
...HAPPY READING ...
🌸🌸🌸
Setelah menghabiskan waktu beberapa jam di ruang kerjanya. Ia berniat untuk mandi ia merasa badan nya lengket dan kepalanya pening mungkin ia harus mandi dulu membasahi kepala nya dengan kucuran air shower yang dingin dan berendam air hangat di bathub.
Bryan masuk ke dalam kamarnya, di liriknya sekilas gadisnya itu tengah tidur pulas di ranjang dengan selimut menutupi sebatas dada nya saja. Ia pun tak peduli dan langsung masuk ke dalam kamar mandi.
20 menit berlalu Bryan sudah selesai dengan ritual mandinya, ia keluar hanya mengenakan handuk sebatas pinggang. Di liriknya gadis kecilnya itu sudah bangun dan duduk di sisi ranjang. Sesaat gadisnya itu menoleh.
"Aaaaakhhhh" Teriak Calista dengan menutup kedua matanya. Namun Bryan diam ia tak menyahuti tak peduli dengan gadisnya itu. Ia masih kesal karena gadisnya itu mencoba untuk kabur darinya lagi. Setelah memakai pakaianya ia menghampiri gadisnya itu.
"Besok persiapankan dirimu, besok kita akan menikah" Ujar Bryan dengan datar.
"APAA ?"
"Kau gila ya, aku tidak mau!!"
"Aku tidak memerlukan persetujuanmu!!"
"Hai, kau itu aneh kau mengajak ku menikah tetapi tak meminta persetujuanku. Memangnya kau siapa ha ?"
"Jangan pernah berteriak di hadapanku, Apa kau paham" Teriak balik Bryan pada Calista.
"Kau tau kau ini keras kepala kau menyebalkan, harusnya kau bersyukur karena tadi aku tidak benar benar menyeretmu" Teriak Bryan dengan mencengkram lengan Calista.
"Tidak menyeret apanya , jelas jelas dia tadi sedikit menyeretku sampai kaki ku lecet begini" batinku.
__ADS_1
Hening
Hening
"Sudah lebih baik kau mandi saja, setelah itu turun dan makan bersama" Ucap Bryan memecah keheningan yang terjadi.
"Dasar pria tidak tau diri menyebalkan. ingin rasanya aku menenggelamkan ke dasar bumi" batinku.
"Aku tau kau mengumpatiku"
"Ha ? apa dia bisa membaca pikiran orang ? wah aku harus benar benar waspada dengan nya. selain dia kasar dan kejam dia juga bisa membaca pikiranku" batinku lagi.
"Tidak perlu membicarakan ku di dalam hatimu, aku tau semua yang ada pada dirimu jangan macam macam" Serunya menatap tajam Calista.
Glek
Glek
"Mandi sekarang atau kau mau aku yang memandikan mu ?" Ujarnya dengan tatapan mesum.
Pluk
Calista melempar bantal ke arah Bryan namun tak mengenainya karena ia berhasil menghindar. Calista sendiri pun langsung berlari ke kamar mandi karena ia takut jika pria itu akan marah lagi.
Setelah 40 menit Calista selesai mandi namun ia melupakan sesuatu karena tadi saat masuk ke kamar mandi ia terburu buru alhasil ia bingung harus memakai apa sedangkan di dalam kamar mandinya hanya ada Bathrome tak mungkin ia memakai itu karena malu jika nanti ada Bryan di kamar. sampai ada suara gedoran pintu yang membuatnya terlonjak kaget.
dor dor dor
__ADS_1
"Hai, gadis pembangkang apa yang kau lakukan di dalam? kenapa lama sekali! Apa kau pingsan ha ?"
"Hai kenapa kau diam saja, aku dobrak ya pintunya ?"
"eh jangan, i tu aku lupa membawa pakaian ku tadi"
"Lalu ?"
"Bisakah kau keluar kamar dulu, aku ingin mengambil pakaian ku dulu"
"Kalau aku tidak mau bagaimana ?"
"Ya sudah aku akan di dalam kamar mandi ini sampai pagi" kesal Calista
"Oke tidak masalah, jadi saat aku nanti mandi kau mandikan aku sekalian ya" Ujar Bryan dengan terus menggoda gadisnya itu.
"iissh kau itu menyebalkan, ayolah hanya sebentar saja"
"hahahaha, baiklah. mumpung aku sedang berbaik hati padamu"
Setelah mendengar suara pintu di tutup, Calista membuka sedikit pintu kamar mandinya dan mendongakan kepalanya kesana kesini melihat ke seluruh kamar memastikan pria itu benar benar sudah keluar. setelah di rasa aman ia pun keluar menggunakan bathrome menuju ke lemari dan langsung masuk ke kamar mandi.
Maaf ya readerss othor up nya mungkin nggak bisa setiap hari, tapi di usahain tetep up walau cuma satu ya😉
Semoga suka ya readerss😘
Kalau ada yang kurang pas dalam penulisan dll kalian bisa komen aja ya, buat masukan author biar lebih baik lagi. Thanks Readerss
__ADS_1
...****************...