Mafia Kejam Dan Gadis Pembangkang

Mafia Kejam Dan Gadis Pembangkang
Bab 35


__ADS_3

...HAPPY READING...


...๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ...


Calista sudah keluar dari kamar mandi dan ia mendapati Bryan sedang tiduran di ranjang dengan mata terpejam.


"Kamu mandi lama banget sih?"


"Maaf" cicit Calista


"ya sudah aku mandi dulu"


"Hmm"


Di tempat lain..


" Gimana apa pria itu tidak membalas apa yang sudah kita lakukan pada orang orangnya ?"


"Sampai saat ini belum ada pergerakan sama sekali dari mereka tuan"


"Kok bisa ? Bukankah dia pasti sudah tahu kalau aku putra dari Niko Erlangga yang melakukan penyerangan pada orang orangnya ?" Ujar nya sambil bersedekap dada.

__ADS_1


"Tuan saran saya lebih baik jangan di lanjutkan, saya yakin mereka pasti telah merencanakan sesuatu untuk tuan"


"Hahaha" Tawa lio menggelegar memenuhi ruangan kedap suara itu.


"Kau takut padanya ?" Tanya Lio pada asistenya.


"Dia bukan orang sembarangan tuan, kita sudah berani mengusik dan menyinggung nya. Pasti tidak akan lama lagi ia akan membuat perhitungan pada kita tuan"


"Sekalipun anak buah kita banyak, apa kau masih sangat takut begitu ?"


"Ini bukan hanya masalah jumlah tuan, tetapi kekuatan. Mereka memiliki kekuatan yang tidak kita miliki tuan"


"Lantas, Apa yang harus ku lakukan?" Seru Lio dengan menahan senyumnya. Baginya mundur sebelum perang atau berhenti beberapa di depan start sama saja seperti seorang pecundang dan dia tak sudi jika menjadi Pecundang karena ia yakin pastilah ia akan menang apalagi jumlah anak buahnya yang begitu banyak di tambah dengan anak buah milik ayahnya. Mengalahkan seorang Bryan baginya hanyalah kecil.


"Haha apa kau gila"


"Tentu saja tidak tuan"


"Jadi jangan beraninya kau ikut campur, kau itu asistenku lebih baik kau ikutin semua perintahku. Paham !!" Seru lio pada sang asisten dan menatapnya tajam.


{ Bang lio sok banget udah di kasih tau masih ngeyel aja, kena bogem baru tau deh ๐Ÿ˜๐Ÿ™}

__ADS_1


" Iya tuan saya paham"


***


Kediaman Bryan..


Pria itu terlihat keluar dari ruang kerjanya di ikutin oleh Atta di belakang nya dan juga Sergio Serta Samuel, Setelah mendiskusikan hukuman apa yang akan di lakukan untuk bocah ingusan itu. Setelah sampai di markas semua anak buahnya sudah siap dan berkumpul. Mereka berencana akan menyerang markas Niko terlebih dahulu baru menumbangkan lio dan anak buahnya. untuk Aliansi kecil seperti Niko tak akan ada yang mampu memberinya dukungan selagi mereka tahu jika yang akan di hadapi adalah Aliansi dari Bryan atau biasa di sebut Aliansi B.A. mereka tahu bahwa Aliansi milik Bryan memiliki anak buah yang jitu dalam hal memanah yang belum mampu di kalahkan oleh aliansi manapun di tambah mereka mempunyai anak buah bayangan yang selalu berhasil mengalahkan musuh tanpa di ketahui keberadaanya untuk itu ketika mereka mendapat kabar bahwa Niko mati di tangan Bryan dan penyerangan terhadap aliansi B.A yang di lakukan oleh Lio mereka diam dan tak ingin ikut campur mereka tak ingin menumbalkan anak buah mereka hanya untuk aliansi kecil seperti milik Niko dan Lio. Mereka menggunakan 12 mobil, masing masing dari mereka menggunakan earphone untuk terhubung dari satu ke yang lain, mereka akan melakukan nya malam ini dan menyelesaikan hingga dini hari. beberapa hari yang lalu beberapa anak buah B.A tertembak saat jaga di depan markas selain karena lengah mereka juga tak menyiapkan senjatanya karena itu terjadi saat jam makan siang, jadi mereka meletakan senjatanya di dalam sambil berganti jaga dengan rekan sebelumnya.


"Apa Kalian sudah siap di tempat ?" Tanya Bryan menggunakan earphone pada anak buah nya di seberang yang di tugaskan khusus sebagai pengawal bayanganya itu.


"Siap tuan"


"Bagus"


.


.


.


Mohon bimbingan nya ya readerss, kalau masih ada tulisan yang belum pas minta saran nya lewat komen ya readerss๐Ÿ˜‰

__ADS_1


...********...


__ADS_2