Married Life

Married Life
2.13. Revenge


__ADS_3

...Enjoy and Happy Reading...


Ret’s Bar


01.45


Matt mengacak rambutnya frustrasi, lagi dan lagi ia harus kecewa oleh Jessica. Apa gadis itu dengan sengaja membuatnya seperti ini? Membuatnya begitu menderita. Terlebih ia melihat bagaimana wajah Lyn yang begitu bahagia mengucapkan terimakasih kepada Mike. Itu semakin membuat hatinya hancur, gadis kecil yang dicintainya itu. Ia sangat tidak suka jika Lyn bertemu dengan Mike, seolah Mike akan merebut Lyn darinya.


Kembali, Matt meneguk minuman beralkohol itu. Salah satu keburukannya adalah, setiap ia memiliki masalah alkohol adalah pelampiasan satu-satunya, dan ia tidak pernah bisa menahannya. Ia hanya ingin melupakan masalahnya sejenak, tidak mau berlarut dalam masalah. Walaupun ia tahu alkohol bukan hal yang benar, tapi ia tidak peduli.


“Kau yang telah berselingkuh dibelakangku, kau wanita pelacur!”


Matt memicingkan matanya ketika mendengar teriakan seseorang. Beberapa meter dari mejanya terlihat seorang pria dengan badan kekar sedang memaki seorang wanita dengan rambut blonde yang hanya bisa menunduk dalam. Diam-diam Matt tersenyum tipis, masalah yang sama sepertinya ternyata.


“Kau pelacur! Kau adalah wanita jalang!”


Beberapa pengunjung mulai berbisik, sedangkan Matt tidak peduli. Masalahnya saja sudah cukup rumit, bukan waktunya untuk mengurusi masalah orang lain. Tapi tatapan Matt beralih pada bartender dan pegawai Bar lainnya yang hanya bisa melongo menatap kejadian itu. Bodoh, benar-benar bodoh. Jika ia yang memiliki pegawai seperti, ia pasti akan langsung memecatnya.


Plak!


Satu tamparan keras yang dilayangkan pria berbadan kekar itu dapat menjatuhkan wanita rapuh itu. Semua orang terkejut namun tidak bisa melakukan apapun, semua orang kebanyakan sudah teler karena sudah menjelang pagi.


Prang!


Kali ini pria kekar itu yang tersungkur jatuh kedepan dengan darah yang mengalir dari kepalanya. Sedangkan Matt sudah berdiri dibelakang pria itu dengan satu botol yang sudah pecah karena ia memukulnya tepat diatas kepala pria itu. Matt tersenyum puas dan menendang bokong pria itu membuatnya tertidur telungkup.


“Gadis itu memang bodoh telah berselingkuh, tapi kau bajingan karena menyakitinya.”

__ADS_1


Matt berucap kasar. Kali ini Matt memandang pegawai yang terlihat menelpon, entah ambulans atau sedang menelpon polisi untuk menangkapnya. Intinya ia tidak peduli. Saat Matt ingin melangkah keluar bar karena moodnya yang hancur, seorang pegawai tiba-tiba menahan lengannya.


“Maaf Tuan, saya rasa anda harus menunggu. Anda bisa diproses, atau setidaknya menjadi saksi.”


“Yak bodoh! Aku tidak punya waktu untuk hal seperti ini! Ini semua salahmu karena kau terlalu bodoh dan hanya melongo melihat kejadian ini di tempat kerjamu!” Matt merenggut kesal dan menepis tangannya yang sedang ditahan.


“Tapi Tuan, anda-“


“Cukup Sam, lepaskan dia! Dia kekasihku, cukup urus saja pria bajingan yang sudah tersungkur itu.”


Seorang wanita dengan gaun hitam mewahnya menghampiri pria bartender itu dan juga Matt, pegawai pria itu tampak terkejut ketika atasannya itu menegurnya. Wanita cantik itu tersenyum dan menggandeng tangan Matt erat.


“Ba..Baik, Nona Mary.”


...****************...


Bailey’s Villa


Corrine tersenyum senang melihat Matt yang masih setengah sadar diruang televisi. Sedangkan ia kembali menambahkan kaldu di bubur yang dibuatnya. Matt terlihat begitu mabuk, dan ia akan membuatkan bubur dengan teh hijau jepang. Itu bisa langsung menyembuhkan mabuknya. Corrine mematikan kompor listriknya dan berjalan menuju Matt, gadis itu mengelus lembut wajah Matt yang terlihat terlelap. Corrine memandang takjub pria yang dicintainya itu.


“Apa kau memang tidak akan pernah melihatku Matthew?”


Corrine tersentak ketika Matt menepis tangan yang mengelus wajahnya. Matt nampak mengerjapkan matanya dan memposisikan dirinya menduduki sofa empuk itu. Matt memijit kepalanya yang masih terasa amat sakit.


“Kau bisa istirahat disini sampai besok, kurasa kau terlihat begitu menyedihkan hari ini.”


“Tidak, tidak, aku harus menjemput Lyn. Pria bajingan itu akan merebut anakku dan Jessica.”

__ADS_1


Matt berdiri, namun kembali terjatuh diatas sofa. Corrine menghela napas, Jessica begitu hebat bisa membuat seorang Matthew Boltom tampak seperti orang gila. Entah bagaimana caranya, sekarang yang harus ia lakukan adalah menghilangkan cinta Matt untuk Jessica.


“Kenapa kau begitu mencintai Jessica, Matthew? Apa yang membuatnya begitu spesial untukmu?” Corrine berucap pelan, hatinya terasa sakit. Melihat Matthew seperti ini karena seorang wanita.


“Aku juga tidak tahu, aku mencintai Jessica, aku hanya mencintai wanita sederhana itu.” Corrine memandang Matt, pria itu berkata dengan jujur. Ia hanya berkata jujur padanya.


“Aku sudah menerima Lyn dengan sangat baik, tapi kenapa gadis itu masih berhubungan dengan Mike. Si pria bajingan itu! Apa sikapku untuknya masih kurang?"


Corrine tidak cukup mengerti apa yang diucapkan Matt, terlebih ia sedang begitu mabuk. Ia sebenarnya tidak tahu gadis bernama Lyn yang dimaksud Matt. Tapi yang dapat ia tangkap adalah Matt merasa tidak suka jika Jessica berhubungan kembali dengan Mike, kakaknya, Adam Edmond.


Corrine dapat melihat Matt terisak, pria itu mulai menangis. Untuk pertama kalinya Corrine melihat Matt seperti ini. Matt sedang merasa lemah dihidupnya sekarang. Matt yang ia kenal dulu adalah percaya diri dan penuh semangat berbanding terbalik dengan yang dilihatnya sekarang, Matt begitu emosional dan penakut. Takut jika ia mungkin akan kalah dengan Adam, ia takut jika Jessica dan gadis bernama Lyn itu akan berpaling darinya.


“Lyn adalah anak Mike, dan aku sudah menyimpan rahasia itu selama enam tahun hidupku. Dan ini balasannya?”


Corrine tersentak, ia merasa jantungnya berdetak kencang. Jadi Lyn yang dimaksud Matt adalah anaknya dengan Jessica. Corrine memang mengetahui jika Matt sudah memiliki anak dengan Jessica, namun ia benar-benar tidak tahu jika anak itu adalah hasil hubungan terlarang antara Jessica dengan kakaknya.


Corrine tersenyum miring, ternyata kakaknya sudah lebih depan untuk menghancurkan keluarga Boltom ini. Lalu mengapa kemarin ia seolah-olah tidak mau untuk diajak kerja sama dengannya? Dasar pria munafik!


Apa mungkin Adam tidak tahu jika Lyn adalah anak kandungnya dengan Jessica? Ia menjadi bergairah karena rahasia ini. Corrine menatap Matt, Matt sedang mabuk. Waktu yang sempurna.


"Apa kau ingin tidur denganku Matt? Ayolah, pasti aku jauh lebih menarik daripada istrimu bukan?" Corrine membuka satu persatu kancing kemeja Matt dan berbisik tepat ditelinga kanan pria itu.


“Anggap saja ini dendammu dengan Jessica, Sayang.”


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Noted :

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen


Semangat selalu semuaaa~ Luvyaaa❤


__ADS_2