
🌸🌸🌸
"Tumben kau diam saja!! Apa sekarang kau sadar bahwa kau tak akan bisa kabur dari sini ?"
Namun Calista hanya diam saja tanpa ingin menjawab perkataan Bryan. ia sangat lelah sungguh lelah, bermaksud ingin bertemu ibu dan ayahnya yang sudah lama tak ia tau kabarnya. Tetapi baru bertemu ibunya ia sudah harus terjebak di dalam rumah yang sangat membuatnya ingin mati saja.
"Hai, apa kau tak mendengarku ?"
"kau berani mengacuhkan ku ?"
Bryan berjalan mendekat dengan kilatan amarah di matanya, tanganya langsung menjambak rambut Calista dengan kasar.
Namun lagi lagi Calista hanya diam, diam seribu bahasa toh jika dia berbicara pasti akan salah di mata pria itu.
"Hai apa kau tak merasa kesakitan ? atau apa kau tiba tiba menjadi bisu sehingga tak menjawab perkataanku ? " Bentak Bryan dengan lantang lalu beralih mencengkram kuat dagu gadis itu.
Sampai akhirnya ..
"Apa kau selalu kasar seperti ini, hiks hiks ?"
Calista sudah tak mampu membendung air matanya lagi sehingga jatuh lah kristal bening dari matanya yang indah itu.
Bryan diam saja dan ia lebih memilih pergi meninggalkan gadis itu di kamar sendirian.
***
Setelah Bryan keluar dari kamarnya. Calista menangis tersedu sedu dadaknya sesak. Ia ingin sekali berteriak. namun ia urungkan karena ia sadar ini bukan rumahnya.
__ADS_1
Capek ia menangis hingga kini ia sudah terlelap masuk ke alam mimpinya.
Keesokan paginya..
"aaaakhhh" teriak Calista ketika melihat seseorang di depan matanya sambil memeluknya dengan erat.
"Berisik" seru Bryan dengan suara serak khas bangun tidur.
"mengapa kau tidur di sini ?" tanya Calista sambil mengecek kelengkapan seluruh pakaianya.
"lalu aku harus tidur dimana ? Ini kamarku, tak mungkin kan aku tidur di luar. Kau yang benar saja" Ucap Bryan dengan mata yang masih terpejam.
"lepaskan tanganmu ini" sambil tangan Calista menyingkirkan tangan Bryan yang memeluk pinggangnya dengan erat. Namun bukan terlepas justru pelukanya malah semakin di per erat oleh pria itu.
"oh my good" Seru Calista dengan frustasi karena Bryan tak mau melepaskan pelukanya.
"tapi aku sesak jika kau memeluk ku seperti ini terus. Dan lagi pula kau tak seharusnya memeluk ku dan tidur di sampingku begini. Kita bukan muhrim" Omel Calista pada Bryan yang masih setia memejamkan matany, Tanpa ingin menjawab omelan gadis itu.
"aku ingin mandi, lepaskan" sambil meronta minta di lepaskan. Calista benar benar tak tahan dengan pelukan pria ini lebih tepatnya risih. Ia sangat benci dengan pria ini, Ia masih ingat jelas saat pria itu membentak, mencengkram dagu nya, menarik kasar rambut dan bahkan menamparnya.
"kau itu cerewet sekali" ucap Bryan sambil melepaskan tanganya dari pinggang gadis itu.
"kalau kau tau aku cerewet, mengapa kau malah membawaku kesini. Seharusnya kau cari gadis lain yang tidak cerewet sepertiku" ucapnya yang membuat Bryan menutup kedua telinganya dan menatap tajam gadis itu. Sungguh gadis ini cerewet sekali dan mood paginya harus hancur karena gadis ini yang terus ngomel tanpa henti.
Lalu Calista bergegas turun dari ranjang dan masuk ke kamar mandi. Setelah selesai mandi ia baru sadar bahwa ia tak membawa pakaianya, ketika masuk kesini dan di kamar mandi ini pun hanya ada kimono. Di saat ia sedang berfikir tiba tiba terdengar suara pintu di gedor dari luar.
dor dor
__ADS_1
"apa yang kau lakukan di dalam gadis bandel ? lama sekali!! kau harus ingat kau tidak akan bisa kabur lagi dari rumah ini jadi jangan macam macam. Cepat buka pintunya"
Teriak Bryan Sambil tanganya terus mengedor pintu dan mulutnya terus berteriak.
"aku tidak membawa pakaian. Bisakah aku meminta tolong ambilkan pakaian yang kau siapkan di kamar yang dulu ku pakai pliss"
"Ya, tunggu" Bryan berlalu untuk mengambil pakaian gadis itu.
*****
"Buka pintunya, ini pakaianya sudah ku bawa"
"kau letakan saja di atas ranjang dan kau keluar ya pliss hanya sebentar saja. Setelah itu kau masuk ke kamar lagi tak apa" Ucap Calista seraya memohon pada Bryan dari balik pintu kamar mandinya.
"Ya, cepatlah"
Calista mendengar suara pintu di tutup, ia bisa bernafas lega. lalu bergegas keluar untuk mengambil pakaianya di atas ranjang dan langsung masuk ke kamar mandi lagi.
Selamat membaca readerss💚
Semoga suka ya, mohon dukungan dengan like, komen dan Vote nya😘
.
.
.
__ADS_1
Terimakasih buat dukungnya readerss🙏😘