
"Enggak papa sayang, oh ya. Kamu hari ini sangat cantik sekali sayang"
"Iya lah kan aku enggak mau mengecewakan suami ku, masa istri nya tidak cantik di depan teman kantor nya. Nanti yang ada malah suami ku selingkuh pula."
Deg
Seketika semua yang ada di dalam ruangan itu pun diam sejenak mendengar perkataan dari Dina. Pasal ny Dani sudah selingkuh bahkan menikah lagi dengan Bella akibat pertemuan malam itu di club' malam.
"Ya sudah, apa kalian sudah makan?"
"Su-sudah ko," jawab Anton teman Dani.
"Kalau begitu kita pamit dulu ya,"
"Loh ko cepat?"
"Baru ingat tadi cewek ku nitip softex."
Mereka berdua pun bangkit dari duduk nya, dan melangkah pergi. Belum juga mereka menyalakan mesin mobil nya, Dani sudah menutup pintu dengan rapat dan serta menutup gorden karena ia akan meminta jatah di tempat itu juga.
Namun Dani begitu ceroboh, ia tidak menutup dengan sangat rapat gorden rumah nya. Akibat nya kedua sejoli yang jomblo itu pun dapat melihat permainan gila Dani dan sang istri tercinta.
__ADS_1
Karena ada barang yang tertinggal, jadi mereka kembali lagi ke rumah Dani.
"Gila si Dani main nya ganas banget,"
"Iya bener tapi tuh istri nya juga mantap borrr."
"Bukan maen, dia pilih istri jago tapi bodoh kenapa dia tidak menutup rapat tuh gorden?"
"Mungkin udah kebelet, liat modelan bini kek gitu gue juga mau bro."
"Ya sudah lain waktu saja kita ambil pengecas lo yang ketinggalan itu, kagak enak gue ganggu yang lagi produksi."
"Ya udah ayok."
Ia memang sengaja berdandan seperti itu agar Dani meresakan terangsang dan meminta jatah dari nya, dan benar saja Dani melakukan itu.
"Sayang kamu sangat cantik, dan aku suka seperti ini. Andai kamu setiap hari seperti ini mungkin aku akan betah di rumah."
"Loh kan aku tiap hari kaya gini mas, kamu nya aja yang jarang pulang sekarang."
"Maaf kan mas ya sayang, oh ya. Besok dan seminggu ke depan mas ada acara dan harus pergi ke luar kota selama seminggu."
__ADS_1
"Boleh aku ikut?"
"Tidak, semua yang pergi hanya anak kantor saja. Tenang saja besok aku gajian sayang."
"Benar kah?"
"Iya, semua gaji ku lima juta itu untuk mu."
"Ya sudah kalau begitu pergi lah."
"Oke sayang. Oh ya, ko kamu belum juga hamil ya?"
Deg
Pertanyaan yang sangat sensitif bila di tanyakan pada seorang wanita yang sudah menikah, memang benar Dina belum juga hamil. Padahal mereka selalu melakukan nya dari sebelum menikah, bahkan selalu membuang nya di dalam.
"Mungkin belum rezeki mas."
"Tapi ko lama ya? Kita kan selalu melakukan nya dari jaman belum menikah. Dulu saja aku dengan Ita hanya kosong satu bulan dan langsung memiliki Tiara."
"Kenapa kamu jadi membandingkan aku dengan mbak Ita?"
__ADS_1
"Bukan membandingkan tapi hanya bertanya, sudah lah. Awas dulu aku mau bersih-bersih dan mau makan, aku lapar sayang."
Dina bangkit dari tempat nya, dan membiarkan Dani pergi untuk bersih-bersih. Saat itu hati Dina sangat perih karena pertanyaan Dani barusan.