
Panggilan terhubung tetapi belum ada jawaban.
"Hallo ib" belum Calista menyelesaikan ucapanya, sang ibu sudah memotongnya.
"Hallo Calista, kamu kemana saja nak?"
"kenapa tidak menjawab telpon dari ibu ?"
"Apa kamu baik - baik saja ? kamu ada dimana ?" tanya bu siska dengan nada khawatir
"ibu satu satu tanya nya, aku baik - baik saja ibu. Ini aku sedang keluar kota ibu aku aku kemarin sempet tersrempet mobil orang dan dia membawaku ke rumahnya untuk di jadikan baby sittter anaknya. Jadi maaf aku belum bisa ketemu ibu, tapi aku akan segera pulang bertemu ibu. Ibu jaga diri dan kesehatan ibu ya. Ayah gimana kondisinya bu ?"
"ayah sehat sayang dua hari lagi sudah di perbolehkan pulang. Dan kamu tau ayahmu di tempatkan di ruangan dengan fasilitas lengkap bahkan biaya rumah sakit nya sudah di bayar sampe besok untuk dua hari ke depan nak" ucap bu siska dengan binar bahagianya.
"benarkah ibu, tapi siapa yang membayarnya ?"
" ibu berhutang penjelasan padaku ya bu, ceritakan saat nanti aku sudah pulang. Saat ini aku harus menutup telponya bu karena aku tidak boleh sering - sering bertelponan" terang Calista pada ibunya, walaupun sebenarnya ia belum puas untuk bicara pada ibunya tetapi melihat kondisi sekarang ia harus bersabar untuk itu.
"ya sudah nak, kamu jaga diri kamu ya disana"
__ADS_1
"iya bu pasti"
Setelah bertelponan dengan sang ibu, Calista langsung menelpon Arini.
"Hallo Arini, tolong. Aku di culik kau minta tolonglah arya untuk menyelamatkan ku. Disini sepertinya banyak penjagaan. Aku tidak bisa keluar dari sini. Dan jangan banyak bertanya dulu, nanti akan aku jelaskan mengapa aku bisa di sini oke"
"APAA ?"
"oke aku mengerti, tapi kau ada dimana. Dan apakah semua sisi di jaga atau hanya pintu depanya saja ?"
"hanya pintu depan saja. Nanti kau lewat samping rumah saja kau tunggu di sana kau minta arya untuk memanjat tebingnya dan pakailah penutup wajah karena di sini banyak CCTVnya, nanti minta Arya untuk ke Balkon yang dekat kolam renang. kamarku ada di situ. satu lagi bawa alat untuk membuka gembok dan rantai karena pintu balkonya di rantai. Dan jangan lupa kesini jam 10 malam, jangan telat aku takut pria kasar itu akan keburu sampai"
"ya, aku baik - baik saja. Aku tutup telponya dulu. Jangan menghubungiku karena nomernya akan ku patahkan. Dan Handphonenya akan ku tinggal di sini"
"iya, aku akan segera memberitahu arya"
***
Malam harinya setelah Calista menghabiskan waktu makan malamnya di kamar. Dia langsung tertidur.
__ADS_1
Jam 21.40 malam Calista terbangun dan dia langsung menuju ke Balkon melihat situasi di bawah. Dan beberapa saat kemudian terlihat seseorang memanjat tebing memakai penutup wajahnya.
"itu pasti arya, perawakanya juga mirip"
Gumam Calista sambil melambaikan tanganya ke arah arya.
Arya berhasil membuka gembok yang mengunci balkon itu dan langsung membawa Calista turun ke bawah.
"Call, kau tidak apa - apa kan ?" tanya arya setelah membuka pintu balkonya itu.
"kita langsung aja turun ke bawah, di sana ada Arini nanti kau akan di bonceng olehnya dan ada tempat kost untuk sementara buat kamu bersembunyi"
"baik, makasih banyak arya"
Lalu mereka berdua turun ke bawah, dengan mengendap - endap dan melihat sekelilingnya. Siapa tau ada pengawal yang tiba - tiba melintas di dekat mereka.
Setelah sampai di bawah Arya dan Calista bersama Arini langsung meninggalkan rumah tersebut.
Semoga suka ya readerss 💚
__ADS_1
Mohon dukunganya dengan like, komen dan Vote nya ya readerss😉