
Seusai melakukan penyatuan, Mitha terlihat terengah-ngah.
Michel memungut pakaiannya kemudian masuk kedalam kamar mandi, didalam kamar mandi Michel memejamkan matanya, "Wanita itu benar-benar sudah menguasai otakku, bahkan aku menikmati saat tadi melakukan itu. "gumam Michel tersenyum samar.
Setelah Michel masuk kedalam kamar mandi, Mitha langsung memungut pakaiannya kemudian lari keluar dari kamar Michel, ia begitu malu saat ini, bagaimana bisa dia sangat menikmati sentuhan-sentuhan Michel bahkan ia dapat mengeluarkan lengkuhan-lengkuhan.
"Ya tuhan, itu sangat memalukan, bagaimana aku bisa melakukan itu dengan bersemangat. "Ucap Mitha menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
"Aku malu..."lanjutnya berteriak tanpa suara.
Michel keluar dari kamar mandi sudah tak menemukan Mitha, "Itu lebih baik, "Ucapnya pelan, karena Michel pun sama halnya dengan Mitha yg merasa malu.
*
*
*
Sementara Gadis ikut maju untuk mengenalkan produk baru yg akan suaminya keluarkan, ia terlihat bersemangat melakukan presentasi di depan Klien-klein suaminya.
Raga tersenyum takjub kepada istrinya, ia benar-benar tidak menyangka jika istrinya memiliki kemampuan yg begitu besar dalam hal bisnis. kenapa ia bisa tidak mengetahuinya?
Setelah menjelaskan keunggulan produk dan sebagainya gadis pun menyudahi presentasinya. dan tak lama semuanya kliennya pun pergi.
"Sayang kenapa aku bisa tidak mengetahui jika kamu memiliki kemampuan sebesar ini? kamu terlihat sudah biasa ber presentasi di depan klien, kamu terlihat sangat professional, aku benar-benar kagum padamu, dan satu hal lagi yg baru aku ketahui darimu, kelebihanmu, kamu tahu selama ini aku selalu mengatakan jika kau wanita yg sempurana, setelah aku melihatmu berpresentasi tadi, itu membuat kekaguman aku bertambah kali lipat padamu, aku adalah pria yg paling beruntung didunia ini karena memiliki istri sepertimu. "Puji Raga bangga.
"Ish, bagaimana sih, kenapa baru tahu, jika aku memang memiliki kelebihan yg begitu banyak. "Jawab gadis percaya diri. dengan berpura-pura kesal.
"Aku memang tidak salah memilihmu untuk menjadi istriku, terima kasih sudah mau bertahan bersamaku hingga sekarang, "Ujar Raga membelai sayang rambut istrinya.
"Sama-sama, sayang.. seharusnya kata-kata itu aku yg berikan untukmu, bukan kamu yg memberikannya untukku, aku tidak tahu jika bukan kamu yg menjadi suamiku, apa ada pria lain yg ingin menerima wanita sepertiku, wanita keras kepala, suka membangkang, tidak pernah menurut, dan aku juga selalu berkata buruk terhadap siapapun termasuk dirimu. maafkan aku dulu dan sekarang yg selalu membebanimu.Ga, aku mencintaimu, dan aku tidak ingin kamu meninggalkan aku, tolong jangan pernah tinggalkan aku, karena aku tidak akan sanggup hidup jika harus kehilanganmu. "Ujar gadis menatap penuh permohonan kepada Raga.
"Tentu saja aku tidak akan pernah meninggalkanmu, Aku berjanji tidak akan pernah meninggalkanmu, hanya memikirkan kehilanganmu saja aku sudah tidak dapat bernapas dengan baik, bagimana mungkin aku meninggalkanmu. "Jawab Raga tersenyum lembut pada istrinya.
__ADS_1
"Terima kasih "Raga pun membawa gadis masuk kedalam pelukannya.
*
*
*
Kini hubungan Mitha dan Michel pun semakin dekat, hingga Michel terlihat lebih posesif terhadap Mitha. "Siapa yg menghubungimu, "tanya Michel penuh selidik.
"Sahabatku, aku mengatakan pada mereka jika aku akan pulang ke Jakarta nanti sore, dan mereka mengajaku untuk berkumpul, "jawab Mitha antusias menceritakan rencananya nanti.
"Kau ke Jakarta bukan untuk bertemu sahabat-sahabatmu tapi untuk bertemu sahabat-sahabatku, jadi jangan berpikir aku akan mengijinkanmu. "Ujar Michel ketus.
"Hanya sebentar, aku sudah lama tidak berjumpa dengan mereka, "Mitha memohon dengan memelaskan wajahnya.
"Tidak.."jawab Michel satu kata.
"Kau sangat kejam, "Ketus Mitha kesal.
"Kau berani padaku? "Ujar Michel.
"No problem. "Jawab Michel mengedikan bahunya tak perduli.
"Ish, kenapa aku memiliki suami menyebalkan seperti dia, aku tahu dia mengatakan itu, karena dia ingin menyulitkanku, karena dia pasti memiliki rencana untuk pergi dengan wanita lain, aku yakin dalam hatinya dia senang karena aku tidak mau ikut, agar dia bisa menggandeng wanita lain. "Tuduh Mitha kesal dalam hati.
"Tidak baik mengumpat seseorang dalam hati, "Ucap Michel, yg mengetahui isi pikiran istrinya.
,Mitha melirik tajam.."Oh aku lupa jika dia memiliki kemampuan ganda. "Gumamnya.
*
*
*
Jakarta
__ADS_1
Kini Michel dan Mitha sudah sampai di jakarta, Michel memilih hotel sebagai tempat tinggalnya selama berada di Jakarta. walaupun Michel memiliki rumah di Jakarta begitu pula dengan Mitha, namun Michel tetap memilih hotel untuk dirinya istirahat, Mitha pun sudah berusaha mengajaknya tinggal di kediaman orang tua angkatnya, namun Michel menolak ia tetap lebih memilih hotel sebagai tempatnya untuk istirahat.
"Kemarilah.."panggil Michel.
Mitha yg masih kesal menurut saja, karena jika ia tidak menurut, bukan hanya tidak dapat bertemu sahabat-sahabatnya, Michel juga mengancam Mitha jika ia tidak menurut, maka ia juga tidak boleh bertemu kedua orang tuanya.
"Apa kau tidak bisa tersenyum walau sedikit "Ucap Michel sinis.
Mitha langsung menarik bibirnya membentuk senyum dengan terpaksa.
"Cih.."Cibir Michel sinis.
"Persiapkan dirimu, dengarkan aku baik-baik, disana akan banyak sahabat-sahabatku, kebanyakan dari mereka adalah seorang pria, dan mereka memiliki kebiasaan mengganggu, ingat... selama disana kau tidak boleh jauh dariku walau hanya berjarak satu meter, dan disana juga akan ada mantan kekasihmu, jika kau berani menemuinya atau mengobrol dengannya, aku bersumpah akan menelanjangimu disana dihadapan semua orang, "Ancam Michel tegas.
Mitha reflek meremas pakaian yg ia kenakan, dan itu tidak luput dari pandangan Michel, seperti biasa Michel tersenyum simpul saat melihat istrinya ketakutan.
"Jika kau berani membuatku marah, aku akan melakukan hal yg akan membuatmu malu, hingga membuatmu nggan untuk keluar dari dalam rumah.."Ancamnya kembali.
"Kau itu sangat menakutkan, bahakan sebelum aku melakukannya, kakiku sudah gemetar tak dapat bergerak. "Jawab Mitha apa adanya.
"Istri yg baik, kau akan terlihat manis jika menurut, "Ujar Michel membelai rambut Mitha.
"Tapi- "Mitha teringat akan ucapan Michel, jika mantan kekasihnya akan hadir juga. "Apa Raga akan benar-benar datang? "Gumam Mitha. "
Ah Kenapa aku harus perduli tentang itu, aku sudah tidak mencintainya lagi, dia sudah bahagia bersama istrinya, dan sekarang aku juga sudah memiliki suami, walaupun Michel tidak mencintaiku. "Gumamnya sendu.
"Kenapa! apa kau memikirkan Raga? "Kembali Michel menebak isi kepala istrinya dengan santai.
"Eh.."Aku lupa jika dia dapat menebak isi kepalaku. "Gumam Mitha menghembuskan napas dengan pelan
Tepat pukul sembilan malam Mitha dan Michel telah sampai di sebuah bar yg sudah di reservasi oleh sahabatnya. Mitha menggandeng lengan Michel dengan erat, karena sebelum berangkat Michel sudah memberi ultimatum pada Mitha agar selalu menempel pada dirinya.
*
*
*
__ADS_1
Hai semua, Othor menyapa..
pengumuman novel ini akan segera tamat hanya tinggal beberapa bab lagi..mohon dukungannya dengan like di setiap bab..terima kasih.