Married Life

Married Life
Bab 5


__ADS_3

Aku melangkah ke kamarku. Aku ingin menenangkan diriku yang dilanda ketakutan setelah dibentak bentak tadi. Aku duduk di tepi ranjangku dan mataku mulai panas hendak menangis. Kuraih ponselku langsung ku hubungi ibuku. tapi tak diangkat padahal sudah 5 kali ku telfon. apa ibu sudah tidur. padahal ini kan masih jam 8 malam.


Selama Om richard ke New York Rumah ini sangat sunyi. Biasanya ia mengajak ku untuk mengobrol bersama kak andrian dan tertawa sambil minum teh di depan ruang keluarga. Sudah seminggu om Richard pergi. biasanya kak Andrian mengajak pacarnya kesini untuk makan malam bahkan pacarnya sering mengajakku untuk berbelanja.


Pacar kak Andrian sangat baik kepadaku. Ia bahkan sering mengajakku untuk perawatan tubuh di Salon dan berbelanja dengan uangnya. Pacar kak andrian bernama kak Hanna . kak Hanna sangat cantik bak model hollywood yang di tv tv itu.

__ADS_1


Aku beranjak dari tempat tidur menuju ke dapur ke kamar Lala . Lala adalah pembantu dirumah ini yang masih terbilang muda. Aku mengetuk kamar lala dan langsung dibukanya . "Ada apa non? " tanya lala sambil membenahi rambutnya yang lepas dari ikatannya. "kok non lagi sih. aku gak suka dipanggil nan non gitu . nama ku tari tari, lalaaaa" gumamku kepada lala yang duduk di kasurnya yang lumayan besar. "Aku bosan la. pengen pulaang" aku merebahkan tubuhku di kasur lala melentangkan kedua tanganku.


"kan kamu disini kuliah tari. jangan pulang pulang. nanti kamu ndak fokus kuliahnya malah keganggu" Jawabnya sambil membuat kepangan pada rambutnya.


aku hanya terdiam. karena merasa masih bosan aku berjalan keluar dari kamar lala dan menuju ke dapur untuk mencari sesuatu di dapur yang bisa ku makan. tiba tiba.

__ADS_1


teriakku. sehingga membuat lala terbangun dan berjalan kearahku karena kamar lala tidak jauh dari dapur.


"Damn. " Lelaki itu langsung berlalu meninggalkan aku dan lala yang memunguti pecahan gelas itu. "eh non telunjukmu berdarah Aduh gimana to nooon. kamu diem dulu tak ambilin kotak p3k" Lala berlalu cepat dan kembali dengan kotak berwarna putih di tangannya.


"La. sebenarnya dia siapa sih. jahat banget sama aku. aku jadi takut.." gumamku pada lala. "itu tuan Galang. dia emang gitu sifatnya keras dan galak " lala menjawab sambil mengoles betadine ke telunjukku yang berdarah. aku hanya diam mendengar omongan lala mengenai sifat Galang anak bungsu om richard yang galak, angkuh, dan dingin.

__ADS_1


Dia sangat berbeda dari kak Andrian, ya kak Andrian memang dingin tetapi lembut didalamnya. sampai membuatku terpesona . aku menggeleng gelengkan kepalaku dan berdiri . lala pamit ke kamarnya dan aku beranjak ke kamarku.


Ku kunci kamarku dan segera kurebahkan tubuhku yang penat ini .


__ADS_2