![MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB](https://asset.asean.biz.id/mate----renhyuck-x-taekook--bxb.webp)
"Jadi,.... kamu Zhong Chenle, dengan bukti yang sah dan akurat, menyatakan bahwa kau adalah putra kandungnya dari Baekie hyung dan Hobi hyung."Jelas Jungkook serius.
"Apa???!"Semua orang terkejut, kecuali Jungkook, BaekHope.Sedangkan Chenle membeku di tempatnya.
"Benar yang dikatakan Kookie, Chenle adalah putraku yang selama ini hilang"Baekhyun tersenyum manis membenarkan ucapan Jungkook, dengan tetap memeluk Chenle.
"Ja.. jadi...??"Chenle menahan air mata sambil menatap Baekhyun yang sudah melepaskan pelukannya.
"Nee, sayang, aku adalah Appa mu,dan paman Hoseok adalah daddy mu."
"Hiks, A..appa, daddy,...."Chenle mengeratkan pelukannya pada Baekhyun,dan Hoseok pun ikut memeluk mereka.
"Selamat ya hyung, akhirnya kalian bisa bertemu setelah sekian lama"Ucap Jimin tersenyum lebar.
Kookie juga! selamat ya hyung, Selamat untukmu juga sayang,bunda ikut bahagia.Akhirnya kau bisa bertemu dengan orang tua kandung mu."Jungkook menatap tiga orang itu secara bergantian.
"Terimakasih bunda.." Balas Chenle tersenyum manis.
Waaah selamat ya Le, i want hug please,...."Haechan yang sedari tadi duduk,kini berdiri dan merentangkan kedua tangannya , menginginkan sebuah pelukan dari sahabatnya itu.
"Sure!!"Chenle perlahan melepaskan pelukannya orang tuanya dan beralih memeluk erat Haechan.
"Selamat ya.."Haechan tersenyum manis sambil mengusap kasar rambut Chenle, membuatnya sedikit berantakan.
"Yakk Haechan!! kau jahat sekali, kenapa malah merusak rambutku??!.Huwaaa bunda,.... lihat beruang ini jahat!!"
"Hahaaaf habisnya aku gemas."Haechan tersenyum dan segera merapikan rambut Chenle.
Sedangkan yang lainnya hanya bergeleng kepala melihat tingkah keduanya.
"Gemas kaki mu! rapikan dengan benar!."Wajah cemberut seorang Zhong Chenle membuat Haechan semakin gemas,dan ....
"Akh..., jjinja!"
Cup! cup! cup! cup!
Berakhir dengan Haechan yang menciumi seluruh wajah Chenle, membuat semua orang yang melihat melongo tak percaya.
"Hawaa...beruang gila!!!"Jerit Chenle tidak terima.Dan,....
Plakk!!
Menghadiahi sebuah tamparan yang cukup keras di wajah Haechan.
"Adoooh! Sakit Le, kenapa kau menampar ku??"Haechan meringis memegangi pipinya.
__ADS_1
"Kau yang kenapa?!kau sudah tau aku tidak suka skin ship,tapi kau malah mencium ku. Kurang ajar sekali!"Bentak Chenle emosi.
"Mi.. mianhe Le,aku tidak bermaksud melakukan itu, sungguh!.Tadi hanya kelepasan, kau tau kan kalau aku sangat lemah jika melihat sesuatu yang imut.Dan saat kau cemberut seperti tadi kau terlihat sangat imut.Jadi,..."Haechan tidak melanjutkan ucapannya,ia hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Tetap saja aku tidak terima!aaa.. kau menodai wajahku yang berharga ini... Sini kau!dasar beruang gila,mati kau di tangan ku!!!."
Ampun Lele, ampun! Haechaniee tidak sengaja!!"Haechan berteriak sambil berlari dari Chenle yang terus mengejarnya dengan wajah membara.
"SiapapunAppa tolong Echan!!"
"Sini kau! aku tidak akan berhenti sebelum aku puas memberimu pelajaran!!"
Teriakan Haechan dan Chenle saling bersautan di lain ruangan. Meninggalkan semua orang yang masih memproses apa yang baru saja terjadi.
"Aku merasa Dejavu...Lirih Hoseok yang masih bisa di dengar semua orang.
Jungkook dan Jimin tak berkedip dan menatap lurus ke depan sambil mengangguk.
"Sama,ini akan terulang lagi..."Ucap Jungkook dan Jimin bersamaan, dengan ekspresi yang sama pula.Sedangkan Baekhyun yang merasa tersindir hanya menutup wajahnya dengan satu tangan sambil menggelengkan kepalanya.
Sedangkan para anak-anak sibuk dengan dunianya, dan bergumam dalam hati mereka masing-masing.
"Apa Chenle mate yang Haechan cari selama ini? mereka berdua memang sangat dekat sejak awal."Batin Jeno
"Aku ikut bahagia untukmu le, kau juga sangat beruntung memiliki sahabat seperti Haechan."Jaemin tersenyum tipis mengingat apa yang baru saja terjadi.
"Persahabatan yang unik, Chenle sangat beruntung memiliki sahabat seperti Haechan,tapi aku juga. aku juga beruntung memiliki sahabat seperti hyung mu Chan, dia juga sangat baik dan pengertian sepertimu."
Batin Beomgyu, menatap kearah mark yang duduk di sampingnya.Namun ia langsung mengalihkan pandangannya saat tidak sengaja pandangan mereka bertemu.
"Sahabat ya...?.Kata yang aku sukai dan sekaligus ku benci.Aku suka, karena dengan kata itu aku bisa selalu bersamanya.Tapi aku juga membencinya.Karena embel-embel itu adalah ketakutan terbesar ku untuk jujur padamu ,Gyu..."
Batin Mark saat ia melihat Beomgyu sengaja memalingkan wajahnya.
"Ekhem! aku ke kamar mandi sebentar "Ucap Renjun datar ditengah keheningan.Dan bergegas menuju ke kamar mandi.Membuat semua bertanya-tanya.
"Ada apa dengannya??"Beomgyu menatap bingung pada Renjun yang sudah menghilang dari pandangan.
"Molla"Sahut Jeno mengangkat kedua bahunya.
"Pabbo! bukankah tadi dia bilang mau ke kamar mandi, kenapa masih bertanya? ."Mark menjitak pelan kepala Beomgyu.
"Ya kan aku penasaran, apa salahnya bertanya??"
"Terserah kau sajalah, aku malas meladeni mu."Mark menatap malas pada sahabatnya itu.
__ADS_1
"A...
"Hiks, mumma..."Belum sempat Beomgyu melanjutkan ucapannya, tiba-tiba saja Jaemin menangis dan membuat mereka terkejut.
"Ada apa Na?!"Tanya Jeno cemas.
"Mumma..."
Ada apa sayang? kenapa kau menangis?.Mumma? ada apa dengan Mumma sayang??"Tanya Jungkook lembut .
"Appa, Nana pingin peluk Mumma.."
"Oh, kalo begitu ayo kita ke kamar mumma sekarang"
"Ani, Nana mau peluk Mumma!!"
"Iya sayang, Ayo kita ke kamar mumma, nanti kau bisa memeluknya semau mu."Jungkook tersenyum menatap Jaemin yang merengek padanya.
"Ani!!! Nana mau mumma huwaa... nana mau lihat Mumma tersenyum!.Nana mau Mumma yang peluk Nana!!.Dia bukan tubuh Mumma!!!."Kini Jaemin menangis kencang seperti anak kecil.
"Jaemin, ada apa dengan mu??"Tanya Jimin yang bingung dengan tingkah Jaemin.
"Appa, hiks! Nana mau lihat wajah Mumma, Nana mau peluk Mumma huaaa!!"
"Aduh, bagaimana ini??!"Jungkook sangat cemas dan bingung harus apa setelah paham apa yang di maksud Jaemin.
"Ada apa paman, apa yang terjadi pada Nana sebenarnya?!"Tanya jeno yang juga bingung dan cemas.
"Jen, Sepertinya Nana sedang ngidam ingin memeluk Appa mu."Jawab Jungkook.
"Appa??"
"Iya, Nana sangat ingin memeluk tubuh jin hyung saat ini"Jawabanya lagi.
"Apa??"Jimin terkejut setelah mengerti maksud Jungkook.
"Tapi Kookie, bagaimana cara kita kesana?. Apa alasannya?.Aku tau Jeno belum sama sekali memberitahu Namjoon hyung soal Matenya.Ya kan,jen??"Jimin menatap jeno yang hanya mengangguk dengan ekspresi bingungnya.
"Lalu kita harus bagaimana paman? lihatlah, Nana tidak mau berhenti menangis."Ucap jeno.
"Jalan satu-satunya kau harus membawa Mate mu kesana Jeno.Ini tanggung jawab seorang Alpha.Kalian harus jujur dan mintalah Restu dari Daddy mu "Tegas Jungkook.
"Tapi..."
"Biar aku yang mengatakan yang sebenarnya nanti disana!!"Tiba-tiba seruan Seseorang menghentikan Ucapan Jeno, siapakah dia??
__ADS_1