
...HAPPY READING...
...πΈπΈπΈ...
Anak buah pertama menembak kaki kanan Lio membuat pria itu berteriak kesakitan belum sampai di situ anak buah yang kedua sudah melepaskan Serigala peliharaan tuan nya, Serigala itu terus mengejar Lio. Lio berlari tertatih sambil memegangi kaki sebelah kanan nya yang terkena luka tembakan. Susah payah ia berlari agar tidak tertangkap oleh serigala itu, kaki kanan nya semakin sakit ia sudah tak sanggup berlari, berkali kali ia harus terjatuh dan nyaris serigala itu akan memakan nya. Baju nya di tarik oleh seriga itu hingga robek.
"Sudah cukup !! kita lanjutkan besok. Hahahaha" tawa iblis Atta menggelegar di dalam ruang ekseskusi. Sergio yang berdiri di samping Atta bergedi ngeri, menurutnya Atta sama dengan Bryan jika sedang gila.
Anak buah kedua segera menghampiri serigala tuan nya itu dan membawa nya ke dalam kurungan. Lio bernafas lega, ia menjatuhkan dirinya di atas tanah ruang eksekusi ia menahan sakit di kaki kanan nya. Kaki nya pun bahkan tak di obati dan langsung di tinggal oleh anak buah Bryan. Namun beberapa anak buah Bryan menghampiri nya, menariknya untuk bangun dan membawanya ke ruang tahanan. Ada rasa sesal telah melawan Bryan ternyata apa yang di katakan oleh asistenya benar bahwa Bryan itu gila ia sangat berbahaya bagi orang yang mengganggu nya.
πππ
"Nanti aku pulang larut, kau tak usah menungguku" Ucap Bryan saat sudah menyelesaikan sarapan nya.
"Iya, tak usah kembali juga tak masalah" Ketus Calista yang langsung mendapat tatapan tajam pria itu.
"Kamu" Ujar Bryan seraya menatap tajam istrinya itu.
"Apa ?"
"Terserah kau saja"
Setelah kepergian Bryan Calista langsung membereskan piring bekas makan mereka dan langsung mencuci piringnya. Kalau bi mia tahu ia pasti akan di larang, tapi kebetulan bibi sedang belanja di pasar dan di antar oleh sopir pribadi Calista dan atas ijin Bryan.
__ADS_1
***
"Tuan, apa tuan tak berencana untuk bulan madu bersama Nyonya?" Tanya Sergio saat tuan nya sudah masuk ke dalam mobil.
"Tidak, dia mana mau. Lagian kita belum akur kalau bulan madu yang ada kita malah akan sering bertengkar, kamu tau kan dia itu kekanakan"
"Apa nyonya sampai sekarang masih bersikap menantang tuan ?"
"Iya, kau tau aku mencoba sabar menghadapi nya tapi dia benar benar membuatku selalu kesal"
"Tuan harus bersabar demi menaklukan hati nyonya tuan, dia gadis yang agak berbeda tuan"
"Hmm kau benar, tapi dia bahkan belum memaafkan ku. Aku tau pasti tak mudah untuknya, tapi aku sudah berjanji akan berubah untuknya"
"Hmm" tak terasa mereka sudah sampai di perusahaan, Satpam langsung membukakan pintu untuk Bryan.
.
.
.
Hari ini adalah hari kedua penyiksaan untuk Lio, hari ini ia akan di biarkan di bagian atas gedung yang terbuka dengan tali yang mengikat tubuhnya, tali itu jika terkena sinar matahari yang lama maka akan membuat kulit mengelupas tak lupa mereka juga menyiapkan tepung dan minyak untuk membuat adonan yang sangat berkesan untuk Lio.
__ADS_1
Setengah jam kemudian..
"Akkkkh, perihhh"
"Tolong, tolong lepaskan aku akkkhhhh"
"Kalian semua pengecut!!"
Atta dan kelima anak buah Bryan datang, mereka membawa tepung dan minyak masing masing di tangan nya siap untuk membuat hidangan yang spesial.
Atta menaburkan tepung di semua bagian tubuh Lio terutama di bagian lengan hingga kaki nya, suara teriakan menggema di gedung itu di tambah anak buah Bryan lainya menuangkan minyak di atas tepung itu, suara teriakan Lio seakan adalah hal yang menyenangkan untuk mereka.
"hahahhhahaha" Tawa para anak buah Bryan. Atta hanya tersenyum sinis ketika Lio menatapnya tajam walau sedang kesakitan, ia tetap sombong begitu pikir Atta.
"Akkkkhhhh sakit, ini sakit perihhh bunuh saja aku akkkhhh"
"Stop!! bawa dia ke ruang tahanan" Ujar Atta
"Hai pengecut apa yang kau ingin kan lagi ha. bunuh saja aku bunuh" teriakan Lio hanya di anggap angin oleh Atta, pria itu memilih pergi dan membiarkan anak buahnya yang menyelesaikan. besok adalah hari terakhir untuk penyiksaan sekaligus eksekusi Lio dan ia sendiri yang akan mengurus pria sombong dan tidak tau diri itu.
...****************...
Terimakasih buat dukungan nya semua, author sayang kalian semuaππ
__ADS_1