
-Mas Bima-
Aku mengenal mas bima ketika SMA kelas 1. Mas Bima adalah kakak kelasku. Dia berada di kelas 3 SMA saat pertama kali kami saling kenal. dan mas bima adalah cinta keduaku hehe. karena cinta pertamaku jatuh pada lelaki yang menolongku saat aku terjatuh di saat sekolah Dasar, itu adalah cinta pertamaku dengan laki laki haha. Pertama kali mengenal Mas Bima adalah ketika aku hendak pergi ke kantin bersama Marni . tapi tiba tiba entah mengapa saat itu aku sakit dan pingsan di tengah jalan hendak ke kantin.
Marni berteriak meminta tolong dan saat itu Mas bima sedang berada di depan kelas lalu membantu marni. Ia bahkan menggendongku ke UKS. sejak saat itu mas Bima ku anggap sebagai pahlawanku. dan aku mulai jatuh hati pada mas Bima. Ia tampan Tinggi kulitnya sawo matang tidak terlalu gelap dan mas bima manis.
Setelah kejadian itu aku selalu jadi bahan olok-olok dikelas . mereka mengataiku tuan putri yang sedang mencari pangerannya.
Saat pulang sekolah aku berjalan sedangkan mas bima hendak naik motor bersama temannya tapi ia urungkan dan memilih menemaniku berjalan bersama marni. bahkan ia meminta nomor telfonku. dan sejak saat itulah cinta kami bersemi hingga saat ini.
__ADS_1
-Throwback off-
Kupeluk boni, boneka coklatku "Aku kangen kamu mas" Gumamku dalam hati.
Hari hari berlalu. tapi om Richard belum juga pulang. Rumah besar ini terasa sunyi.
Aku membuka mataku dan kulihat langit sudah sangat terang. aku mengucek mataku berulang. Dan keluar dari kamar. Kulihat galang terkejut melihatku. "Astagaa lupa aku masih pakai tank top dan short pendek" gumamku dalam hati lalu aku masuk lagi kedalam kamar. aku merutuki kepalaku." bodoh bodoh.. kenapa bisa lupa sih keluar kamar kayak gini"
Galang tersenyum . entah mengapa ia tersenyum kala melihat tari kaget dengan ekspresi galang tadi. Galang hanya menggeleng saja sambil tersenyum dan berjalan menuruni tangga. " Kamu kenapa senyum senyum gak jelas gitu" tanya andrian yang sedang sarapan di meja makan.
Setelah kejadian Galang yang sering membentak lestari. Galang sudah tidak pernah lagi mebentak lestari.. Galang juga jarang berada dirumah karena berkumpul dengan teman-temannya.
tiba tiba Hanna datang pagi itu membawa keranjang berisi sandwich yang banyak. ia langsung menghampiri andrian dan meletakkan keranjang berisi sandwich diatas meja makan dan langsung duduk di samping andrian sambil memandang andrian. " Ini sandwich buat adik adikku " kata Hanna sambil melirik ke arah galang yang tampak datar.
__ADS_1
"Kenapa kesini sih kan mau aku jemput" tanya andrian sambil membelai wajah hanna.
"Aku ingin shoping . tari kemana sayang?"Hanna menepis halus tangan andrian dan bergegas menaiki anak tangga beranjak ke kamar lestari.
Andrian suka dengan kedekatam Hanna dan tari itu membuat tari jauh lebih terbuka dari sebelum-sebelumnya. bahkan Andrian juga mengetahui sifat tari yang sebenarnya sangat lucu. Tari memang gadis desa tetapi ia sangat pandai bergaul dengan teman-temannya di Jakarta
Tari membuka pintu kamar dan terkejut dengan kehadiran hanna. "Kak hanaa" sambut tari sambil memeluk hana. "hei kamu mau kemana dandan cantik gini? mau kencan buta? " tanya kak hana sambil merangkul lenganku.
"Hahaha apasih kak hana. berlebihan deh"
jawabku sambil mengeratkan rangkulan kak hana. kemudia kami berlalu dan pergi bersama.
Aku disini sudah hampir 6 bulan, tak terasa cepat sekali. Setiap Hari telfon Ibu, Marni adalah hal yang rutin. Kuliah pulang sore naik bus bahkan tak jarang aku diantar jemput oleh kak hana dan kak andrian.
__ADS_1
Tapi Aku benar benar sedih. Karena Sudah 5 bulan aku tidak mendapat kabar dari Mas Bima, Kekasihku.