Maduku Mantan Terindah Suamiku

Maduku Mantan Terindah Suamiku
Bab 53


__ADS_3

Kini kehidupan Dani dan sang ibu di kendalikan oleh Ria, karena surat perjanjian yang mereka buat saat Ria mengeluarkan mereka dari dalam penjara.


Bahkan Dani dan sang ibu merasa tidak enak karena terus menerus di perlakukan seenaknya oleh Ria, bahkan semenjak saat itu Ria dengan terang-terangan membawa mobil milik nya masuk ke dalam rumah Dani.


Dani yang melihat itu pun seketika menjadi panas dingin, pasal nya mobil yang di bawa Ria adalah mobil impian Dani sejak pisah dengan Bella.


Ia tidak bisa membeli atau bahkan hanya sekedar kredit mobil tersebut, karena keuangan nya yang berubah seratus persen dari kehidupan nya yang dulu.


"Kamu bawa mobil siapa?" Tanya Ida.


"Ya mobil ku lah, masa mobil anak ibu yang pengangguran itu?"


"Ibu kan hanya tanya baik-baik kenapa kamu malah sewot sih?"


"Lagian untuk apa juga ibu bertanya seperti itu?"


"Bawa lah ibu jalan-jalan, Ria. Ibu sudah lama tidak merasakan naik mobil!" Ucap bu Ida dengan memelas.


"Aihhh malas nya ..."


"Ayok lah Ria, kapan lagi bawa ibu jalan-jalan? Lagian selama ini ibu sudah merawat mu bahakn sampai mencuci baju mu juga ibu!"


"Ya sudah nanti kita jalan-jalan tapi ini pertama dan terakhir, setalah itu tidak ada lagi!"


"Terimakasih Ria, kamu memang menantu idaman sekali!"


"Bulshit."


Meskipun dulu Ria di perlakukan bak seperti patung oleh ibu nya Dani, tetapi ia juga masih memiliki hati yang sangat baik ia tidak bisa melihat seorang ibu yang sedang memohon seperti itu.


Ia teringat dengan sang ibu, ia berpikir bagaimana jika nanti ibu nya lah yang ada di posisi demikian!


Sore hari nya mereka semua berjalan-jalan menggunakan mobil milik Ria, seperti biasa jika tidak sombong bukan bu Ida nama nya!


"Aduh bu Ida mau kemana tuh?" Tanya bu Kokom.


"Ya mau jalan-jalan lah sama anak mantu, pake mobil baru!"


"Mobil hasil jadi simpanan suami orang ya bu?" Seketika itu ibu-ibu yang lain nya pun ikut terkekeh mendengar penuturan bu Kokom.


Ria yang mendengar hal itu sekerika menjadi tidak enak hati karena ucapan nyeleneh tetangga depan rumah ibu mertua nya.


"Aduh bu Kokom ini sok tahu banget yah! Enggak mungkin lah menantu saya jadi simpanan! Wong orang tua nya aja pengusaha sukses di kota ko."


Deg

__ADS_1


Ria kager bukan main saat mendengar perkataan mertua nya itu, bagaimana ia tahu tentang papah nya yang sekarang memiliki perusahaan di kota?


"Aduh bu Ida ini, jangan mimpi terlalu tinggi. Nanti pas jatuh nya sakit loh bu!"


"Saya tidak mimpi, tanya saja sama menantu saya! Iya kan Ria?"


"Ha ... E ... I-iya papah saya memiliki perusahaan di kota."


"Di bidang apa tuh?" Tanya yang lain.


"Di ..."


"Aduh ibu-ibu ini ya kalau sudah kepo enggak ketulungan, mending masak gih kasian anak dan suami di rumah pada kelaparan! Dah saya pamit dulu ya mau jalan-jalan malam di restoran mahal, pasti kalian semua di sini tidak pernah makan di tempat seperti itu kan?" Ucap bu Ida sombong.


"Aduhh maaf-maaf ni ya bu Ida, kami semua pernah makan di restoran juga ko. Tapi tidak pamer dan norak seperti bu Ida ini loh, oh ya. Saya dengar bu Ida buat onar di restoran milik si Ita. Kenapa bu? Panas ya lihat mantan menantu yang di sia-sia kan kini jadi sukses bahkan anak nya saja sekarang sekolah di luar negri!"


Dani yang mendengar hal itu pun kaget saat tahu sang anak bersekolah di luar negri, Dani berniat akan mengunjungi kediaman Ita nanti nya. Untuk membatal kan menyekolahkan Tiara di luar negeri tanpa diri nya.


Karena sejati nya Dani pun ingin pergi ke luar negri, tetapi tidak pernah kesampaian sampai saat ini. Sungguh malang nasib si Dani!


"Tidak mungkin mantan menantu saya itu mampu, suami nya aja pengangguran!" Ucap ibu lantang.


"Kata siapa pengangguran? Dia itu anak dari CEO di beberapa perusahaan ternama di kota bu, bahkan anak saya aja si Dini bekerja di sana dengan gaji yang sangat besar!"


Mobil di bawa oleh Dani sedang kan bu Ida dengan gaya norak nya itu duduk di bangku belakang, dan dadah dadah pada semua ibu-ibu yang ada di sana.


Di dalam mobil hening karena sibuk dengan jalan pikiran masing-masing, Dani memikirkan bagaimana cara nya agar ia bisa ikut ke luar negri dengan Tiara anak nya! Karena ia berpikir pasti ia Tiara akan di biayai oleh Ita dan juga Wahyu jika sampai mereka tidak ikut.


Sedang kan bu Ida memikir kan bagaimana cara nya membuat Ita kembali menjadi menantu nya, dan mendepak Ria dari rumah itu.


Ria pula ia berpikir agar mereka tidak sampai melakukan hal yang nekad, karena akan membuat nya semakin rugi besar nanti nya.


Setelah beberapa saat berkendara akhirnya mereka sampai di restosan paling mahal di kota, mereka tidak tahu saja restosan termahal dan bintang lima itu adalah milik Ita dan juga Wahyu.


Mereka memesan makanan yang enak dan tentu nya sangat mahal, karena Ida dan Dani berpikir kapan lagi bisa menghabiskan uang istri nya itu.


Setelah selesai makan, mereka tidak langsung pergi melainkan memesan minuman terlebih dahulu karena merasa bosan juga bila di rumah terus menerus.


Beruntung nya sistem di restoran tersebut bayar di muka, jadi apapun yang terjadi mereka tidak akan bisa lari tanpa membayar.


Saat sedang asyik meminum minuman mereka, tiba-tiba semua karyawan di sana riuh memberitahu satu sama lain jika bos besar akan segera tiba.


Dani yang penasaran pun melarang Ria dan sang ibu pulang sebelum bos di restoran tersebut datang.


Tak berselang lama muncul seorang Ita dengan gaya yang sangat modis, bak sultan ia datang seorang diri tanpa Wahyu di sisi nya.

__ADS_1


Dani yang melihat itu seketika membulatkan mata nya kaget, mantan istri yang dulu ia sia-sia kan kini berubah sangat berubah.


"Ita ..." Gunam Dani yang masih terdengar oleh ibu dan Ria.


"Apa sih mas?"


"Itu lihat di sana!" Ucap nya sambil menunjuk ke arah Ita yang sedang berada di kasir.


"Aku akan mendatangi Ita dulu!" Dani bangkit dari duduk nya dan mendekat ke arah dimana Ita berada.


Dani tidak menghiraukan larangan dari Ria, Ria hanya takut jika nanti nya akan muncul masalah baru.


"Ita ..." Tegur Dani.


"Mas Dani? Ada apa? Langsung saja, aku sedang sibuk soal nya."


"Sombong kamu sekarang! Pasti kamu senang bukan karena telah berhasil menjeblos kan aku dan ibu ke dalam penjara? Kamu salah jika kamu berpikir aku akan lama di dalam penjara sana! Kamu salah, karena aku memiliki istri yang sangat kaya raya, ia menjamin kami agar bisa keluar dari sana." Ucap Dani panjang lebar.


"Lalu?"


"Aku mau bertanya sama kamu."


"Apa?"


"Maksud kamu apa sekolah kan anak ku sampai ke luar negeri?"


"Apa masalah nya dengan mu?"


"Tentu saja masalah, karena aku ayah nya."


"Masih berani kamu berbicara jika kamu ayah nya Tiara?"


"Tentu saja, dan itu adalah kenyataan nya kamu jangan lupa itu!"


"CK tidak tahu malu, Dini. Apa mereka sudah membayar makanan nya?" Tanya Ita pada Dini yang menjadi kasir saat itu.


"Sudah bu."


"Kembali kan uang nya pada dia, dan suruh satpam mengusir nya!"


"Baik bu."


Dengan cekatan Dini mengeluarkan uang yang tadi Ria bayar, dari kejauhan Ria menepuk jidat nya melihat apa yang di lakukan sang suami. Sedangkan bu Ida tersenyum puas karena makanan yang mereka makan menjadi gratis.


Tentu saja Dini mendengar semua percakapan antara bos nya dan tetangga nya itu, bukan hal mustahil jika Dini tidak bercerita kepada sang ibu di rumah nanti.

__ADS_1


__ADS_2