![MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB](https://asset.asean.biz.id/mate----renhyuck-x-taekook--bxb.webp)
"Le, bangun!Ada orang makan sambil merem begitu?!"Jaemin menatap heran pada Chenle yang masih setia mengunyah makanan dengan mata terpejam, entah kenapa matanya tiba-tiba menjadi berat dan sangat mengantuk.
"Hmm, ya ..."Lirih Chenle yang sesekali mengunyah makanan dalam mulutnya.
"Astaga, kau ini kenapa? kalau mengantuk berhentilah makan dan tidur saja!"Dengus Jaemin tak habis pikir.
"Andwae! lele masih mau makan Hyung..."jawab Chenle dengan kepala yang ia letakkan di meja.
"Hyung, jangan ambil makanan Lele!"Rengek Chenle yang langsung membuka matanya saat Beomgyu mengambil potongan pizza dari tangannya.
"Ck, jangan merengek! kalau masih ingin makan cuci mukamu dulu!!"Jaemin menatap tajam Chenle yang cemberut di depannya.
"Oke! Hyung, sekalian lele mau pinjam bajunya ya, mau mandi disini."Chenle menatap Jaemin meminta persetujuan.
"Baiklah, kau tahu kan dimana kamar ku?"Chenle mengangguk sebagai jawaban
"Masuk dan mandilah, biar ku ambilkan baju untuk mu!".
"Yeey! Kau yang terbaik hyung!!"Chenle tersenyum senang dan segera berlari menuju kamar Jaemin hanya bergeleng kepala melihat tingkah Chenle.
"Kalau begitu aku pergi dulu!"Ucapan Beomgyu mengalihkan perhatian Jaemin.
"Tidak bisakah kau disini lebih lama Hyung?"Tanya Jaemin sedikit kecewa
"Aku harus kembali bekerja, lagi pula disini sudah ada Chenle"jawab Beomgyu datar.
"Aku tau, tapi aku ingin kau Juga menemaniku disini"Ucap Jaemin sedikit menunduk
"Huft, tapi aku juga harus profesional Na, aku sudah cukup lama disini, sudah waktunya untuk kembali ke perkejaan ku."
"Emm, baiklah... silahkan kembali hyung, terimakasih sudah menemani Nana, "Jaemin berusaha tersenyum dan menatap Beomgyu, entah kenapa ia tak rela Beomgyu pergi.
"A.. "
"Hyung!! dimana bajunya??aku kedinginan ini!!"Baru saja Beomgyu ingin berbicara, tiba-tiba Chenle berteriak keras dan membuat keduanya terkejut.
"Iya sebentar!!"Sahut Jaemin sedikit Teriak.
"Ah, tunggu sebentar Hyung, jangan pergi dulu, biar Nana ambilkan baju untuk lumba-lumba kw sebelum rumah ini roboh karena teriakannya"
"Hmm"Beomgyu mengangguk dan berdehem.
..............
__ADS_1
"Eungh... dimana ini?!"Lenguhan lirih terdengar dari mulut Ji-Sung saat ia membuka matanya.
"Sudah bangun??"Ucapan seseorang membuat Ji-Sung menoleh pada orang tersebut.
"Chan Hyung??"Ji-Sung mengernyit bingung.
"Ini, minum dulu!"Haechan menyodorkan segelas air pada Ji-Sung dan langsung ia minum tanpa banyak komentar.
"Geumawo Hyung,oh ya bagaimana dan kenapa icung bisa disini??"Tanya Ji-Sung setelah menyadari dimana dia berada saat ini.
"Aku akan menjawabnya setelah semuanya berkumpul disini."Haechan tersenyum manis pada Ji-Sung, dengan tatapan bingung, Ji-Sung hanya mengangguk dan tersenyum manis pada Haechan.
"Nee Hyung.."
"Anak pintar!"Haechan mengusap kepala Ji-Sung kepala Ji-Sung karena gemas.
"Icung bukan anak-anak Hyung!"Sungut Ji-Sung tidak terima.
"Aaaa kiyowoo!!"Haechan mencubit pipi Ji-Sung sambil menahan gemas.
"Akh!, aaa jangan cubit Hyung sakit!"
"Eoh, maaf aku kelepasan lagi hehehe, salah sendiri terlalu imut"Ucap Haechan melepas cubitannya.
"Pedas juga kata-katanya "kata Haechan dengan senyum tertekan.Bukannya menjawab, Ji-Sung hanya menatap jengah pada Haechan.
"Buah memang jatuh tak jauh dari pohonnya"Lirih Haechan,untung saja Ji-Sung tidak mendengarnya.
"Eh, kau sudah bangun sayang??"Ucapan seseorang membuat Ji-Sung menoleh pada orang tersebut.
"Appa?"Ucap Ji-Sung saat melihat orang yang berjalan masuk.
"Daddy? Renjun Hyung??"Ji-Sung sedikit terkejut saat Yoongi dan Renjun juga masuk ke dalam ruangan.
"Nee, kami semua disini"Sahut Yoongi datar.
"Apa Daddy tidak ke kantor?Jie memang sakit, tapi tidak perlu sampai semuanya berkumpul seperti ini"Ji-Sung menatap Renjun dan YoonMin yang sudah duduk di sofa, dengan rasa bersalah.
"Ani, tidak masalah sayang, jangan seperti itu kami tidak merasa direpotkan."Jimin menghampiri Ji-Sung dan duduk di samping ranjang .
Ji-Sung menatap sang appa,"Adakah sesuatu tentang mu yang tidak kami ketahui,nak??"Jimin bertanya pada Ji-Sung dengan lembut.
"Hah?!Apa maksud appa?"Tanya Ji-Sung dengan wajah polosnya.
__ADS_1
"Berapa usiamu sekarang , sayang?"Tanya Jimin lagi, masih dengan nada yang sama.
"Delapan belas tahun appa, bukankah appa juga tahu??"Ji-Sung menjawab dengan ekspresi bingung.
"Nee appa tahu, Lalu apa kau sudah memiliki mate??"Jimin tersenyum lembut.
Ah, i..itu tentu saja belum appa"Jawab Ji-Sung sedikit terkejut dengan pertanyaan Jimin.
"Jangan berbohong bocah!ku cincang juga adik mu jika kau berbohong!!"Sahut Renjun ketus setelah mendengar jawaban Ji-Sung.
"Hyung, Icung tidak bohong"
"Bocah ini!kau mau jujur atau aku harus menggunakan kekerasan?. Kau tahu, jika kali ini kami percaya kebohongan mu, mungkin calon anak mu ada dalam bahaya apa kau paham!!"Renjun yang kesal mengungkapkan Semuanya sambil berteriak.
"Apa?Ca.. calon anak??"Ji-Sung membulatkan matanya.
"Hyung tenanglah.."Ucap Haechan
"No!aku harus memberi tahu bocah bodoh ini!dia kira dengan berbohong semuanya akan baik-baik saja, Katakan siapa mate mu? siapa omega itu?.Kau mengelak sekali lagi, ku penggal kepala mu!!"Renjun menatap tajam Ji-Sung dengan amarah yang meluap-luap.
"Hyung, tenang dulu! bukankah kau berjanji akan membicarakan ini baik-baik?."Haechan memeluk Renjun dari samping sambil terus membujuknya untuk tenang.
Renjun menghela nafas panjang setelah melihat sesuatu yang selalu membuatnya lemah pada tatapan Haechan.
"Jujurlah sayang, kami tidak akan marah pada mu.Katakan yang sebenarnya, karena ini menyangkut keselamatan aegy dan mate mu."bujuk Jimin menggenggam tangan putra bungsunya yang kini duduk di atas ranjang dan sedikit menunduk.
"Mianhe karena tidak jujur pada kalian, appa, Daddy, Hyung,icung minta maaf Tapi dari mana kalian tau kalau Icung sudah memiliki mate?dan apa maksudnya dengan calon aegy??"Ucap Ji-Sung yang masih bingung,juga merasa bersalah.
"Dokter yang mengatakan bahwa kau mengalami morning sickness, dan gejala seperti orang yang sedang mengandung, awalnya kami tak percaya karena kau seorang alpha, tapi secara logika bisa saja benar yang di katakan dokter itu.Mate yang mengandung dan kau yang mengalami ngidam dan morning sick seperti yang dialami oleh orang yang sedang mengandung."Jelas Haechan panjang lebar.
"Jadi, Apa tanggapan mu boy??"Kini Yoongi buka suara.
"Kalau benar begitu, berarti sekarang mate sedang mengandung??!"Ji-Sung terdiam dan bergumam dalam hati.
"Emm, nee Icung sudah memiliki mate,"Jawab Ji-Sung sedikit ragu.
"Siapa??"Tanya Renhyuck dan YoonMin bersamaan
"Dia...."
Irrepleaceable babe, irrepleaceable babe~~
Belum sempat Ji-Sung menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba handphone Haechan berbunyi membuat semuanya terdiam.
__ADS_1
"Ah, maaf! Echan angkat telepon dulu"Haechan tersenyum kikuk sambil mengambil handphone dari saku celananya.