MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB

MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB
episode 16


__ADS_3

Di Mansion keluarga Min, semua sudah berkumpul dan berpenampilan rapi.Renjun sendiri bingung kenapa tiba-tiba ia berpenampilan seperti ini, tapi memilih diam dan menurut.


"Appa, sebenarnya kita mau kemana??"tanya Ji-Sung.


"Kita akan pergi ke suatu tempat."Jawab jimin tersenyum lebar.Ji-sung menatap heran pada Jimin.


"Shhh! jangan berta lagi,ayo kita berangkat!"Ucap Jimin penuh semangat dan menghentikan Ji-Sung yang akan kembali bertanya.


"Daddy, sebenarnya kita mau kemana sih?!"Kini Ji-Sung bertanya pada Daddy-nya.


"Kau akan tahu nanti, kajja! jangan sampai Appa mu marah karna menunggu!."Jawab Yoongi tersenyum tipis dan segera menyusul Jimin dan Renjun yang sudah berjalan keluar.


"Tinggal Jawab saja apa susahnya?!"Gerutu Ji-Sung yang berjalan di belakang Yoongi.


Ke-empat nya segera menaiki mobil dan melaju ke tempat tujuan.Satu jam berkendara, akhirnya mobil yang mereka tumpangi berheti di depan sebuah rumah sederhana yang tidak bisa di bilang kecil, namun juga tidak terlalu besar.


Mereka ber-empat segera turun dari mobil dan menatap sekeliling.Mata Renjun terhenti di sebuah papan bertuliskan"Panti Asuhan ".


"Appa? untuk apa kita kesini??"Tanya Renjun heran.


"Kita akan menemui seseorang"Jawab Jimin menatap lurus ke arah pintu panti tersebut.


"Siapa??"Tanya Ji-Sung dan Renjun bersamaan.


"Kalian akan tau sebentar lagi..."Jimin tersenyum manis dan bergumam dalam hati."Kookie-aa.. ini Nchim hyung datang sayang.."


"Appa? kenapa Appa malah tersenyum seperti itu?.Jawab dulu pertanyaan Hyung dan Icung tadi."Ucapan Ji-Sung membuyarkan lamunan Jimin.


"Ah, kajja kita masuk!!."Ucap jimin yang tidak berniat untuk menjawab pertanyaan putranya.Dan berjalan lebih dulu ke arah pintu.


"Lah...lah..."Ji-Sung keheranan sendiri melihat sikap Jimin, berbeda dengan Yoongi dan Renjun yang memilih diam mengikuti langkah Jimin.


Tok...tok...tok..!


Jimin mengetuk pintu dengan hati-hati,dan terdengar suara seseorang dari dalam."Sebentar!!"Ucap orang tersebut sedikit berteriak dari dalam.


Ceklek!.

__ADS_1


Tak lama setelahnya, pintu terbuka dan menampakkan seorang laki-laki paruh baya yang masih terlihat tampan, atau lebih tepatnya cantik.


"A...apa ini benar rumahnya, Jeon Jungkook??"Tanya Jimin menarik nafas dalam-dalam karena sedikit gugup.


"Iya benar, saya sendiri... ada perlu apa ya tuan??"Tanya Jungkook sopan.


"Ap... ada yang ingin saya bicarakan dengan mu, tapi sebelum itu.. bolehkah kami masuk??."Tuanya Jimin tersenyum lebar.


"Ah iya silahkan, maaf kalau kurang nyaman.Silahkan masuk tuan!. Jungkook tersenyum canggung dan sedikit membungkukkan badan.


"Ah, tidak perlu seperti itu... ini tempat yang sangat nyaman menurutku dan udaranya juga sejuk."Ucap jimin sambil melangkah masuk ke dalam rumah.


"Terimaksih tuan.. tunggu sebentar biar saya ambilkan minum."


Iya, terimaksih.."Jimin tersenyum manis,lalu dibalas anggukan oleh Jungkook yang langsung menuju dapur untuk membuat minuman.


"Siapa dia Appa?dan kenapa kita disini?,apa kita akan..."


"Kita akan menjemput paman mu sayang."Ucap jimin memotong perkataan Ji-Sung.


"Paman??!"Ucap Ji-Sung dan Renjun bersamaan.


"Sejak kapan Daddy punya saudara?,yang Icung tau daddy itu bukannya anak tunggal??.Tanya Ji-Sung Heran.


"Siapa bilang itu saudara daddy kalian??."Ucap jimin tersenyum penuh arti.


"Jangan bilang dia..."Renjun menggantung ucapanya "Apa benar yang ada di pikiran Renjun sekarang?."Tanya Renjun memastikan.Dan di anggukki oleh jimin.


"Hyung tau sesuatu?!"Kini Ji-Sung menatap Renjun yang duduk di sampingnya.


"Hmm... mungkin."Ucapnya acuh, membuat Ji-Sung merasa kesal sendiri karena tidak tau situasi apa yang terjadi saat ini.


"Maaf menunggu lama!. Silahkan di minum."Ucap Jungkook yang datang dengan membawa minuman dan beberapa camilan di nampan, dan meletakkannya di atas meja dengan hati-hati.


"Terimakasih kookie-aa... "Jimin tersenyum lembut menatap Jungkook yang langsung membeku di tempatnya.


"Da...dari mana anda tau nama..nama itu??"Tanya Jungkook sedikit bergetar karena kaget.

__ADS_1


"Tentu saja aku mengetahuinya."Ucap Jimin Masih terus tersenyum.


"Si..siapa anda sebenarnya?dan kalian semua??"Tanya Jungkook sedikit takut.


"Tidak usah takut Jungkook-aa, Perkenalkan aku Yoongi,dan ini suamiku jimin, mereka berdua adalah anakku."Ucap Yoongi memperkenalkan.


"Annyeong paman, Park Ji-Sung imnida. "


"Min Renjun imnida.."Ji-Sung dan Renjun memperkenalkan diri secara bersamaan.


"Nee, annyeong... tapi kalau boleh tau siapa sebenarnya kalian??.Apa kalian orang suruhan dari Kim Lee??"Tanya Jungkook dengan tatapan pasalnya yang tau nama itu hanya keluaga dari alphanya dan juga sang kakak yang hilang entah kemana.


"Bukan!!.Kenapa kau bertanya seperti itu??,"Tanya jimin bingung.


"Kookieaa apa kau benar-benar tidak bisa mengenali hyung mu sendiri??."ucap jimin dengan tatapan sendu.


"Hy... hyung??"Jungkook membulatkan matanya.


"Kookie, ini Nchim hyung sayang, apa kau sudah benar-benar melupakan aku??."Ucap jimin menahan air matanya.


"Hyung... Nchim hyung??apa ini sungguhan??. Hyung, hyung kemana saja selama ini?, kookie sangat merindukanmu Hyung!!!"Jungkook terduduk di depan Jimin sambil memeluknya erat.Damair mata yang mulai mengalir.


"Maaf kookie, hyung baru bisa menemukan mu sekarang.Kau tau sejak kejadian itu , hyung pikir hyung sudah kehilangan mu untuk selamanya."Ucap Jimin tersenyum sambil menagis dan membalas pelukan sang adik tercinta.


"Hyung,apa yang sebenarnya terjadi disini??."Bisik Ji-Sung yang tak mengerti dengan apa yang terjadi dan memilih bertanya pada Renjun dari pada mengganggu moment mengharukan di depannya.


"Pabboyaa! .Dia adalah saudara kembar Appa, dan dia juga seorang Rare Omega sepertinya."Balas Renjun kembali berbisik.


"Apa??"Ucap Ji-Sung lantang karna terkejut.


"Diam bodoh! kau mengganggu moment."Renjun membekap mulut Ji-Sung dan berkata Sambil mengeratkan giginya karena gemas.


Dengan mulut yang masih di bekap, Ji-Sung menatap polos Sang kaka dan mengangkat kedua tangannya membentuk huruf V.Renjun menghela nafas lega dan melepaskan tangannya dari mulut sang adik.Sementara Yoongi Sedari tadi terdiam memikirkan kata-kata Jungkook yang menyebutkan bahwa mereka adalah orang-orang dari keluarga Kim Lee.


Disisi lain, terlihat Haechan yang sedang duduk di tempat tidurnya dan terus mengecek handphonenya seperti menunggu sesuatu.


"Ck, mana sih!katanya akan mengirimkannya sebentar lagi??. Tapi sampai sekarang masih nihil!"Kesal Haechan, Karna mark tak kunjung mengirimkan foto yang ia minta, padahal dia telah berjanji.

__ADS_1


"Menyebalkan sekali!. Lebih baik aku tidur saja lah!.Awas saja besok kau hyung , berani sekali kau ingkar janji.Kita lihat apa yang akan terjadi besok!!."Ucap Haechan dengan tatapan tajam dan senyum mengerikan seakan sedang merencanakan sesuatu yang jahat di otaknya.


__ADS_2