![MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB](https://asset.asean.biz.id/mate----renhyuck-x-taekook--bxb.webp)
"Sial!kenapa hal itu tidak terpikirkan olehku!!". Gumam Taehyung meruntuki diri sendiri dalam hati.
Taehyung terdiam memikirkan kata-kata Jaemin, detik berikutnya ia menggunakan kekuatannya untuk berteleportasi entah kemana.
"Hiks,hiks ... "tubuh Jaemin merosot dan terduduk sambil menangis ."Aku tidak berharap kalian semua percaya padaku,tapi aku mohon selamatkan mereka.Selamatkan Appa dan mumma ku"
"Paman;tolong selamatkan Appa,dia saudara kembar mu bukan?jadi kau pasti tau cara untuk menyelamatkannya."Kini Jaemin berpindah dan berlutut di hadapan Jimin.
"Jaemin...,"lirih Jimin sambil menangis karena tidak tau apa yang harus ia lakukan.
"Hyung..."Chenle ikut menangis melihat Jaemin yang begitu terpuruk di depannya.
"Mark hyung, mereka berdua adalah Keluarga mu...aku mohon selamatkan mereka.Aku tidak masalah jika akhirnya Appa pergi dariku, asalkan perginya adalah untuk kembali pada kalian"Jaemin menatap wajah Mark yang ikut menangis.
$Hyung aku m, ... arghhh!! Hiks, sakit!!"Tiba-tiba Jaemin berteiak dan meringis memegangi perutnya.
"Jaemin!!"Semua berteiak dan mendekati Jaemin.
"Hiks sakit.... paman, perut Nana sakit..."
"Hyung! Hiks bertahanlah hyung!. Paman apa yang harus kita lakukan??"Tanya Chenle pada Jimin.
" Ini pasti karena Jaemin terlalu banyak menangis dan banyak pikiran.Dan paman rasa ini juga karna vase aegy yang sedang berkembang di perutnya."Tegas Jimin.
"Lalu apa yang harus kita lakukan paman?.Hiks, aku tidak bisa melihatnya kesakitan seperti ini."Ucap Chenle sambil memeluk tubuh Jaemin yang lemas karna menahan sakit.
"Sakit...hiks, hiks!"
"Apa yang terjadi sebenarnya? Jimin jelaskan apa lagi ini??"Tanya Hoseok bingung.
"Hyung, Jaemin sedang mengandung, dan ini adalah Minggu keempat kehamilannya.Dan dia mengandung bayi Alpha."Jelas Jimin
"Jadi apa masalahnya, jika seorang Beta mengandung bayi Alpha, maka meminum darah alphanya adalah obat pereda rasa sakitnya saat ini."Jawab Baekhyun tentang
__ADS_1
"Masalahnya kita tidak tau siapa dan dimana alpha itu hyung!!."
"Apa??"
"Itulah yang membuatku bingung hyung!". ucap jimin mulai prustasi.
"Aku tau siapa yang harus bertanggung jawab untuk ini!."Celetuk Mark dan membuat semua orang memalingkan wajah padanya.
"Siapa!?"Serentak semua bertanya pada Mark dengan tatapan horor.
"Apa,... te..tenang dulu, itu bukan aku.Jadi berhenti menatap ku seperti itu."Entah kenapa Mark jadi gelagapan mendapatkan tatapan seperti itu.
"Lalu siapa?!"Mereka Serentak mengucapkan kata-kata yang sama lagi membuat Mark merinding saat melihat tatapan tajam mereka.
"Ehh..o.. orang itu adalah dia!!"Ucap Mark lantang di akhir kalimat sambil menunjuk pada seseorang yang baru saja masuk kedalam rumah.Serentak Semua menoleh kearah yang di tunjuk oleh Mark.Sedangkan orang yang di tunjuk hanya diam membeku karena terkejut dan tak tau apa-apa.
"Jeno!!"Seru mereka serentak.
"A..ada apa??"Tanya jeno kebingungan.
Jimin tersadar dan menoleh ke arah Jaemin kemudian berseru."Jeno cepat kemari,tolong Nana!!"
Jeno yang mendengar nama Jaemin pun segera berlari kecil menuju mereka"Astaga Nana! kau kenapa??"Ucap Jeno cemas.
"Berheti bertanya bodoh!kau tidak lihat dia sedang kesakitan?!. Cepat tolong hyung ku!!".Ketus Chenle.
"Hah aku??"Jeno menunjuk dirinya sendiri.
"Tidak usah berlagak bodoh!aku tau kau orang yang sudah menghamili hyungku, jadi sekarang bertanggung jawablah dan tolong dia !.apa kau tidak melihatnya kesakitan seperti itu?!."Omel Chenle yang kehilangan kesabaran.
"Jeno, jika kau memang orang yang sudah melakukannya,maka berikan sedikit darah mu pada Jaemin agar mengurangi rasa sakitnya."Ucap Jimin lembut.Membuat jeno akhirnya mengerti apa yang terjadi.
"Baik paman."Jeno mengangguk dan mendekati Jaemin yang sudah di baringkan di sofa oleh Yoongi dan hoseok.
__ADS_1
"Je..jeno..."Lirih Jaemin saat jeno duduk di sampingnya.
"Na, buka mulut mu..."Pinta jeno lembut,dan yang lain hanya memperhatikan mereka berdua.
"A...ani.."Jaemin menggeleng pelan.
"Aku mohon mengertilah Na, aku tidak masalah jika kau belum menerima ku sebagai Mate.Tapi aku mohon menurutlah sekali saja demi aegy."Bujuk jeno lembut dan tersenyum tipis untuk memberikan Jaemin kepercayaan.
"Arra..."Jaemin mengaguk pelan dan menatap Jeno yang tersenyum mendengar jawabannya.
"Shh..."Jaemin masih meringis memegangi perutnya.
"Tahan sebentar Na, sekarang buka mulut mu"ucap Jeno lembut sambil sedikit menyayat telapak tangannya dan kemudian memposisikan tangannya di depan mulut Jaemin.Jaemin membuka mulutnya sambil memejamkan mata.Sungguh tak pernah terpikirkan olehnya, bahwa seorang Beta sepertinya akan meminum darah seseorang secara langsung.
Beberapa tetes darah pun masuk ke mulut Jaemin yang langsung menelannya dengan mata wajah Jaemin yang semula sangat pucat kini berangsur pulih dan kembali seperti semula.Dalam hati Jaemin begitu terkejut saat merasakan darah Jeno yang masuk ke dalam mulutnya.
"Ke... kenapa rasanya sangat manis? apa aku sudah gila?. Tapi aku sangat menyukainya dan aku menginginkannya lagi."Gumam Jaemin dalam hati.
"Jaemin, gwaenchana??"Tanya Jeno memastikan.Karna Jaemin yang masih terdiam dan memejamkan matanya.
"Huh,A..aku tidak apa-apa."Jawab Jaemin tersadar dari lamunan dan membuka matanya.
"Biar ku bantu!."Ucap Jeno melihat Jaemin yang berusaha untuk duduk dan segera membantunya.Jaemin tersenyum tipis dan dengan senang hati menerima bantuan dari Jeno Sementara semua orang yang disana menatap mereka seakan meminta penjelasan.
"Jadi, ada yang mau menjelaskan? Jaemin,kenapa kau tidak mengatakan sejak awal kalau dia adalah ayah dari anak yang kau kandung?!. Dan kamu Jeno! bagaimana kau menyembunyikan hal sebesar ini?. seharusnya Jika kau sudah memiliki Mate, katakan itu pada kedua orang tua mu dan bertanggung jawablah!.Apa lagi Mate mu seorang Beta apa lagi dia seorang laki-laki, kau harus lebih memperhatikannya Karna itu termasuk kehamilan yang langka dan sangat riskan dan sangat berbahaya bagi bagi Mate kau mengerti!!"
Seru Jimin yang mengomel tanpa jeda.Semua orang terperangah mendengar suara Jimin yang menggelegar dan tanpa jeda.
"Tapi paman, izinkan aku menjelaskan."Cicit Jeno sedikit takut dengan ekspresi wajah Jimin.
"Jelaskan!!"Tegas Jimin bernada dingin, dan yang lain hanya menyimak karena sama-sama takut ekspresi Jimin yang seakan ingin memakan orang.Dengan tatapan serius, Jeno mulai menjelaskan dari A sampai Z apa yang terjadi antara dirinya dan Jaemin.Dan yang lain masih menyimak dengan seksama.
Disisi lain,teryata sedari tadi Taehyung berada di dalam kamar Jungkook.Kali ini terlihat Taehyung yang mencoba mentransfer kekuatannya ke tubuh Haechan dan Jungkook secara bersamaan.
__ADS_1
Terlihat aliran kekuatan itu bersinar terang menghubungkan dua tangan Taehyung dengan tubuh Haechan dan Jungkook yang masih terbaring dan enggan membuka mata mereka.Sambil menagis, Taehyung sama sekali tidak berhenti atau berpindah dari tempatnya berdiri saat ini.Padahal sudah hampir setengah jam ia melakukan hal itu.
Dalam hatinya sangat merasa bersalah karena tidak bisa melindungi keluarganya sendiri.Dan harapannya saat ini adalah ,dua orang di hadapannya itu cepat sadar dan membuka mata mereka.