![MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB](https://asset.asean.biz.id/mate----renhyuck-x-taekook--bxb.webp)
Tiga Minggu kemudian, Semua berlalu dengan cepat.Jimin dan Jungkook kini sudah mulai menerima kenyataan masing-masing.Renjun dan Ji-Sung juga dengan senang hati menerima kehadiran Jungkook di keluarga mereka.
Jaemin dan Chenle juga sudah mengetahui Jimin adalah keluarga dari laki-laki yang mereka anggap sebagai Appa dan bunda mereka.Kini mereka ber-empat semakin akrab, karena setelah malam itu, Jimin sering mengajak kedua putranya berkunjung ke panti asuhan, hanya sekedar mengobrol dan bermain dengan anak-anak lain yang ada di sana.
Dan untuk Ji-Sung , tentunya suatu kebetulan yang membahagiakan karena dia bisa dekat dan lebih sering bertemu dengan Chenle, orang yang selama ini ia sukai.Dan Renjun, tentu saja tidak keberatan.Karna walaupun ia orang yang dingin, tapi itu tidak berlaku untuk anak kecil.Karena menang ia sangat menyukai anak kecil.
Dan untuk Haechan, mari kita lihat bagaimana keadaannya saat ini."Sebenarnya kemana sih perginya Mark hyung??"Kesalnya sambil berdiri di balkon kamarnya.Saat ini benar-benar merasa kesal pada sang kakak.Pasalnya, janji yang 3 Minggu lalu Mark ucapkan belum juga di tepati.Tapi, hyung nya itu malah menghilang tanpa kabar selama tiga minggu terakhir.
"Haiss, jinjaa!Aku benar-benar bila mati penasaran kalau seperti ini terus!!."Teriak Haechan frustasi.
"Tidak bisa begini!,mau tidak mau aku harus bertanya pada daddy.Sekarangkah??"Haechan berfikir sejenak.
"Oke! harus sekarang, tidak ada waktu untuk menunda!!."Dilihat sekilas, Haechan seperti orang kurang waras karna dari tadi ia berbicara sendiri.Ia bertanya,lalu ia juga yang menjawabnya sendiri.Tapi masa bodo, baginya yang terpenting adalah segera bertemu dan bertanya pada Daddy-nya tentang sang Appa.
tok...tok...tok...
Haechan mengetuk pintu dengan hati-hati."Daddy, ini Haechan..apa Haechan boleh masuk??"Tanyanya sambil terus mengetuk pintu, namun tidak ada jawaban.
"Daddy, apa daddy ada di dalam??."Haechan kembali bertanya.Kini tangannya beralih memegang gagang pintu dan...
Ceklek!!
"Eoh, tidak di kunci??"Haechan terkejut karena ternyata pintu kamar Daddy-nya tidak di kunci.
"Dad..? Haechan masuk ya..."Ucap Haechan pelan sambil melangkah masuk ke dalam kamar.
"Sepi sekali,apa daddy sedang keluar??tapi kenapa pintunya tidak di kunci?. Ceroboh sekali, kalau ada orang lain masuk bagaimana??".Oceh Haechan seakan tak sadar apa yang dilakukannya sekarang
"Waaah kamar yang sangat rapi..."Haechan berdecak kagum dengan apa yang ia lihat.Kamar Daddy-nya Rapi dan bersih.Matanya menelusuri setiap sudut ruangan,dan pandangannya terhenti saat melihat sebuah bingkai foto yang tidak asing baginya.
__ADS_1
"Eh, ini bukannya fotoku??"Ucapnya heran.
Haechan mengangkat bingkai tersebut,dan yang ia lihat adalah foto dirinya yang sengaja di satukan dengan foto orang lain."Siapa orang ini??kenapa aku merasa tidak asing??."Ucap Haechan, menatap dengan teliti foto tersebut.
"Orang ini... sepertinya aku pernah melihatnya??"Haechan berfikir keras.
"Ah,itu dia!.Dia adalah Appanya Jaemin kan?.tapi kenapa bisa disini?. kenapa Daddy menyimpan foto paman Jungkook?. Apa mereka punya hubungan?.Dan lebih anehnya lagi, kenapa harus di satukan dengan foto ku??."Haechan terus menggumamkan pertanyaan yang ia sendiri tidak bisa menjawabnya, hingga...
"Apa yang kau lakukan disini??"Terdengar suara bariton yang membuatnya terkejut.
"Kamchagiya!!!"Karena terkejut, tidak sengaja bingkai yang sedang ia pengang terlepas dari tangannya.Namun dengan refleks yang sangat cepat, orang itu berhasil meraih bingkai tersebut sebelum mengenai lantai.
"Omo!!"dua kali Haechan terkejut dalam waktu yang hampir bersamaan.Haechan membeku di tempatnya setelah melihat siapa yang datang.Ternya dia adalah Taehyung.
"Da...daddy?!"Haechan gugup dan matanya yang membulat sempurna menatap Taehyung, membuat sang empu terkekeh.
"Prrt..ada apa? kenapa kau menatap Daddy seperti itu??."
"Gwaenchana, jangan takut... apa kau butuh sesuatu?.Tidak biasanya kau masuk ke kamar Daddy seperti ini??."Tanya Taehyung, sambil mendudukkan dirinya di tempat tidurnya.
"Emm...ak...aku.."Haechan terbata-bata karena takut dan gugup.
"Tidak perlu takut, sini duduk dan bertanyalah apa yang ingin kau tanyakan."Ucap Taehyung tersenyum lembut sambil menepuk tempat di sampingnya.
"Emm..."Haechan menatap Taehyung yang masih tersenyum kepadanya.
Echaniee..kemarilah.."Ucap Taehyung lembut.
"Ba... baiklah.."Haechan menghela nafas dan melangkah menuju Taehyung.
__ADS_1
"Sekarang katakanlah..."Ucap Taehyung setelah Haechan sudah duduk di sampingnya.
"Emm... tentang foto itu...a..apa aku.."
"Kau pasti ingin bertanya tentang ini bukan??"Tanya Taehyung sambil menunjukkan bingkai yang ia pegang.
"Emm..."Haechan mengangguk pelan,lalu mulai bertanya.
"Siapa dia?kenapa ada di sana bersama dengan foto ku??."Taehyung menghela nafas panjang dan tersenyum.Dalam hatinya saat ini, mungkin sudah waktunya Haechan mengetahui segalanya.
"Jika Daddy memberitahu mu, apa kau mau berjanji tidak akan membenci orang yang ada di foto ini??"Tanya Taehyung memastikan.
"Iya janji."Ucap Haechan dengan cepat.Ia yang sudah sangat penasaran dengan jawaban Taehyung menjawabnya dengan mantap.
"Dia adalah Appa mu sayang..."Ucap Taehyung tersenyum tipis namun hanya sekilas.
"A...apa??"Seperti seperti disambar petir di siang hari, dadanya mendadak Terasa sesak mendengar jawaban Taehyung.
"Dia...dia Appa ku!!"Ucap Haechan tak percaya.
"Nee, Haechan-aa..Dia appa mu.. namanya kookie,ah tidak!Namanya Jeon Jungkook.Maaf Karna menutupi kebenaran ini darimu nak, daddy hanya tidak mau kau semakin membeci Appa mu.Karna sejahat dan seburuk apapun dia,dia tetaplah Appa mu, orang yang sudah melahirkan mu."Ungkap Taehyung tersenyum tipis.
"Tidak! tidak mungkin!!"Ucap Haechan tak terima dengan keadaan.Dalam pikirannya terus berputar-putar kata-kata Namjoon yang mengatakan bahwa Appa pergi meninggalkan keluarganya karena laki-laki lain.
Dan juga pertemuannya dengan Jungkook tempo hari,ia juga teringat bagaimana Jaemin memanggil Jungkook dengan sebutan Appa.Di pikirannya saat ini ia mengira kalau Jaemin adalah anak Jungkook bersama orang itu.
"Haechan kau kenapa??apanya yang tidak mungkin??ada apa dengan mu??.Tanya Taehyung khawatir melihat perubahan ekspresi anaknya yang terlihat sangat marah.
"Haechan-aa gwaenchana... jika kau marah maka marah sesukamu, luapkan semua emosimu.Tapi daddy mohon padamu jangan pernah membencinya nak.Daddy merasakan sakit yang sama seperti mu tapi sebagai mate aku tau ada sesuatu yang ia sembunyikan dari kami semua.Akumasih mengingat Tatapan matanya saat terakhir kalinya kami bertemu.Dia mengatakan maaf ini adalah keputusannya dan meninggalkan kita adalah caranya menyelamatkan orang yang daddy sayangi."
__ADS_1
Jelas Taehyung yang masih mengingat dengan jelas ucapan Jungkook sesaat sebelum ia pergi 18 tahun yang lalu."Tidak dad, Haechan tidak apa-apa.Haechan akan berusaha untuk menerima ini perlahan-lahan.Haechan permisi dulu..."Haechan tersenyum tipis dan segera meninggalkan kamar Daddy-nya.
Taehyung menatap sendu kepergian sang putra,ia tau bahwa Haechan tidak baik-baik.