![MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB](https://asset.asean.biz.id/mate----renhyuck-x-taekook--bxb.webp)
"Lee Haechan!."
"Renjun sunbane?."
Ucap Keduanya lantang dan bersamaan karena kerkejut, membuat semua orang menoleh ke arah mereka berdua.
"Eh, kalian sudah saling mengenal rupanya."Ucap Jimin.
"Iya paman, sunbane adalah salah satu senior di kampus kami"Jawab Haechan tersenyum tipis.
"Jinja?, tidak kusangka ternyata sudah saling mengenal dan berteman."Ucap Jimin yang terlihat sangat antusias setelah mendengar jawaban dari Haechan.
"Tidak juga, aku mengenalnya sebagai seorang senior dan junior di kampus,.Kami tidak berteman, hanya sempat beberapa kali bertemu secara tidak sengaja."Jujur Renjun dengan polosnya dan tetap dengan wajah datarnya.
Semua terdiam setelah mendengar ucapan Renjun.Para anak-anak kecuali Haechan dan Renjun hanya menyimak. Sedangkan para orang tua yang kompak dengan pemikiran mereka, menatap penuh arti kearah Yoongi.
Dan satu kalimat yang sama terlintas di benak mereka."Buah memang jatuh tidak jauh dari pohonnya."
"Wee? kenapa kalian semua menatapku seperti itu??".Yoongi mengangkat satu alisnya pura-pura bertanya, padahal dia tau betul arti dari tatapan itu.
"Haiss, entahlah."Ucap para orang tua secara bersamaan.Membuat Renjun dan Haechan menatap mereka heran namun tak bersuara.
"Maaf menyela, tapi bisakah kita makan malam dulu?.Kita lanjutkan lagi bincang-bincangnya setelah makan."Ucap Mark yang sadar situasi,mulai buka suara.
"Nee hyung semua,benar kata mark.Mari kita makan malam dulu,baru kita lanjutkan ini nanti."Tegas Taehyung, kemudian menatap sang Mark dan tersenyum tipis seakan mengucap terimaksih pada sang putra.
"Nee, mari selamat makan..."Ucap para orang tua kecuali taehyung serempak menyetujui.
Skip ******selesai**** makan.
"Ekhem, Min-hyung... Ajaklah adik-adik mu berbincang di taman belakang. Ajaklah mereka berkeliling dan saling berkenalan."Perintah Taehyung lembut pada putra sulungnya.
"Nee, Dad..."Jawab Mark tersenyum tipis.
"Kalian semua, Renjun, jeno dan Ji-Sung... jangan sungkan.walau kalian berbeda, kita semua adalah keluarga." Baekhyun menimpali.
"Nee Paman.."Jawab NoRenSung bersamaan.Baekhyun tersenyum mendengar jawaban mereka.
"Yasudah sana, dan ... Haechan-aa jaga sikap mu nee..."Ucap Taehyung tersenyum pada putra bungsunya.Ia tau betul bagaimana sifat putranya itu.Kemudian menatap putra sulungnya seakan memberi isyarat.
__ADS_1
"Nee dad.."Haechan mengangguk patuh.
"Kajja dongsenng semua kita keluar dan berkeliling."Ajak Mark.
"Nee kajja hyung."Ucap para adik bersamaan, lalu melangkah menuju taman belakang.
Disisi para orang tua, semuanya sekarang sedang berkumpul di ruang keluarga dan berbincang bersama." Jiminie bagaimana kabarmu selama ini, kau tau jarang sekali kita bisa berkumpul seperti ini." Ucap seokjin.
"Kabar ku sangat baik hyung, seperti yang kau lihat, apalagi sekarang kami punya Renjun dan Ji-Sung.Mereka adalah hal paling berharga yang kami miliki."Jawab jimin tersenyum lebar.
"Emm, chim tentang kabar itu ,..."Ucap Baekhyun ragu dan menghentikan ucapannya.
"Apa benar Renjun dan Ji-Sung bukan anak kandung kalian?,Maaf Jika pertanyaan ku menyinggung perasaan mu,tapi aku rasa wajah mu dan Renjun agak mirip." Ucap Baekhyun dengan hati-hati.
Jimin sedikit menunduk mendengar ucapan Baekhyun, ia tidak tersinggung, hanya saja ia bingung harus menjawab apa.
"Tidak, menurut ku dia lebih mirip dengan suga Hyung."Timpal hoseok berpendapat.
"Ya, seperti Haechan dan kookie."tambahnya lagi spontan.
"Hoseok-aa!"Ucap namjoon dengan Tatapan tajam.Membuat J-Hope menyadari Apa yang baru saja Ia ucapkan dan merasa bersalah saat melihat perubahan wajah Taehyung.
"Ah, maaf... Aku tidak bermaksud, ..."
"Ekhem, sepertinya ada yang harus di luruskan disini"Kini Yoongi yang sadar situasi mulai buka suara.
"Terserah Apa yang ada di pikiran kalian semua.Aku tidak menolak jika kalian membandingkan kemiripan Renjun dengan aku atau jimin.Karna walaupun dia bukan anak kandung kami,tapi kami menyayanginya seperti anak kami sendiri, begitu pula dengan Ji-Sung."Jelas Yoongi dengan wajah datar.Dan terlihat meyakinkan untuk orang lain yang mendengar penjelasan.
Jimin menghela nafas dan tersenyum berusaha menambah keyakinan mereka semua.Semua tersenyum lega, dan bahagia dengan pertemuan mereka setelah sekian lama.
Namun berbeda dengan arti senyuman yang di berikan Taehyung dan Jimin.Dibalik senyuman itu mereka berdua larut dalam pikiran masing-masing.
"Memang benar apa yang kau katakan Hyung, mereka berdua memang sangat mirip.Setidaknya aku masih bisa melihat wajah kookie ku melalui putra kami."Taehyung bergumam dalam hati mengingat ucapan J-Hope dan membayangkan wajah kedua orang yang sangat ia cintai.
Di benak Tae....
"Maaf aku terpaksa harus berbohong pada kalian,tapi benar yang dikatakan oleh Yoongi hyung.Kami tidak akan menolak apapun kemiripan Renjun dengan kami.Karna dia memang anak kandung kami, begitu pula dengan Ji-Sung." Jimin bermonolog dalam hati dan membayangkan perbedaan potret antara mereka bertiga.
__ADS_1
Di benak jimin.....
"Haiss, jinjaa.. aku tak tau apa yang menyerang otakku ini, karna masih ada satu pertanyaan yang mengganjal di pikiran ku"Ucap Baekhyun bingung.
"Ada apa baeky, Katakan saja apa yang ingin kau tanyakan, tidak perlu sungkan."Ucap Seokjin .
"Yak Min yoongi , didikan apa yang kau berikan pada Renjun?,Kenapa dia biasa sama sepertimu??"Tanya Baekhyun heran.
"Maksudnya??"Ucap Namjoon mengernyitkan dahinya.
"Namjoon-aa apa kau tidak ingat bagaimana dia menjawab pertanyaan Jimin tadi??"Tegas Baekhyun mengingatkan.
"Hahaha iya, jawabannya tadi memang sangat jujur dan polos untuk pemuda seumurannya."Ucap Namjoon membenarkan.
"Apa salahnya?jujur itu lebih baik kau tau?!"Ucap Yoongi menatap Baekhyun.
"Tapi kejujuran dalam versi mu itu terlalu menyakitkan untuk di dengar, kau tau!. Sesekali berbohong untuk kebaikan bisakan??"Ucap Baekhyun mulai geram
"Jadi kau menyuruhku untuk mengajari anakku berbohong??"
"Bukan begitu juga konsepnya bodoh!!. Dasar Min Yoongi pabo!!"Ketus Baekhyun .
"Yak, siapa yang kau bilang bodoh!!."Ketus yonggi tak terima.
"Aku yakin kau belum tuli untuk mendengar apa yang ku katakan barusan."Baekhyun menatap sinis pada Yoongi.
"Yak, kau!! .... Ya Hoseok-aa, aku ingin tau mimpi apa kau sebagai seorang Beta?, Bisa -bisanya kau jatuh cinta dan menikah dengan Omega Vampire yang cerewet dan bar-bar sepertinya??"Ucap Yoongi dengan Tatapan mengejek.Dan seperti bersiap untuk menerima satu serangan.
"Hey, yakk!.Apa yang kau katakan?apa kau mencoba mengompori suamiku??. Kurang ajar,sini kau dasar serigala kutub gila!!"Baekhyun langsung mengejardan menyerang Yoongi, namun sayangnya dapat dengan mudah di hindari oleh Yoongi yang masih terus mengejek Baekhyun dengan kata-kata savage dan wajah datarnya.
"Haiss, jinjaa... tidak bisakah mereka berdua akur sebentar saja??."Jimin menghela nafas dan memijat pelipisnya.
"Haha..itu lucu jiminie, setidaknya kita dapat hiburan gratis."Seokjin tertawa lepas melihat pertunjukan Tom and Jerry versi manusia di depannya.
"Ck, mereka berdua memang tidak pernah berubah.Selalu saja berdebat jika di pertemukan."Timpal namjoon menggelengkan kepalanya.
"Kau benar Hyung, sama seperti saat kita masih jadi pelajar dulu.Kalian sampai bingung membedakan antara aku dengan mereka berdua,aku masih ingat kata-kata mu dulu. 'Sepetinya kalian harus bertukar posisi dengan Taehyung sebagai dongseng'. " Taeyung mengulang kata-kata yang pernah di ucapkan Namjoon saat mereka ber-empat masih sekolah dulu.
__ADS_1
Ya, sebelum mereka bertemu dengan pasangan mereka masing-masing, Yoongi,Namjoon, Baekhyun dan Taehyung memang bersahabat, dan Taehyung adalah maknaenya kala itu.
"Jinjayo?!,bahkan aku sebagai suami juga bingung mau menjawab apa."Ucap Hoseok yang kehabisan kata-kata.Dan Selama perbincangan itu, Yoongi dan Baekhyun tetap sibuk dengan perdebatan mereka.