![MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB](https://asset.asean.biz.id/mate----renhyuck-x-taekook--bxb.webp)
Di Mansion Kim Lee.Dua orang sedang berbincang di taman belakang.
" Kenapa? ku perhatikan dari tadi kau melamun??.
"Ani, aku hanya heran dengan sikap Jeno dan Taehyung pagi ini.Aku merasa ada yang salah dan mereka menyembunyikan sesuatu dariku."
Ya orang itu adalah Namjoon dan Seokjin atau Sora.
"Aku juga merasa begitu, tidak biasanya Jeno acuh padaku, tapi sudahlah.Mungkin dia hanya sedang lelah"Ucap Seokjin menghela nafas.
"Itu tidak bisa di biarkan Jin,aku harus menyelidiki apa yang terjadi sebenarnya?. Sebagai kepala keluarga itu adalah tanggung jawabku."Tegas Namjoon.
"Gwaenchana Joonaa,aku yakin mereka baik-baik saja."
"Menurut tidak Jin, kau lihat sendiri apa yang terjadi saat ini.Tidak biasanya Taehyung bersikap biasa saja saat Mark tidak pulang,apalagi Haechan.Kalau semua baik, tidak mungkin Taehyung yang sangat overprotektif pada Haechan bersikap biasa saja saat dia tidak pulang."
Ucap Namjoon penuh keyakinan,dan mulai curiga dengan gerak-gerik adik iparnya.Dia tidak menyadari bahwa Lee Sora yang ada di sampingnya dalam wujud Seokjin lah yang sengaja membuatnya curiga dengan orang yang salah.Lee Sora bergumam puas dalam hati.
"Bagus sebentar lagi!. Jeon Jungkook, tunggulah kehancuran mu!."Senyum miring terukir tipis di wajah Seokjin dan hampir tak terlihat.
"Tapi yeobo, Taehyung adalah adikku,aku yakin dan percaya padanya.Tidak mungkin dia menyembunyikan sesuatu atau berbohong padaku."
"Jangan terlalu percaya pada orang lain, meskipun itu keluarga mu sendiri."Tegas Namjoon.
"Memang benar bahwa kita tidak boleh terlalu percaya pada orang lain, meskipun itu adalah keluarga.Tapi kali ini kau salah sasaran Namjoon ku sayang, seharusnya kau katakan itu pada dirimu sendiri."Batin Sora yang puas dengan hasil rencananya.
"Kau tenang saja Jin, aku sudah meminta seseorang untuk mengawasi mereka dari jauh, Sebentar lagi kita akan tau apa penyebab mereka berubah."
"Teruslah dalam keyakinan mu Namjoon, karena Sebentar lagi semua rencana ku berhasil.Batas waktu yang mereka miliki hanya sampai akhir purnama ini.Setelah itu semuanya .... selesai seperti yang ku harapkan."
Kita tinggalkan Namjoon dan Sora dalam wujud Seokjin.Sore menjelang, kita lihat bagaimana keadaan di panti asuhan milik Jungkook.
"Yeobo, hiks kau tahu sejak pertama bertemu aku memang gila kan??"Sekarang Baekhyun sedang memeluk suaminya di kamar tamu milik Jungkook.
"Ada apa, kau tidak biasanya seperti ini?. Jangan menangis, apa kau merasa sakit? atau tidak enak badan? atau..."Hoseok menatap cemas sang istri yang tiba-tiba menagis sambil memeluknya.Padahal menangis adalah hal yang paling di hindari oleh Baekhyun, karena dia benci terlihat cengeng.
"Dengarkan aku dulu!Aku tidak apa-apa tidak usah cemas!."Kesak Baekhyun karena Hoseok memotong ucapanya.
__ADS_1
"Kalau tidak apa-apa kenapa kau menagis?." Heran Hoseok.
"Hiks aku menagis karena terlalu bahagia kau mengerti!.Aku tidak tau bagaimana cara mengungkapkan perasaan ini.Jujur saja aku ingin menangis sejak di luar tadi.Tapi kau tau kan pantang orang lain melihat ku menangis."
Penjelasan Baekhyun semakin membuat Hoseok bingung." Maksudnya??.Ah, maksud ku, apa yang membuat mu sagat bahagia sampai seperti ini??"Tanya Hoseok penasaran.
"Hobi-aa, aku sudah memastikannya berulang kali, aku juga meminta seorang ahli yang melakukannya.Hobiaa, aku sangat bahagia karena aku menemukannya, aku menemukannya!!"
Baekhyun tersenyum lebar sambil memeluk erat tubuh Hoseok.
"Jamkkanman! mianhe Baekie, bukannya aku tidak ikut bahagia, hanya saja aku masih bingung apakah maksud mu sebenarnya."Jujur Hoseok dengan wajah bingung sambil melepaskan pelukannya.
"Haiss,baca ini!jika setelah membacanya kau masih tidak mengerti, maka bawa kesini kepala mu biar ku pukul dengan palu sekalian."
Dengan sedikit kesal Baekhyun memberikan sebuah amplop pada Hoseok.Surat dokter??"Hoseok mengernyit bingung.
"Baca saja jangan banyak tanya!!".Ketus Baekhyun yang sedikit kesal.
"Baiklah..."Hoseok segera membuka dan membaca isi surat tersebut.Sedangkan Baekhyun setia menatap sang suami dengan senyum manis di bibirnya.
"I... ini! Baekie, katakan padaku kalau aku tidak sedang bermimpi"Hoseok menutup mulutnya dan menatap tak percaya pada kertas yang ada di tangannya.
"Aaaa..."
Cup, cup, cup, cup!.
"Hoseok menahan diri untuk tidak berteriak dan segera memeluk erat Baekhyun sambil menciumi seluruh wajahnya.
"Hobi hentikan itu geli!!."Baekhyun berusaha melepaskan pelukan sang suami.
"Mianhe sayang, aku terlalu bahagia!!"Hoseok tersenyum lebar dan melepaskan pelukannya.
"Kalau begitu,ayo kita temui dia sekarang!aku sudah tidak sabar untuk memeluknya."Ucapnya lagi antusias.
"Tentu kajja!"Baekhyun tersenyum manis dan menggandeng tangan suaminya keluar dari kamar.
Pasangan itu berjalan menuju ruang tengah, kebetulan semua orang sedang berkumpul di sana.Kecuali Taehyung dan Yoongi, mereka berdua harus kembali ke perusahaan karena suatu hal.
__ADS_1
"Chenleaa...boleh kami memeluk mu??"Baekhyun bertanya dengan senyum yang tidak luntur dari bibirnya.
"Eoh, paman? boleh, silahkan silahkan."Dengan sedikit bingung Chenle menjawab.
"Hiks, aku cengeng!hiks tapi air mata ini jahat dia keluar sendiri tanpa ku suruh!!"Yahh.. Baekhyun kembali menangis membuat semua orang bingung kecuali sang suami.
"Haiss, Jung Baekhyun yang terhormat... aku tau kau benci menangis, tapi menangis karena bahagia itu tidak akan membuatmu terlihat lemah!. Sampai kapanpun kau tetap Baekhyun yang kuat dan tegar dalam hal apapun."
Hoseok melepaskan pelukannya pada Chenle dan membiarkan sang istri puas untuk memeluk Pemuda 17 tahun itu.
"Hyung, apa yang terjadi??"Jimin bingung sendiri melihat kejadian di depannya.
"Hyung, jadi semuanya yang kau katakan..."
Iya kookie, aku menemukannya.Aku sudah hilang padamu insting ku tak akan pernah salah."Baekhyun tersenyum menatap Jungkook.
"Paman, ada apa? appa,apa ada yang kalian sembunyikan??"Tanya Haechan yang bingung sekaligus penasaran.
"Benar kata Echan hyung, apa yang terjadi?"Kini giliran Ji-Sung ikut bersuara.
"Kami berdua juga penasaran, kenapa kalian tiba-tiba datang dan memeluk Chenle seperti itu?ya kan, Jen..."Jaemin berkata dan menatap sekilas pada jeno yang ada di sampingnya.
"Waaah,aku memang orang baru disini, tapi aku juga penasaran, jadi bolehkah aku bertanya juga??". Ucap Beomgyu yang mendapat anggukan dari Baekhyun
"Huwaaaa, kalian semua yang hanya melihat saja merasa bingung, bagaimana dengan ku?.Apa aku juga boleh bertanya juga disini?."
"Tentu saja sayang,dan bunda mu yang akan menjawabnya."Baekhyun tersenyum manis sambil mengusap kepala Chenle.
Deg!
Usapan lembut itu membuat Chenle merasakan hal aneh dalam dirinya.
"Loh kok jadi Kookie sih hyung!?"Ucap Jungkook tak terima.
"Jawab saja Kookie, kami semua sudah kepalang penasaran." Ucap Jimin penuh penekanan Sedangkan Renjun dan Mark melilih diam dan menyimak.
"Huft! baiklah..."Jungkook menghela nafas, sedangkan yang lain menatap ke arah nya menanti jawaban.Lain halnya dengan Baekhyun yang masih setia memeluk Chenle, yang hanya pasrah karena merasa nyaman dengan perlakuannya.
__ADS_1
"Jadi,.... kamu Zhong Chenle, dengan bukti yang sah dan akurat, menyatakan bahwa kau adalah putra kandungnya dari Baekie hyung dan Hobi hyung."Jelas Jungkook serius.
Apa???!