buat tidak boleh asal-asalan karena Michel akan marah untuk itu, karena paginya di awali dari sarapan, jika sarapan yg ia makan tidak enak, maka suasana hatinya pun akan berantakan dan itu akan memicu kegaduhan untuk semua penghuni mansion.


Mitha terlihat serius membaca setiap menu yg harus dibuatnya, "Kenapa hidupnya sangat aneh? makan saja ada harinya, bagaimana jika dia menginginkan bruschetta mozzarella di hari ini, karena tidak ada di list menu hari ini, dia harus menunggu hari dimana bruschetta mozzarella ada di list hari berikutnya. dasar pria yg aneh. "Gumamnya. setelah melihat menu apa saja yg harus di buat pagi ini, gadis langsung mengeluarkan bahan-bahannya dari dalan kulkas kemudia ia mulai mengolahnya, memasak adalah satu keahliannya, walau hidupnya terpenuhi oleh kedua orang tuanya, tidak membuat ia menjadi manja dan pemalas, memasak adalah salah satu kesukaannya.


"Apa nyonya membutuhkan bantuan? "tanya kepala pelayan.


"Tidak, oya bik, eum bu? maaf saya harus memanggil anda siapa? "tanya Mitha bingung.


"Terserah anda ingin memanggil saya apa, yg penting anda nyaman. "jawab kepala pelayan sopan.


"Tidak bisa seperti itu, aku ingin memanggilmu sama seperti yg lain.


"Panggil saya Sussi. "Ucap Bik Sussi cepat.


Tepat pukul enam tiga puluh menit Michel duduk di bangku yg dihadapannya sudah tersedia menu yg memang akan tersaji di hari itu, Michel melihat menu yg dibuat oleh Mitha, ia mengambil piring kosong dan menuangkan sedikit-sedikit menu tersebut kedalam piringnya. "Makan.."perintah Michel kepada Mitha.


Mitha terkejut lalu ia menunjuk dirinya sendiri, "Saya, "ucapnya ragu-ragu.


"Ya...kamu, memang disini ada siapa lagi! "Ujar Michel dengan nada sedikit membentak, "Setiap pagi kau yg akan memakan menu yg kau siapkan untukku terlebih dahulu, untuk memastikan jika kau tidak menambah bumbu racun kedalam makanan untukku, dan kau harus memastikan makanan yg kau sajikan bersih, dan tidak nengandung racun. "Ucap Michel dengan sorot mata yg tajam.


"Aku tidak seberani itu tuan Michel, mana mungkin aku membunuh manusia dengan racun, sedangkan membunuh sekor semutpun aku tidak tega. "Ucap Mitha dalam hati.


Mitha langsung melahap makanannya dengan cepat, ia tertegun dengan masakannya sendiri, "Enak ."Ucapnya meluncur dari mulutnya begitu saja, ia tersadar kemudian menutup mulutnya secara reflek. "Hehe, "Mitha tersenyum bodoh kearah Michel.


Michel tersenyum samar melihat tingkah Mitha, namun kemudia kembali pada mode angkunya, "Aku hanya menyuruhmu untuk mencicipi tidak untuk memberi penilayan, karena aku sendiri yg akan memberi penilayan pada masakanmu ini. "Seru Michel.


"Saya tahu tuan, saya hanya kagum dengan masakan saya sendiri, bagaimana mungkin saya memasak seenak ini, ucapan tadi hanya reflek keluar dari mulu saya, karena mulut saya terkejut merasakan makanan yg sangat lezat. "Gumam Mitha kembali, memuji masakannya sendiri.


Michel menyantap makanannya dengan lahap, berharap ada yg kurang dalam masakan tersebut, namun sayang semuanya terlihat enak di mulutnya. tadinya ia ingin memberi keritikan untuk makanan yg dibuat oleh istrinya itu, namun tidak satu pun menu memiliki kesalahan, bahkan menu yg Mitha buat terasa lebih enak dari yg biasa kokinya buat.


Mitha terlihat antusias menunggu penilaian rasa yg akan Michel berikan, namun sayang pria itu terlihat biasa saja, karena setelah makan Michel langsung terbangun dari meja makan, kemudian pindah duduk di depan halaman rumahnya sambil meminum teh hangat yg tadi dibuatkan oleh Mitha.

__ADS_1


Raga meminum tehnya dengan santai dengan mata terfokus pada koran yg ia pegang, hembusan angin pagi membawa hal positif baginya. usai selesai membaca koran, teh pun habis tanpa bersisa. ia pun langsung berangkat ke kantor.


Mitha memandang Michel dari kejauhan, ia merasakan lega saat kini Michel tak terlihat lagi, "Ahh...akhirnya dia pergi juga, hanya melihat tubuhnya saja , tubuhku bergetar takut, apa lagi saat dia bicara dengan aura gelapnya, huh, itu seakan mencopot tulang-tulangku dari persendian. "Ucap Mitha pelan lalu duduk di meja makan yg tadi suaminya makan, ia pandangi piring terlihat kosong semua.


"Apa dia si Shaggy Scooby Doo yg makannya sangat banyak, dia terlihat tidak menyukai makananku, tapi kenapa dia menghabiskan makanan yg ku buat, seharusnya dia mengatakan terima kasih terhadapku, tapi dia malah pergi begitu saja. "Mitha terlihat bersungut-sungut setelah melihat masakan yg dibuatnya habis dimakan oleh Michel. "Ah, "Ia menjentikan jarinya. "Jika masakannya ku habis, berarti dia menyukai masakannya, "wajah yg tadi terlihat kusam, berubah menjadi berbinar.


Gadis



Raga



Nathan



Michel



Mitha



Jaslyne



Alex



*


*


Nah ini visual semua pemeran yg ada di novel ini, jika kalian merasa pemeran dan karakter mereka tidak sesuai dengan imajinasi kalian, kalian boleh berimajinasi sendiri ya, untuk semua visual ini adalah aktor-aktor kesukaan aku..untuk karakter Raga dan Michel mereka terlihat mirip, bahkan di negara asal mereka, mereka di sebut-sebut kakak beradik karena memiliki banyak kemiripan. semoga kalian suka, happy reading

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2