Madu Yang Tak Semanis Madu

Madu Yang Tak Semanis Madu
Bukan episode biasa .


__ADS_3

" Ka , apa episode kita akan selesai ? ."


" Tidak tahu sayang , bagaimana Author saja yang akan membawa kita sampai ke mana ." Jawab Fahri sambil mengelus perut istrinya .


" Tapi Ka , aku ingin kita tetap bersama ? ." Dengan raut muka sedih .


" Sayang kita akan selalu bersama sampai anak kita lahir , setelah itu bagaiman Author saja ."


" Tapi Ka , aku ingin kita selalu bersama walaupun anak kita sudah lahir ."


" Sayang ,mintalah pada readers agar episode nya tetap berlangsung meskipun anak kita telah lahir."


" Yah biar bagaiman pun jodoh , rezeki , dan maut kita di sini ada di tangan Author , aku hanya minta pada readers agar kita bisa selalu bersama .


" Berterima kasih lah pada readers yang telah memberikan like juga vote nya dan yang telah meluangkan waktunya untuk comen di rumah kita ." ujar Fahri

__ADS_1


" Biarlah Author nanti yang bilang Ka ."


" Sayang , apakah kamu suka ada dalam cerita ini ? ."


" Sangat suka Ka , apalagi akhirnya kita bisa bersama ."


" Yah Author kita lebih menyukai cerita yang ringan-ringan saja .Karena Author bilang beban kehidupan nya sudah berat ..hahaha ."


" apa kah Author curhat pada mu Ka ? ." tanya Anisa penasaran .


" Tidak juga , hanya di lihat dari wajahnya saja , hahaha."


" ooh jadi Author kita sibuk sebagai ibu rumah tangga yah ."


" Iya Ka , karena itu Ia kini jarang balas comen readers kita ."

__ADS_1


" Ya sudah sekarang kita lanjutkan saja istirahat kita , biarkan Author juga istirahat.


" Ka ,aku sering lihat Author kita senyum-senyum sendiri ."


" Ooh , itu Author sedang membaca comen-comen di rumah kita ."


" Apa dia senang Ka ? ."


" Tentu saja , apa lagi yang sering comen , up up gitu ,Hehehe ."


" Dia tidak setres kan Ka ?."


"Tidak sayang ,tenang saja ."


" Ka , kita makan bakso yuk ? ."

__ADS_1


" Ayo , sayang ."


***


__ADS_2