
Fahri kembali ke rumah Pukul 7 malam . Dan tidak melihat keberadaan Dewi di rumah .
Ia pun masuk ke dalam kamarnya merebahkan tubuhnya di ranjang yang sudah dua hari ini Ia tinggalkan . Fahri rasanya tidak lagi kerasan di rumah nya sendiri. Dia selalu ingin dekat dengan istri kecilnya itu .
Tak lama Dewi pun pulang . Dewi agak terkejut karena mobil Fahri sudah terparkir, karena biasanya Fahri pulang Pukul 8 atau 9 malam.
" Aduhhh,,,alasan apa ini ." Dewi terlihat kebingungan di depan pintu kamar, dia tidak akan sebingung ini jika sifat Fahri masih seperti dulu . Yang selalu saja mengalah dan memaafkannya .
Ceklekk ...
Dewi memberanikan diri untuk masuk ke dalam kamarnya .
" Mas , kamu pulang cepat ya hari ini ." Dewi langsung menghampiri.
" Tidak , Mas baru saja datang ." Jawab Fahri datar ,matanya masih fokus pada ponselnya .
" Aku ke kamar mandi dulu yah Mas ."
Fahri pun hanya mengangguk saja ,fokus matanya tetap pada ponsel .
Dewi membersihkan diri lalu Ia memilih gaun tidur sexi yang dulu sangat di sukai oleh Fahri . Lalu Dewi pun langsung merebahkan tubuhnya di samping Fahri. Dia langsung memeluk nya dari samping ,
Fahri tak merespon nya , bahkan sekarang Ia enggan sekali kalau Dewi memeluknya . Namun Ia harus bersabar , Ia juga sedang mengumpulkan bukti-bukti perselingkuhan istri pertamanya itu .
" Mas ,kita pergi liburan yuk , sudah lama kita tidak jalan berdua ." Dewi mencoba merayu suaminya .
" Memangnya kau ingin kemana ? ."
" Kita keliling Eropa saja sayang ." Ucap Dewi semangat.
" Baiklah kita lihat nanti saja ." yah ,,, Fahri sudah punya rencana tersendiri.
" Terimakasih sayang ." Ucap Dewi sambil memeluk suaminya itu .
" Sayang , kapan kau akan menceraikan wanita bodoh itu ." Dewi mencoba melancarkan misinya .
Mendengar apa yang di ucapkan Dewi , Fahri langsung melepaskan pelukan Dewi terhadapnya . Ia terpancing dengan perkataan Dewi .
" Apa maksudmu ." Fahri menatap Dewi tajam
" Bukan kah perempuan bodoh itu sudah pergi dari rumah ini , dan kamu juga tidak membutuhkan nya , jadi buat apa kamu mempertahankannya ."
" Berhenti memanggilnya perempuan bodoh !! ." Bentak Fahri.
__ADS_1
" Kenapa sekarang kau membela nya Mas ? , apa kau mulai mencintainya ."
" Itu bukan urusan mu ." Jawab Fahri dingin .
" Apa kau sudah tidur dengan nya di belakang ku ? ." selidik Dewi
" Memang nya kenapa ? , bukankah dia juga istri saya ."
" Berarti kau berselingkuh di belakang ku ? ." teriak Dewi pada Fahri.
" Selingkuh kau bilang , Dia istri sah saya sama seperti kamu , jadi tidak pantas kalau kau bilang kami selingkuh ."
" Bukan kah kau tidak mencintainya Mas ."
" Siapa bilang ." Jawab Fahri datar
" Mass,,, Aku akan bilang pada Mamah kalau Anisa kabur dari rumah ,dan meninggalkan mu , biar Mamah yang akan meminta mu untuk menceraikan wanita bodoh itu ." ancam Dewi pada Fahri.
" Lalu bagaimana dengan mu ."
" Apakah kau sudah tidak berselingkuh lagi !! ." Dengan senyum sinis nya Fahri mencoba membalas ancaman Dewi .
Seketika tubuh Dewi membeku , mendengar yang baru saja Fahri katakan . Ia bingung harus menjawab apa .
" Mas , a aku sungguh sudah tidak melakukanya lagi ." ucapan Dewi terdengar melemah kali ini .
" Benarkah ? ."
" Aku kan sudah janji pada mu Mas , sekarang aku sudah tidak lagi berhubungan dengan siapa pun ." Dewi mencoba meyakinkan suaminya itu.
" Aku akan mengikuti keinginan mu dulu Mas ."
" Keinginan saya yang mana ? ." Fahri menautkan kedua alisnya tidak mengerti .
" Bukan kah dulu Mas Fahri menginginkan kita mengadopsi anak dari panti , Aku akan mengadopsi nya jika Mas mau menceraikan Anisa ." Dewi berharap bahwa suaminya itu akan menyetujuinya.
" Mengapa kau begitu membenci Anisa ? ."
" Karena Dia sudah berani masuk dalam rumah tangga kita ,aku ini wanita Mas tidak ingin berbagi suami dengan wanita lain , perasaanku ini begitu sakit ketika Mamah menyuruh mu untuk menikah lagi ." Dewi berkata sambil berurai air mata , seolah-olah Dia lah yang teraniaya.
Ada sedikit perasaan bersalah Fahri pada Dewi . Ia akui itu pasti sangat menyakitkan bagi Dewi , tapi ini semua juga bukan salah Anisa sepenuhnya , Anisa pun di paksa oleh orang tua nya dan tentunya bujukan dari orang tua Fahri untuk menikah dengan nya .
Cukup sudah satu tahun ini Fahri bersikap buruk pada Anisa , tidak pernah menganggap Anisa sebagai istrinya .Dan sekarang kesetiannya kepada Dewi bahkan Ia selalu membela Dewi di depan orang tuanya tidak ada artinya di mata Dewi bahkan Dewi kembali berselingkuh di belakangnya.
__ADS_1
" Mas aku janji , aku akan berubah demi kamu ." Ucap Dewi dengan suara memelas .
" Mengapa kamu tidak bisa menerima Anisa Dew ."
" Aku tidak mau membagimu dengan wanita lain Mas ."
" Sungguh munafik kau Dewi , kau tidak ingin saya berbagi dengan yang lain , sedangkan kau justru membagi dirimu dengan yang lain, kau lanjutkan saja permainanmu , sampai di mana kau akan mengelak nya nanti ." Gumam Fahri dalam hati .
" Jadi bagaimana Mas , apa Mas akan menceraikan Anisa , dan kita akan mengadopsi anak ." Tanya Dewi pada suami nya .
Fahri hanya terdiam tanpa menjawab pertanyaan dari Dewi .
***
Anisa diam bersandar pada balkon kamarnya . Ia sungguh merasa bosan hanya berdiam diri di dalam Apartemen yang seluas ini , tanpa teman dan tanpa suami nya .Yah mungkin suaminya sedang bermesraan dengan istri pertamanya , ada sedikit rasa cemburu akan hal itu , namun Ia sadar kalau Ia harus berbagi suami dan dia lah yang masuk dalam kehidupan mereka . Ia memandang taman yang terlihat dari atas balkon nya . Taman yang di hiasi lampu warna warni , jika di lihat siang hari akan terlihat bunga-bunga indah yang warna-warni dengan kolam ikan kecil di pinggirnya . Itu pun hanya bisa Ia lihat dari atas balkon kamarnya , karena suaminya tidak mengizinkannya keluar dari Apartemen .
Di satu sisi Ia sangat bahagia kini Ia bisa bersama suaminya , walaupun tidak setiap saat .Tapi di sisi lain Ia seperti terpenjara di sangkar emas . Entah lah Anisa sungguh bingung .
Entah setan apa yang membuat Anisa ingin sekali keluar dari Apartemen itu .
Ia pun kembali ke kamar dan memakai hijab nya juga memakai jaket . Ia pun keluar dari Apartemen nya , baru saja Ia akan menutup pintu Apartemen nya ,ada seorang wanita cantik dengan berpakaian sexi menyapa nya .
" Loh kamu siapa , kenapa keluar dari kamar ini ." Wanita itu menunjuk Apartemen yang di tempati Fahri .
" A a aku ."
" Oh aku tahu , kau adalah simpanannya Fahri yah ." Ucap wanita itu sambil tersenyum meremehkan Anisa .
" Jangan sembarangan yah Mba ." Anisa merasa tersinggung.
" Tidak usah tersinggung gitu , kamu jelas-jelas bukan selera Fahri , pakaian mu saja terlihat norak dan murah . Oh iya jadi simpanan itu ada kadaluarsa nya loh , jadi suatu saat kamu bisa di buang nya ." Ucap wanita itu dengan angkuh ,lalu pergi meninggalkan Anisa yang masih terdiam .
Anisa kembali masuk ke dalam. Yah iya jadi merasa seperti simpanan saat ini .
-
-
-
-
Jangan lupa like nya Kaka . Sampai ketemu di episode selanjutnya . Terimakasih untuk like dan vote nya 😍😍😇.
__ADS_1