Mafia Kejam Dan Gadis Pembangkang

Mafia Kejam Dan Gadis Pembangkang
Bab 27


__ADS_3

🌸🌸🌸


Sesuai perintah bos nya, kini anak buah Bryan sudah mengirimkan tubuh Niko beserta kepalanya yang terpisah ke kediaman Niko dan itu jelas membuat keluarga mereka terkejut dan marah. Pikirnya siapa yang melakukan semua ini. terutama sang anak yang bernama lio ia sangat marah lantaran ayahnya di perlakukan dengan cara yang miris. Ia pun memerintahkan orang kepercayaanya untuk menyelidiki meninggalnya sang ayah.


"Dion aku mau kamu mencari tahu apa yang terjadi dengan ayahku dan siapa yang membunuhnya dengan cara keji seperti itu" geram Lio dengat sorot mata penuh kemarahan.


"iya tuan, saya akan segera mencari tahu ini semua. Kalau begitu saya permisi dulu tuan" ucap sang asisten lio dengan menunduk hormat pada bosnya itu.


"Siapa pun kamu akan ku habisi seperti yang kau lakukan pada ayahku" gumam lio dengan masih kemarahan yang ada pada dirinya.


*****


Seminggu berlalu, ayah Calista sudah sembuh dan juga sudah kembali ke rumah. Sesuai janjinya dengan Bryan bahwa ia harus kembali jika tidak ingin terjadi hal yang tak di inginkanya.


"Rasanya malas sekali jika harus kembali ke rumahnya, tapi kalau dia macam-macam nanti bagaimana" gumam Calista.


Sesaat kemudian ia keluar dari kamar, ia bermaksud akan menemui ayah dan ibunya untuk berpamitan karena sore ini Bryan akan menjemput ia di resto tempatnya bekerja dulu.


"Ibu ayah lista ingin bicara" ucap Calista dengan nada keraguan dalam dirinya.

__ADS_1


"bicara apa nak, bicaralah ayah dan ibu akan mendengarkanya" jawab Siska dengan menatap lembut putri semata wayangnya itu.


"emm begini yah ibu, lista harus kembali bekerja. Lista menjadi baby sister untuk keponakan pria yang waktu itu lista dateng pertama kali di rumah sakit. Apa ibu ingat ?"


"oh pria itu, yang namanya Bryan itu kan nak ?"


"iya bu benar pria itu. Lista sudah izin seminggu ini bu yah. Jadi lista harus kembali. Tapi lista janji akan sering sering menghubungi ayah dan ibu. Bagaimana ?"


"memangnya kamu sudah tidak bekerja di resto lagi nak ?" tanya Bima


Calista menggeleng


"sudah tidak yah, semenjak kecelakan waktu itu. Keluarga pria itu menyukai sikap lista sehingga ia ingin lista menjadi baby sitter untuk keponakan kecilnya itu. Bagaimana yah bu ?" tanya Calista sekali lagi sambil menggigit bibir bawahnya ia takut jika ayah dan ibunya tidak setuju. Padahal sebenarnya ia juga tak ingin tapi mau bagaimana lagi. Pasti pria itu tidak akan melepaskan dirinya begitu saja.


"Beneran tidak apa apa yah" ucapnya sambil melihat ke arah ayah dan ibunya secara bergantian. Yang di lihat pun mengangguk sambil tersenyum.


"ya sudah kalau gitu lista akan istirahat sebentar lalu bersiap. Karena nanti sore lista akan di jemput di resto bu sekalian berpamitan pada Arini"


"ya sudah sana istirahat, biar nggak kecapekan nantinya"

__ADS_1


"iya bu yah"


Menit berjalan beberapa jam pun telah berlalu kini Calista bersiap untuk pergi ia tidak membawa pakaian karena di sana Bryan telah menyiapkan pakaian untuk nya.


Lalu ia menuju halte bus untuk sampe ke resto, karena tak mungkin ia memakai motornya jika nanti ia di jemput. Karena tak ingin merepotkan Arini nantinya ketika harus mengantar motornya kembali ke rumah.


.....


Akhirnya ia sudah sampai di resto ia pun langsung memeluk Arini dan mengobrol sedikit. tak berselang lama dari itu Bryan datang.


"Ayo" ucapnya pada Calista saat sudah sampai di depan gadis itu.


"Iya, Arini aku pamit ya aku pergi dulu. Daah"


"Daah, juga lista Hati hati ya" seru Arini


.


.

__ADS_1


Bersambung..


Silakan buat like, komen dan Votenya ya Readerss😘


__ADS_2