MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB

MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB
Episode 46


__ADS_3

Hari berlalu, Namjoon yang semula keras kepala dengan pendiriannya kini hanya tertunduk dan diam seribu bahasa menyaksikan sendiri bagaimana Haechan yang tengah murka saat ini.


"Arghh bodoh!!.Sial Kenapa aku bisa kecolongan Begini?!". suara geraman menggelar ke seluruh ruangan.


"Chan, tenanglah.."lembut mark mencoba menenangkan.


"Bagaimana caranya aku tenang?kau tau hyung, malam ini adalah malam purnama, dan kita belum menemukan di mana Lee Sora berada.Yang paling penting adalah, malam ini adalah batas waktu terakhir untuk menyelamatkan Appa kau mengerti!!"Ucap Haechan dengan nada tinggi.


"Apa maksudmu Haechan??"Tanya Taehyung


"Kita harus melenyapkan Lee Sora dan benda yang ada di tubuh ku ini sebelum purnama berakhir atau semuanya akan sia-sia saja.Pada akhirnya appa dan aku akan pergi untuk selamanya."Jawab Haechan tanpa ekspresi.


"Apa?!!"Semua orang yang berkumpul di ruang tersebut serentak berteriak.


"Tidak perlu berteriak, yang kita butuhkan sekarang adalah Lee Sora.Dan bagaimana ceritanya dia bisa menghilang seperti sekarang!!"Haechan menatap tajam semua orang.


Mi... mianhe Cha, a...aku tidak bisa menahan emosiku, aku lah yang menyebabkan hal ini terjadi."Jaemin menunduk sambil meremat ujung bajunya.


Haechan menghela nafas panjang dan mulai bicara."Sudahlah, aku tau semuanya.Daddy, kenapa saat itu kau diam saja saat paman Yoongi dan paman Baekhyun bertengkar??."


"Hah!!?"


"Tidak usah terkejut! aku tau Semua yang terjadi disini!."Haechan menjeda ucapannya saat matanya tidak melihat keberadaan Renjun dan Beomgyu.


"Dimana Renjun Hyung dan Beomgyu Hyung?!."Haechan mengedarkan pandangannya dan sedikit terkejut.


Semua orang pun mulai terkejut setelah menyadari kalau Renjun dan Beomgyu tidak ada di sana.Jimin dan Jungkook nulai gelisah begitu pula dengan Mark dan yang lain.


"Yang mulia!! tolong!!"Di tengah rasa khawatirnya saat ini, tiba-tiba ada yang mencoba mind link dengannya.


Mata Haechan membulat sempurna, ia tau betul siapa orang ini.Orang yang memiliki kekuatan yang tidak bisa di remehkan hingga dapat ber telepati dengannya.


"Yang mulia, tolong kami... Lee sora berhasil membawa tubuhnya dan Renjun juga, tolong kami!!"


Dua kali suara itu terdengar di telinga Haechan, dan kalimat terakhir berhasil meledakkan emosi dalam dirinya.


"Kepar4**!! "

__ADS_1


Prranggg!!


"Haechan!!"Semua berteriak dan menoleh pada Haechan yang tiba-tiba membuat meja di sudut ruangan tersebut terbalik dengan dan membuat semua benda yang dia atasnya berserakan.


"Lee Sora sialan!Dia berhasil membawa tubuh aslinya dan juga Renjun Hyung!!. Tidak akan ku biarkan tenang iblis sialan!."Semua merinding melihat perubahan mata Haechan dan juga aura dingin yang melekat padanya saat ini.Dan dalam hitungan detik ia menghilang entah kemana.


Yeobo!!kau dengar apa yang di katakan Haechan tadi?!.Kita harus bagaimana sekarang?!"Gusar Jimin.


Kita cari Haechan sekarang!!"Tegas Taehyung ,dan semua mengangguk setuju.


Disini lain...


"Arghh!!Lepas sialan!!"


"Tidak sopan sekali anak muda.."terlihat Lee Sora yang masih berada di tubuh seokjin tersenyum miring sambil menatap seseorang yang tengah terikat di sebuah pohon di dalam hutan yang tak di ketahui namanya.


" Hmm, cantik sekali . Pantas saja Haechan yang bodoh itu tergila-gila pada mu!.Hahaha anak dan ayah yang sama-sama bodoh!!"Tawa seorang psycopat terdengar dari mulut Lee Sora.


"Hwang Renjun...Nama yang cantik, tapi sayangnya kau harus mati!!"Sora mencengkram erat rahang Renjun dan membuatnya meringis kesakitan.


Cih, jangan bermimpi terlalu tinggi dasar nenek sihir!!"Degan berani Renjun meludah di depan Lee Sora dan membuatnya semakin emosi.


"Akh !!"Renjun memekik dan meringis saat sebuah tangan mendarat di wajahnya.


"Bocah sialan!! berani sekali kau!!"bentak Lee Sora bersama dengan sebuah tamparan keras yang ia berikan pada Renjun.


Di tempat yang sama, Beomgyu yang juga sedang terikat berusaha meminta bantuan pada Haechan agar menolong mereka dengan telepati.


"Ku mohon cepatlah datang yang mulia..."Lirih Beomgyu yang terus menatap cemas Renjun yang tak jauh darinya.


"Ku perintahkan hentikan semuanya sebelum terlambat!!jika kau melukainya lebih jauh lagi,maka aku pastikan ini adalah hari terakhir untukmu !!"Teriak Beomgyu yang melihat Sora terus menyiksa Renjun yang hanya bisa meringis menahan rasa sakit .


"Diam!!"Ketus Lee Sora yang langsung menyerang Beomgyu yang tidak bisa berbuat apa-apa saat ini.


"Akh! hentikan..."Lirih Beomgyu menahan sakit.


"Hahaha lihatlah, makhluk lemah yang sok berani memerintah ku.Dengar! kalian berdua adalah serangga kecil yang menghambat rencana ku untuk menghancurkan keluarga sialan itu." Sora menatap Beomgyu dan Renjun bergantian dengan penuh kebencian.

__ADS_1


"Kau Choi Beomgyu,aku tau siapa kau!.Kau adalah seorang alpha cacat yang mengaku sebagai omega!Haha menyedikan sekali hidup mu, bahkan kau sendiri yang menyebabkan kematian orang tua dan mate mu sendiri."Sora menatap remeh Beomgyu yang tengah menunduk saat ini.


"Hiks, mi.. mianhe...."Lirih Beomgyu yang teringat kenangan buruk yang susah payah ia lupakan.


"Ck, sampah! lihat dirimu sekarang Choi Beomgyu,apa yang membuat mu bertahan hidup selama ini bocah, sedangkan mate mu sudah menghilang dari dunia ini?."


"Haha.. kau benar, aku memang menyediakan kalau begitu bunuh aku sekarang!toh aku juga tidak punya tujuan hidup sekarang."Beomgyu tersenyum miris mengingat nasib hidupnya ,ia menatap Sora dengan air mata yang mulai mengalir.


Sora tersenyum puas melihat keadaan Beomgyu yang begitu menyedihkan saat ini, sedangkan Renjun yang masih terkejut mengetahui kenyataan bahwa Beomgyu adalah seorang alpha.Disisi lain hatinya merasa sangat iba dengan kenyataan yang dialami oleh Beomgyu.


Dia pikir selama ini dia sudah cukup menderita karena harus berpura-pura bahagia dan menutupi jati dirinya.Ternyata Beomgyu jauh lebih menderita darinya.Dia tidak bisa membayangkan jika ia ada di posisi Beomgyu saat ini.Yang harus hidup tanpa keluarga dan seorang mate yang tidak bisa ia miliki sampai kapan pun.


"Tidak semudah itu bocah, aku pasti akan menghabisi kalian berdua,tapi secara perlahan,aku ingin melihat bagaimana bocah kurang ajar ini memohon untuk mati sepertimu!."Ucap sora menunjuk Renjun.


"Jangan melewati batas mu lee Sora!! Lepaskan dia!!"Ketus Beomgyu yang kehabisan kesabaran.


"Wow!! baru saja aku mendengar seseorang memohon untuk mati, tapi detik berikutnya dia berani meninggikan suaranya"


"Berisik!! Banyak omong dasar nenek sihir sialan! cepat katakan apa mau mu , tidak usah bertele-tele!!"Umpat Renjun.


"Tentu saja kematian mu , bukannya tadi aku sudah mengatakannya"Ucap Sora dengan santainya.


"Kau, aku harus berterimakasih pada mu.Karna kalung yang kau pakai sekarang ini usaha ku berjalan dengan mudah."


"Apa maksudmu??"Tanya Renjun yang bingung dengan jawaban Sora.


"Maksud ku adalah... aku tau kalung yang kau pakai ini adalah sebuah penangkal feromon, yang berfungsi untuk menyembunyikan aroma feromon miliki mu bukan??"


Mata Renjun terbelalak mendengar jawaban Sora.


"Tenang saja, aku tidak akan mengambilnya dari mu, justru aku akan terus membuatnya melingkar di leher mu.Karna selama kalung ini tetap berada di tempatnya, "Sora mendekat dan menyentuh dada Renjun dengan telunjuknya.


"Selama itu pula Haechan kesayangan mu tidak akan tau bahwa kau adalah matenya yang selama ini dia cari.Dan setelah purnama ini berakhir semuanya akan selesai."Renjun mematung mendengar jawaban Sora.


air mata Renjun meluncur begitu saja tanpa terasa.


"Cup cup... jangan menangis cantik, Kau hanya perlu diam sampai purnama ini berakhir dan...."Sora menjeda ucapannya sambil mengusap air mata Renjun.

__ADS_1


"... Boom!!Dia dan juga Jungkook sialan itu akan mati dengan sendirinya!baru setelah itu giliran kalian berdua."Sora tersenyum tanpa dosa.


"Andwe!! hiks Chan, selamatkan kami, Chan.. kumohon datanglah, aku menunggumu.Mianhe alpha ternyata selama ini aku sudah bersama mu, tapi dengan bodohnya aku tidak menyadari semua itu". Renjun menangis dalam diam mengingat semua yang sudah ia lewati bersama Haechan,dan juga sikapnya yang selau tidak bersahabat pada Haechan.


__ADS_2