
...HAPPY READING...
...🌼🌼🌼...
"Dasar menyebalkan" gerutu Calista dengan menghentak kan kaki nya.
Bryan melihat istrinya yang berada di atas ranjang sedang memainkan Handphone sambil tiduran, di dekati istrinya itu sambil membelai kepala istrinya namun langsung di tepis dengan kasar oleh gadis itu.
"Kamu bisa nggak jangan ganggu aku, bisa kan!!"
"Aku bukan mengganggu mu, aku ingin mengobrol serius denganmu"
"Hmm" Calista hanya menanggapi nya dengan cuek.
"Aku ingin membicarakan tentang pernikahan kita, kita harus mulai serius. Apa kamu tidak ingin memaafkan ku hmm ?"
__ADS_1
"Tidak akan pernah"
"Aku harus melakukan apa agar kamu mau memaafkan aku?"
"Ceraikan aku"
"Sayangnya itu tidak akan pernah terjadi honey. Apa yang sudah menjadi milikku tak akan pernah aku lepaskan sekalipun kamu pergi aku bisa mendapatkanmu kembali" Ucap Bryan dengan penuh penekanan di setiap kalimatnya. Membuat Calista jengah dengan setiap ucapanya dan langsung meletakan Handphone serta menutup tubuhnya dengan selimut.
*****
Calista melepas tangan itu namun bukan nya terlepas justru semakin erat. Apalagi ketika Bryan mengendus lehernya menimbulkan gelayar aneh yang belum pernah ia rasakan. tanpa sadar ia melenguh dan itu membangkitkan hasrat Bryan yang selama ini ia tahan. di sesapnya leher milik istrinya itu hingga meninggalkan tanda cinta di sana. Calista meringis merasakan gigitan kecil di lehernya membuat ia tersadar dan langsung memukul dada Bryan menggunakan sikut nya membuat pria itu mengaduh kesakitan karena sikutan sang istri yang begitu kencang.
"Awww" pekik Bryan, namun lingkaran tangan nya belum sepenuhnya terlepas hingga ia kembali mengeratkan pelukan nya.
"Biarkan Seperti ini dulu honey, jangan di lepas" Ujar Bryan dengan suara serak yang menahan hasratnya.
__ADS_1
"Bray geli iih"
"Lepas nggak atau aku tendang senjata kamu itu!!" Ujar Calista yang membuat Bryan seketika melepaskan pelukan nya dan menatap kesal ada istrinya itu.
"Kalau begitu tidur, ngapain sudah malam begini malah berdiri di balkon. aku jadi juga ikut kebangun karena hembusan angin dari luar karena pintu balkon nya nggak kamu tutup. kamu harus tanggung jawab!!!" Ketus Bryan
"Ha, tanggung jawab ?" Ucap nya sambil menoleh ke arah Bryan. Bryan menarik tangan Calista dan mendudukan nya disisi ranjang lalu ia mengunci pintu balkon dan kembali menghampiri istrinya yang sedang memainkan Handphone. di rebahkan tubuhnya dengan kepala berbantalan paha istrinya yang sontak saja membuat Calista terpekik kaget dan menatap kesal Bryan, apalagi ketika Bryan mengambil Handphone nya, meletakan tangan nya di kepala pria itu.
"Kamu harus tanggung jawab menidurkan aku kembali, elus kepala aku sampai aku tertidur"
"Dasar modus"
"Modusin istri sendiri itu nggak papa, lagian ini bukan modus ini memang salah kamu kan yang keluar balkon dan nggak di tutup hingga angin nya masuk ke dalam dan bangunin aku"
"Iya iya dasar cerewet"
__ADS_1
...****************...