MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB

MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB
episode 12


__ADS_3

keesokan harinya, Seorang laki-laki paru baya nampak sangat cemas dan tak berhenti mondar-mandir di depan pintu menunggu kedatangan sang putra.


"Jaemin.... dimana kamu nak??.Ya tuhan kenapa perasaanku tidak enak? pada terjadi sesuatu pada Jaemin?."Ucapnya sambil memegang dadanya yang terus berdebar.


"Jaemin sebenarnya kemana sayang?. Bukannya tadi sore kau bilang ingin ke swalayan Sebentar,tapi kenapa belum pulang juga sampai sekarang??."Ucapnya lagi semakin gusar.


"Bukankah dia bilang sekarang dia satu universitas dengan Chenle?.Apa mungkin dia disana sekarang??"Ucapnya sekali lagi mencoba berfikir positif.


"Coba aku tanyakan saja Siapa tau Jaemin ada di sana."Laki-laki itu segera menghubungi nomer telpon Chenle notabenenya adalah teman dekat Jaemin.


"Halo?"Ucap laki-laki itu saat tau Seseorang sudah menjawab teleponnya.


"Iya halo??"jawab Chenle dari seberang sana.


"Halo Chenle?,Ini bunda nak.Bunda ingin tanya apa jaemin ada disana sekarang??"Tanyanya.


'Bunda'?kenapa laki itu menyebut dirinya bunda pada Chenle?.Ya karena dia adalah pemilik panti asuhan yang di tingali oleh Chenle, sebelum memutuskan untuk keluar dari sana dan memilih untuk hidup sendiri.


Laki-laki itu bukanlah pemilik asli panti tersebut, Karna panti asuhan itu sebelumnya adalah milik orang tua jaemin.Dan tua Jaemin lah yang menolongnya 18 tahun yang lalu.Dan menjadi orang tua angkat Serta terpaksa harus mengambil alih kepemilikan panti setelah kematian orang tua Jaemin.


"Jaemin hyung?. Tidak bunda, hyung tidak ada disni."Jawab Chenle.


"Kalau tidak disana,lalu dimana lagi kamu nak??"Laki-laki itu semakin cemas dan bingung, pasalnya ia tau betul bahwa putranya itu jarang sekali memiliki teman.


"Ada apa bunda? kenapa bunda terdengar sangat cemas?. Memangnya kenapa dengan hyung, Bun??."Tanya Chenle yang ikut cemas.


"Hyung mu belum pulang dari semalam nak, sekarang bunda sangat bingung dia ada dimana.Bunda tau betul dia tidak punya teman selain kamu,jadi bunda menelpon mu."Terang laki-laki itu.


"Apa??!.Bunda tenang ya...Lele akan bantu mencari hyung, bunda jangan khawatir, ingat kesehatan bunda "Ucap Chenle mencoba menenangkan.


"Yasudah, Chenle tutup dulu ya, Bun.. lele cari hyung sekarang!"


"Ya sayang terimaksih sudah mau membantu bunda, bunda akan mencarinya di sekitar sini."


"Sama-sama,Bun.. lele tutup. Bye!"

__ADS_1


"Iya ,bye!"


Panggilan berakhir, laki-laki mendudukkan dirinya di kursi sambil menghela nafas panjang dan bergegas pergi untuk mencari keberadaan putranya.Sedangkan Chenle saat ini sudah berputar-putar mencari Jaemin kesegala tempat yang mungkin di kunjungi olehnya, namun hasilnya nihil.


"Hyung kau kemana sih??.aku sudah mencari ke semua tempat tapi tidak ketemu juga!. Sebenarnya kau ada dimana?."Chenle mendudukkan dirinya di kursi taman yang sering di kunjungi oleh Jaemin.Jujur ia sudah sangat lelah, kakinya keram karena terlalu lama berjalan.


"Chenle?"Tiba-tiba Seseorang memanggil namanya, membuat Chenle menoleh ke asal suara.


"Haechan?!"Ucapnya setelah melihat siapa yang memanggilnya.


"Iya, sedang apa kau disini??kau terlihat sangat lelah."Tanya Haechan yang langsung duduk di samping Chenle.


"Aku sedang mencari Jaemin hyung"ucap Chenle menghela nafas.


"Jaemin??. Mahasiswa baru yang kemarin??"Tanya Haechan memastikan.


"Iya, aku mencarinya karna bunda bilang dia tidak pulang dari semalam"Jawab Chenle.


"Tenang, jangan terlalu cemas... Siapa tau dia menginap di rumah temannya".


"Aku tau kau khawatir, tapi dia seorang laki-laki pasti dia bisa jaga diri."Ucap Haechan mencoba menghibur Chenle, tapi raut wajahnya malah semakin khawatir setelah mendengar ucapan Haechan.


"Justru itu yang membuat ku khawatir, dia seorang Beta, dan juga Mpreg seperti omega!."Tegas Chenle.


"Apa??. Bukannya tadi malam purnama penuh, apa jangan-jangan...."Haechan menggantung ucapanya.


"Jangan menakuti ku bodoh!!. Ucapan mu tadi membuat ku semakin pusing!!"Ketus Chenle memijat pelipisnya.


"Ya maaf..aku hanya memberitahu."


"Haiss, bodo! sekarang kau ikut aku!"Chenle langsung menarik tangan Haechan dan membawanya pergi.


"Hey, lepas!kau mau bawa aku kemana??"Tanya Haechan yang masih di seret oleh Chenle.


"Aku pinjam mobil mu, kita cari hyung ku sama-sama!!"Jawab Chenle.

__ADS_1


"Oke oke,tapi lepas dulu tangan ku sakit."Ucap Haechan memelas.


"Ck, sudah ayo!!"Ketus Chenle sambil melepaskan tangan Haechan


"Baiklah, ayo!"Haechan dan Chenle masuk ke dalam mobil, Haechan menyalakan mobil,dan segera melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu.


Disisi lain, seorang pemuda melangkah gontai memasuki rumahnya dengan wajah sembab dan penampilannya yang berantakan.


"Appa..."Ucap pemuda itu yang tak lain adalah Jaemin.


"Ya ampun Jaemin, kamu kenapa sayang??"Sang Appa berlari menghampiri Jaemin dengan wajah cemasnya apa lagi melihat kondisi putranya yang tidak bisa di katakan baik-baik saja.


"Hiks! Appa...."Jaemin memeluk Appa dengan suara bergetar sambil menangis.


"Jaemin, ada apa nak? kenapa kau sampai seperti ini,apa yang terjadi padamu??"Tanya appa sekali lagi,namun bukannya menjawab ,ia malah semakin menangis .


"Jaemin jawab apa!apa yang terjadi??"Kini ia ikut menagis melihat kondisi putranya.


"Hiks, kookie appa...Nana kotor hiks,hiks..."Jaemin terus menagis sambil terduduk dan mengusap tubuhnya kasar, seakan membersihkan sesuatu.


Kookie appa, itulah nama panggilan sang Appa yang tak lain adalah jeon Jungkook yang terpaksa harus meninggalkan keluarga 18 tahun yang lalu.Dan sekarang ia adalah satu-satunya keluarga yang Jaemin miliki.


"Apa maksudmu nak??!"Tanya Jungkook bingung.


"Nana kotor Appa, Nana sudah... Hiks! hiks!hiks!"Jaemin semakin terisak mengingat apa yang terjadi antara dirinya dan Jeno.


Ya, semalam Jeno telah menandai dan melakukan Mating dengannya secara paksa.Dan pagi harinya Jaemin dengan tenaga yang masih tersisa, ia bergegas pergi meninggalkan tempat dimana hal itu terjadi, sebelum jeno terbangun dari tidurnya.


"Feromon?? Citrus bargamount?!!!. Feromon alpha!Nana, apa kau??"Jungkook membulatkan matanya saat indra penciuman menemukan aroma feromon seorang Alpha dari tubuh Jaemin saat memeluknya.


"Hiks appa, maaf Nana tidak bisa menjaga diri sendiri, Appa...Nana kotor!"Jungkook ingin sekali bertanya pada Jaemin, siapa yang sudah melakukan hal itu padanya,.Tapi melihat kondisinya sekarang, membuat ia tak tega dan mengurungkan niatnya.


"Sttt... sudah, tenang dulu nee. Sekarang kamu istirahat dulu, sudah jangan menangis, appa mengerti, dan apa tidak marah padamu.ini bukan salahmu, ini adalah takdir."Ucap Jungkook yang memeluk dan mengusap punggung Jaemin dengan lembut, hingga ia sedikit tenang.


"Appa..."Jaemin melepas pelukannya.

__ADS_1


"Sttt... jangan katakan apapun lagi, sekarang Nana mandi dan istirahat.Kita akan bicarakan nanti, sini Appa bantu!."Jungkook tersenyum lembut dan membantu Jaemin menuju ke kamarnya, Jaemin hanya Pasrah, karena memang ia merasa tubuhnya lemas dan merasa sakit di sekujur tubuhnya.


__ADS_2