
"Tuan kenapa anda meminta saya untuk mencari tau info tentang gadis ini ? Apa dia menggangu tuan ? Jika iya mengapa tak kita langsung tangkap dan bawa ke markas saja tuan" Sargah Sergio tanganya masih memegang foto gadis itu.
"Tidak, dia tak mengganguku. aku hanya memintamu mencari info tentangnya. Apa kau bisa jika tidak banyak bertanya!! " Ucap Bryan dengan sorot mata tajam nya.
"Maaf tuan jika saya ikut campur. Kalau begitu saya permisi dulu tuan" Kata sergio.
"lebih baik aku memendam keingintahuanku dulu dari pada kena amukan dari bos."
gumam Sergio dalam hati.
"Ya" jawab Bryan singkat
***
Calista sudah akan pulang, sebelumnya dia sudah bergantian jaga dengan sang ibu. Dia menuju parkiran rumah sakit untuk segera pulang ke rumah membersihkan diri dan bersiap berangkat bekerja.
"Semoga ayah segera sadarkan diri dan baik - baik saja. Aku tak ingin melihat ibu bersedih, aku juga tak bisa melihat ayah sakit terbaring seperti itu" gumamku
__ADS_1
🌸🌸🌸
Kediamanan Bryan..
"Tuan saya sudah menemukan informasi mengenai gadis yang tuan maksud" ucap Sergio langsung ke intinya.
"Baik, laporkanlah dengan detail. Aku ingin mendengar semua tentangnya." seru Bryan
" Gadis ini bernama Calista Angel, umurnya 23 tahun tuan. Dia bekerja di restoran nusantara yang berada di jalan mawar, sebagai waitress tuan. Dia dari keluarga sederhana, ibunya memiliki toko kue kecil - kecilan. Ayahnya memiliki sakit jantung sehingga dia berhenti bekerja dan saat ini di rawat di rumah sakit medika, karena kemarin siang jantungnya kambuh lagi tuan. dan dia merupakan anak tunggal tuan." terang Sergio panjang lebar.
"kau urus biaya rumah sakit ayahnya, pindahkan dia di ruangan khusus. Carikan dokter spesialis jantung terbaik di rumah sakit itu. Dan satu lagi kau renovasi toko kue ibunya, kenalkan dan sebarkan ke seluruh wilayah agar banyak semakin banyak pelanggan dan tokonya bisa menjadi besar. lusa semua nya harus sudah beres kau paham ?"
"paham. tuan, tapi apa ini tidak berlebihan. Bahkan tuan tak mengenalnya. Apa tuan yakin ?"
"Apa aku meminta pendapatmu, langsung kerjakan dan untuk gadis itu aku tunggu malam ini juga"
"baik tuan, maaf saya permisi dulu tuan"
__ADS_1
Setelah keluar dari ruangan rahasia di rumah Bryan, Sergio langsung menelpon seseorang untuk membantu melaksanakan tugasnya.
***
Malam harinya..
Setelah menutup restonya. Calista dan karyawan lainya segera pulang untuk melepaskan penat di tubuhnya.
dia memikirkan pekerjaannya tadi. yah tadi ia kena tegur untuk pertama kalinya. karena bukan kerja malah melamun terus. ia memikirkan kondisi ayah dan pengobatanya. malah harus di rawat selama beberapa hari di rumah sakit. dia bingung harus bagaimana membayar biaya pengobatanya. sedangkan kondisi keuangan toko kue ibu juga belum mencukupi dan tanggal gajian juga masih dua mingguan lagi. kemarin bisa mendapat cukup banyak pesenan di toko kue ibunya, sudah habis untuk belanja bahan dapur dan bahan buat kue di toko ibunya.
Saat sedang di parkiran motor, ia melihat ban motor maticnya bocor. Padahal seingatnya saat berangkat bekerja ban motornya aman - aman saja. Sedangkan semua teman - teman calista sudah pada tancap gas meninggalkan area resto.
Saat akan mendorong motor maticnya, tiba - tiba ada seseorang yang membekapnya dari belakang dan dia pun pingsan tak sadarkan diri.
.
.
__ADS_1
.
Di sebuah kamar mewah yang bernuansa merah gelap. Ada seorang gadis yang sedang tertidur pulas karena obat biusnya. Tangan dan kaki di ikat di sisi ranjang dan mulut serta mata yang di tutup. yah gadis itu adalah Calista.