Married Life

Married Life
Bab 8


__ADS_3

"Ibu ingin kamu segera menikah Tar.."


kata kata ibu terngiang dikepalaku.


kenapa ibu tiba tiba menyuruh aku segera menikah. bahkan mas bima saja tidak ada kabar sama sekali.


-Di Bandara-


"Kak kenapa papi pengen aku cepat pulang?" Tanya galang pada andrian yang sedang fokus menyetir. "aku akan menikah lusa." jawab andrian datar. "whaaaaaattt?" galang menatap andrian tajam. "You kidding me?" imbunya. "nggak. gue nggak bercanda " jawab andrian singkat.


" Sama Hana?" tanya galang lagi meyakinkan ketidakpercayaannya. "iya. Siapa lagi." andrian menatap adiknya dengan senyuman. "Apa kau membuat hana hamil diluar nikah?" tanya galang yang membuat andrian tertawa lebar. " Are you crazy. Nooo."


andrian masih tertawa dengan pertanyaan adiknya.


sesampainya di rumah andrian dan galang masuk ke dalam rumah . Di dalam rumah sudah ada Hana, Om Richard, dan juga lestari. Galang menatap lestari tajam. ia melihat ada yang berbeda dari lestari.


Lestari semakin cantik apabila ia menggunakan dress dengan jaket jeans dengan rambut gelombang terurai. Lestari dan galang saling pandang satu sama lain hingga membuat lestari salah tingkah.

__ADS_1


"Om aku dan tari pamit dulu . kita mau balik ya. " kata kak hana sembari berpamitan memeluk om richard dan kak andrian. Aku juga memeluk om richard. Om richard sudah kuanggap seperti ayahku sendiri dan kak andrian juga seperti abangku sendiri.


-Lusa -


Hana tampil cantik dengan gaun panjang berwarna putih . sedangkan Tari mengenakan dress berwarna biru gelap dengan manik yang berkilauan rambutnya yang terurai menambah pesona tersendiri.


Lestari memang sangat cantik. Putih, Tinggi , dengan wajah yang pas dengan standart kecantikan untuknya.


Tari datang sebagai pendamping mempelai wanita dan menemani hana datang ke hotel tempat pernikahannya.


-Setelah acara berjalan cukup lama


 


Dari kejauhan Galang tampak memperhatikan tari yang berbincang bincang dengan temannya. Galang terpesona dengan kecantikan tari yang berbeda dari biasanya. saat galang menatap wajah tari. seseorang menepuk pelan lengan galang membuyarkan pandangannya. "Galang ya?" sapa wanita itu ke arah galang. "aa.. kamu.." galang menebak nama wanita didepannya dengan tangan menunjuk kepalanya seperti sedang berpikir.


 

__ADS_1


"Marsha?" tebak galang yang diangguki oleh wanita di depannya kemudian ia tersenyum ke arah galang. ketika mereka asyik berbicara,


Lestari melihat galang yang terlihat akrab dengan seorang wanita membuatnya terasa ada perasaan yang berbeda.


"apa dia pacarnya galang?" gumam lestari dalam hati . Lestari berjalan ke arah taman disebelahnya ada kolam kecil ia jongkok sambil melempar batu kecil ke kolam dengan wajah seperti ditekuk.


"Ngapain disitu?" suara lelaki membuyarkan lamunan lestari. "Galang?" lestari menoleh dan di dapatinya galang sedang duduk didepan kolam renang yang tak jauh dari kolam ikan dengan gelas ditangannya. " aku hanya rindu ibuku galang" jawab lestari sambil berjalan ke arah galang.


entah bagaimana galang merasa lestari sangat cantik malam itu . ketika galang diam diam mengamati wajah lestari.


"ya tinggal pulang kan" celetuk galang membuat lestari sedih. "kenapa malah sedih?" mata galang mentatap lestari. "ya kamu tau sendiri kan ibuku ga ngebolehin pulang kalau ga libur." galang diam saja . Ia menatap lestari lamat-lamat .


"Lestari?" Galang memanggil lestari lembut.


kemudian lestari menatap galang sendu.


"Kamu mau menikah denganku?" Galang meletakkan gelasnya dan menatap lestari dengan penuh kelembutan.

__ADS_1


__ADS_2