Love Me My Wife

Love Me My Wife
Bertemu kawan lama


__ADS_3

Hari telah berganti, sudah tiga hari Raga belum juga memiliki waktu untuk mengajak gadis jalan-jalan.


"Ada apa, hmm? "tanya Raga kepada gadis yg terlihat mamajukan bibirnya.


"Jadi kapan kamu ada waktu? "Bukan jawaban namun pertanyaan yg gadis berikan.


"Huuh" Raga menghembuskan napas dengan berat. "Sayang bukankah aku sudah mengatakan padamu jika aku akan sibuk untuk beberapa hari, "Raga duduk menekuk kakinya dihadapan gadis yg sedang duduk di depan meja rias, "Pekerjaan ku belum beres, aku harap kamu dapat memahami itu, aku juga sudah berusaha untuk cepat menyelesaikannya, aku harap kamu dapat mengerti, "lanjut Raga menjelaskan penuh harap istrinya dapat mengerti.


"Tapi aku sudah mulai jenuh "Keluhnya kembali.


"Aku mengerti, aku akan usahkan semua beres besok, untuk sekarang jalan-jalan sama bu Nam dulu ya.


Gadis nampak diam, sebenarnya ia tidak mau mengerti namun ia juga tidak dapat memaksa Raga untuk menemaninya pergi jalan-jalan, karena sebelum pergi Raga sudah memberi petuah kepadanya. "Baiklah aku akan bersabar sampai besok, tapi jika sampai besok kamu masih tidak bisa, aku akan pulang kejakarta tanpa memberi tahumu, "Ancam gadis.


"Kamu tidak akan seberani itu, sekarang katakan padaku, kemana tujuanmu hari ini? "Tanya Raga lembut.


"Aku hanya akan pergi ke mall, disana aku akan melakukan perawatan, setelah selesai aku akan kembali ke hotel. "jawab gadis tanpa memandang suaminya.


"Hei, aku disini, "Raga meraih wajah istrinya yg tak ingin memandangnya.


"Kau ini, aku sedang kesal padamu, "Seru gadis nampak kesal.


Raga tersenyum, gadis akan terlihat menggemaskan saat merajuk seperti saat ini.. "Jangan menghukumku seperti ini, jika kamu merajuk seperti itu, itu membuatku ingin kembali melepaskan pakaian kerjaku, "Goda Raga.


"Berhenti menggangguku, dan berhenti bicara omong kosong, aku sedang tidak ingin bercanda, "Seru gadis kesal.


"Ok, ok...aku berangkat dulu, hati-hati saat diluaran sana, jangan menjauh dari pandangan bu Nam, "Setelah mencium kening dan kedua pipi istrinya Raga pun keluar meninggalkan kamar hotel yg saat ini di tempati oleh istri dan dirinya.


"Jaga istriku dengan baik, dan jangan sampai kejadian waktu itu terulang lagi, jika sampai hal yg lalu terulang lagi, bu Nam harus menanggung semua akibatnya, aku tidak ingin satu pria pun dapat menyentuh istriku termasuk pria brengsek yg dulu pernah melecehkan istriku. jika ada yg berani menyentuh istriku, patahkan bagian tubuhnya yg menyentuh istriku. "Pesan Raga, memerintah bu Nam. bukan tanpa alasan Raga memilih bu Nam untuk menjaga istrinya, itu karena bu Nam jago dalam bela diri, bu Nam dipilih oleh papa Morgan untuk selalu menjaga Raga disaat Raga menginjak usia sepuluh tahun, kedua orang tua Raga selalu pergi keluar kota bahkan ke luar negeri dan papa Raga sengaja mencari pengasuh sekaligus bodyguard untuk anaknya.


Bu Nam adalah orang kepercayaan sahabat dari papa Raga, karena saat itu papa Raga tidak dapat mencari orang yg tepat, ia pun meminta bu Nam untuk menjadi pengasuh sekaligus bodyguard untuk anaknya. dan hingga sekarang bu Nam masih setia bekerja bersama keluarga Morgan, jika dulu bu Nam seorang bodyguard, berbeda dengan sekarang, Raga yg tidak memerlukan bodyguard lagi, bu Nam pun di angkat menjadi kepala pelayan.


"Baik tuan, saya berjanji tidak akan lengah. "jawab bu Nam tegas. jika dihadapan gadis bu Nam seperti seorang ibu, berbeda dihadapan Raga, ia akan bersikap seperti layaknya bodyguard.


"Baiklah, saya berangkat dulu "pamit Raga.


*


*


*


"Kenapa? kesalahan apa yg aku lakukan sehingga aku di ganti, "Tanya jaslyne kesal. bagaimana ia tidak marah dan kesal, semua pemotretan di batalkan, dan yg tak kalah membuatnya marah, ia di gantikan oleh model lain.


"Produk ini di sponsori oleh Morgana graup, dan pihak Morgan graup tidak ingin kau yg menjadi modelnya. "jawab salah satu staff.

__ADS_1


"What's.. kenapa? aku tidak membuat kesalahan, kenapa mereka membatalkan secara sepihak, dan pembatalan itu bukan disini saja, bahkan semua jadwal pemotretanku di batalkan. "Ujar jaslyne marah. ia bahkan tidak tahu jika pemilik perusahaan yg akan memakai jasanya itu adalah suami dari sahabat yg ia jebak.


"Dimana pimpinan Morgana graup, aku ingin menemuinya, dia tidak bisa melakukan ini padaku, aku tidak terima, mereka sudah menghancurkan karir modelling ku, aku akan menuntut mereka. berani-beraninya mereka mengusik karirku. "lanjut jaslyne menggebu-gebu.


"Sebaiknya kau keluar, sebelum aku memanggil keamanan untuk mengusirmu.. "usir salah satu staff.


"Kau-- "Jeslyne terlihat marah saat salah satu staff mengusirnya.."Kau berani mengusirku! siapa kau beraninya mengusirku? "Ujar jeslyne emosi.


"Maaf jika kau tersinggung, tapi kami sangat terganggu dengan teriakan dan racuanmu, jadi tolong untuk meninggalkan tempat ini, karena waktu kami akan terbuang sia-sia jika kau terus berteriak-teriak tidak jelas.


"Tutup mulutmu manusia rendahan, aku akan selalu mengingatmu, lihat saja setelah urusanku selesai, kau akan mendapatkan balasan atas penghinaan yg kau berikan padaku. "Ancam jeslyne


"Baiklah sudah cukup membuat keributan disini. "Ucap salah satu staff kesal. "Keamanan "Panggilnya.


"Kau-- "Dengan kekesalannya jeslyne pergi meninggalkan ruangan pemotretan, ia keluar dengan bersungut-sungut karena saking kesalnya.


"Dimana aku dapat bertemu dengan pimpinan Morgana graup, aku ingin meminta penjelasannya, kenapa dia menggantiku tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. "Ucapnya pelan.


"Tunggu.."Jeslyne memberhentikan salah satu staff yg melewatinya "Apa kau tahu pimpinan Morgana graup? "tanya jeslyne.


"Tahu, tuan Raga Morgan. "jawab staff tersebut.


"Ya, apakah dia berada disini? dimana ruangannya?


"Ruangannya berada di lantai dua puluh satu, tapi untuk ada atau tidak saya tidak tahu. "jawab staff. "Nah itu poster pemilik Morgana graup. "Lanjut staff menunjuk poster yg berada didinding perusahaan.


"Ya, itu tuan Raga. "jawab staff


Kaki jeslyne seakan tidak bertulang ia hampir saja terjatuh jika staff itu tidak meraih tubuhnya.. "Ja-jadi dia tidak bermain-main dengan ucapannya, jadi dia pemilik perusahaan yg saat ini terikat kontrak denganku. aku tidak mau karirku hancur karenanya. aku tidak mau.. "ucapnya menggeleng


Staff yg menolongnya hanya dapat menaikan alisnya bingung mendengar ucapan jeslyne yg lebih kepada bisik-bisik. "Anda tidak pa-pa? "tanya staff.


"Hmm, aku tidak apa, "jeslyne langsung terbangun, dengan langkah gontai ia berjalan menuju lift, ia akan menemui Raga dan memohon agar tidak menggantinya dengan model yg lain. sesampainya di lantai dua puluh satu, jeslyne di hadang oleh security.


"Untuk keperluan apa nyonya datang ke lantai ini? ini adalah lantai dan ruangan Chief Executive Officer (CEO) "tanya security.


"Saya ingin bertemu dengan tuan Raga. "jawab jeslyne.


"Apa anda sudah membuat janji?


"Belum, katakan saja padanya jika saya jeslyne sahabat dari istrinya datang ingin menemuinya. "jawab jeslyne.


"Maaf nyonya, saat ini tuan Raga tidak berada ditempat, beliau sedang melakukan perjalanan bisnis di luar kota.


"Jangan berbohong, aku ingin menemuinya sekarang. jadi menyingkirlah.."

__ADS_1


"Tolong tidak membuat keributan disini. . "Ucap security tegas. "tuan Raga sedang tidak berada disini, jadi saya mohon tidak untuk membuat keributan.."ulang security.


Jaslyne terlihat kesal, kemudian ia pergi meninggalkan lantai tersebut, setelah berpikir ia pun teringat, "Ya, aku akan datang kerumahnya saja. "Ucapnya kembali semangat.


*


*


*


Kini wajah Raga terlihat serius, ia amati, cermati, dan menimbang-nimbang dokumen yg ada dihadapannya, "Periksalah, jika ok, kita sudahi rapat ini.. "perintah Raga kepada Nathan.


Setelah membaca dan memahami isi dokumen, Nathan nampak menganggukan kepalanya kearah Raga memeberi kode, jika isi dokumen tidak ada yg merugikan untuk mereka.


"Baiklah, karena asisten saya sudah mengatakan ok, maka semuanya sudah ok. terima kasih atas jamuannya untuk hari ini, besar harapan saya jika tuan Ferdi berkenan mampir kediaman saya di jakarta. "Ujar Raga.


"Suatu kehormatan untuk saya tuan. saya dengan senang hati akan berkunjung ke kediaman tuan Raga. sekali lagi terima kasih untuk kesempatan kerja sama ini.. "Ujar klien Raga.


Raga dan Nathan keluar dari ruangan dimana ia dan kliennya mengadakan pertemuan. dengan langkah besar Raga berjalan, ia akan pulang cepat hari ini, ia akan memberi surprise untuk istrinya.


"Buuk Sorry.."Raga menabrak salah seorang yg hendak melewati tempat dimana ia berjalan.


"Hmm.."pria tersebut memungut hanphonenya yg terjatuh karena terkejut. setelah berhasil mengambil hanphonenya ia pun terbangun, dan betapa terkejutnya ia dengan pria yg menabraknya . "Raga.."panggilnya.


"Michel "Panggil Raga ikut terkejut.


"Hai, apa kabar bro.."sapa Raga langsung memeluk Michel.


"Baik..Kau sendiri?


"Seperti yg kau lihat.


Ragana Morgan



Michel Bhalendra 



Kagetkan ternyata Raga dan Michel saling kenal..part berikutnya akan ada cerita tentang Raga dan Michel. Jangan lupa untuk tinggalkan jempolnya untuk Raga dan Michel.


*


*

__ADS_1


*


Bersambung


__ADS_2