Married Life

Married Life
Bab 13


__ADS_3

Aku membuka mataku perlahan melihat sekeliling . Selimutku sudah naik sampai menutupi leherku. aku menggeliat ke samping dan kulihat galang masih tertidur pulas bertelanjang dada. Aku sontak kaget dan membuka selimutku yang untungnya masih sama seperti pakaian ku tadi malam. berarti galang tidak melakukan hal hal aneh tadi malam. Aku menutupi tubuh galang dengan selimut. Dan kulihat galang menariknya sampai menutupi telinganya. kubelai halus kening suamiku. Aku berjalan menuju kamar mandi dan segera mandi. setelah 30 menit berada dikamar mandi aku keluar dan galang masih tetap terlelap dalam tidurnya. aku mendekati galang yang masih tidur. kuberanikan untuk memcium bibir galang. tetapi tiba tiba ketika wajahku sudah dekat dengan wajah galang. "hmm aku masih capek" gerutu galang sedikit matanya mengerjab mengrtahui wajahku yang sudah dekat sekali dengan wajahnya. kemudian kuurungkan niatku itu. aku mendekati lemari dan memilih dress untuk kukenakan ke kampus siang ini . aku benar benar jarang bahkan hanya sekali ke kampus menggunakan dress. karena aku lebih suka menggunakan celana jeans dan Kemeja atau kaus yang kuberi outer. tapi entahlah moodku sedang ingin menggunakan dress cantik berwarna putih ini . aku meraih jaket crop denim di dalam lemari dan kupakai. sekarang setelah menikah aku jadi senang berdandan lebih feminim saja supaya galang tidak bosan dengan dandananku yang itu itu saja.


Selesai berdandan aku mengikat rambutku dan menggunakan bandana perwarna putih. kuraih tas jinjing di sebelah lemari dandanku. kupakai flatshoes berwarna hitam ku . kemudian mendekati galang. "Galang aku akan berangkat kuliah" ucapku sambil menggoyangkan lengan galang. "hmm" galang hanya berdehem saja.aku merasa kesal kemudian kutinggalkan galang sendirian.


"Padahal minggu depan dia udah ke mellbourne. sekarang aku malah dicuekin" gumamku kesal sambil berjalan menyusuri appartemen sembari mananti taksi menyusulku.


tak lama taksi datang menjemputku di pinggir jalan besar di depan appartement. setelah masuk aku langsung menelfon sylvia berkali kali tapi hasilnya nihil. ia tak menjawab telfonku sama sekali. Setelah sampai kampus wajahku seperti di tekuk kesal oleh galang dan sylvia yang sampai sekarang tidak ada kabar. aku berjalan ke kelas menanyakan keberadaan sylvia pada Anggrit temanku satu kelas. tapi ia juga tidak tau. Sebenarnya kemana dia. tanyaku dalam hati.


Jam sudah menunjukkan pukul 3 sore aku keluar kampus dan saat berjalan ke arah gerbang kulihat galang sedang menunggu di depan pintu mobilnya mengenakan pakaian andalan kemeja lengan panjang dan celana jeans pendek. aku menghiraukannya dan langsung masuk kedalam mobil. Galang menatapku terus terusan tapi aku hanya diam saja mengalihkan pandanganku.


"Sayang kamu jangan marah dong .." ucapnya sambil memegang daguku yang diarahkan padanya. tapi aku bisa menahannya sehingga pandanganku tidak berubah. galang mendekatkan wajahnya ke arahku dan Mencium pipiku, daguku, bibirku , dan keningku secara bergantian. aku hanya diam dan sewot saja. Galang sebenarnya tau bahwa aku akan tersenyum ketika galang menciumku tapi tidak hari ini.


Aku terus saja diam di dalam mobil. tapi galang masih saja melirik ke arahku dan sesekali tangannya memegang lenganku yang bersedekap. "Yaudah kalo marah aku balik ke mellbourne aja" ucapnya tiba tiba membuatku langsung menatapnya tajam.


"kamu juga sih tadi pagi udah aku bangunin gak bangun bangun sampai aku kuliah harus naik taksi" gumamku kesal yang kemudian dibalas dengan cubitan gemas galang dipipi kananku. Amarahku yang semula memuncak menjadi luluh seketika. akhirnya kami kembali tertawa sepanjang perjalanan karena membahas tentang pernikahan kemarin. "aku sedih beib" gumamku kesal sambil kujatuhkan kepalaku dipundak suamiku. "kenapa sayang?" tanyanya lembut. "Sahabatku slvya tidak datang kemarin"jawabku sembari mengelus lengan galang. galang hanya diam berdehem saja.


Saat kami sampai appartement kami berdua kaget melihat sebuket . bukan sebuket tapi sepot besar bunga Matahari yang cantik di depan pintu appartement kami. aku langsung menghampirinya . dan kulihat siapa pengirimnya. "Sylvia?" aku terkejut dengan nama yang tertanda di dalam surat kecil yang terselip di pot bunga itu yang bertuliskan.


"Aku turut bahagia untukmu"


Sylvia Herb.


Aku hanya terdiam saja. kemudian galang mendekatiku. "Dari siapa beib?" tanyanya sambil merangkul pundakku. ""Sylvia" jawabku datar. kulihat ekspresi galang yang terlihat datar juga. (darimana dia tau appartementku?) batinku.


aku langsung membawa bunga itu masuk dan meraih ponselku dalam tas jinjingku ku hubungi sylvia lagi dan lagi tapi tetap saja. hasilnya sama seperti tadi. aku merasa ada yang aneh tapi apa.

__ADS_1


aku beranjak ke kamar mandi mencuci muka dan mengganti bajuku dengan tank top berwarna putih dengan motif pelangi ditengahnya. kuraih boni boneka kesanganku kubawa kedepan ruang keluarga.Entahlah pikiranku sedikit terganggu. tiba tiba galang datang dari luar ia membawa seplastik besar makanan. setelah tadi galang membantu meletakkab bunga dari sylvia ia langsung pergi ke supermarket .


Aku menyalakan TV sedangkan galang sedang memasak pasta. aku tidak suka pasta jadi aku tidak tau cara memasak pasta kesukaan galang. aku memang bodoh dalam memasak tapi aku akan mencoba nantinya. aku menenangkan pikiranku di depan televisi kurebahkan badanku kupeluk boni dan aku tertidur.


Aku terbangun dan terkejut bahwa aku sudah berada di dalam kamar. "Beibb??" panggilku pada suamiku. tapi galang tidak juga datang. Aku kesal lalu beranjak keluar kamar. kulihat galang ternyata tertidur di depan TV. Aku mendekati suamiku dan mengelus pipinya . langsung ditariknya diriku kedalam dekapan suamiku. aku kaget langsung kutepuk paha suamiku . "ini udah jam 5 galang ayo banguun udah soree" kataku pada galang sedikit kencang tapi galang malah mempererat dekapannya. aku melepaskan tangan galang dan beranjak ke kamar mandi . selesainya mandi aku melihat galang yang ternyata juga selesai mandi ia masih mengenakan handuk di pinggangnya dan menggosok gosokan rambutnya yang basah. aku mengambil bajuku dan langsung penrgi ke kamar mandi lagi. Galang yang melihatku terbirit birit hanya menatap dengan heran. aku mengenakan tank top dan celana short pendek kemudian ku cepol rambutku. ku ambil kacamata di dalam tasku dan ku raih laptop didalamnya.


galang hanya memperhatikanku sesekali.


aku memperhatikan galang yang asyik dengan ponselnya lalu ia letakkan dan menyalakan televisi yang ada dikamar kami.


"kamu masih ngerjain tugas beib?" tanyanya padaku. aku hanya menjawabnya dengan berdehem saja.


"kamu gak bosen?" tanyanya lagi. "hm sedikit" jawabku singkat. ku letakkan laptopku dan melepaskan kacamataku. "Apa aku bertanya saja pada galang ya?" gumamku dalam hati. sebenarnya aku ingin sekali bertanya pada galang apa dia tidak menginginkan honeymoon atau apa gitu ? aku benar benar sedih dan bingung.


Aku menghadap ke arah galang . kucium kilas bibir galang. galang tiba tiba membuka matanya tetapi malah "Tidur sayaang" ucapnya sambil memgelus punggungku


"Aku belum ngantuk" jawabku singkat kemudian aku tidur membelakangi galang.


"Sini sini aku peluk lagi" ucapnya sambil mengeratkan pelukannya.


"Galang.." Ucapku pelan. "hmm" jawabnya dengan suara serak khas orang yang mengantuk berat. "Aku ingin.." kata ku menggantung. tapi setelah aku menghadap kebelakang kulihat galang yang sudah benar-benar terlelap dibuai mimpi.


aku berdecak kesal. Kemudian segera tidur.


Paginya galang bangun lebih dulu. Aku meraba perutku yang terasa sakit. Aku langsung berlari ke kamar mandi . Dan ternyata aku sedang datang bulan. "heuw" gerutuku kesal dengan apa yang ada. aku keluar kamar mandi dan merogoh lemariku mencari pembalut yang ada. hari ini aku libur jadi aku tidak ingin mandi lebih pagi.

__ADS_1


Setelah keluar dari kamar mandi aku membersihkan kamarku dan keluar. Galang sudah tidak ada di Appartement kenapa perginya dia sepagi ini. Saat kulihat jam betapa kagetnya aku bahwa jam sudah menunjukkan puku 9 siang. "Astagaa kenapa bisa tidur selama itu" gumamku sambil berjalan menyusuri dapur. Aku meneguk segelas air putih . dan Ceklek pintu terbuka galang terlihat ngos ngosan.


.


.


.


.


.


.


.


.


Teman teman Maaf dengan kata kata yang kurang pas menurut kalian . tetapi saya sangat berharap kalian suka tulisan saya. Kritik dan saran sangat saya harapkan.


Oiya ngomong ngomong saya memiliki visual wajah Lestari kira kira kurang lebih seperti perempuan ini hehe ~ maaf jika tidak sesuai ekpektasi kalian :(



__ADS_1


__ADS_2