![MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB](https://asset.asean.biz.id/mate----renhyuck-x-taekook--bxb.webp)
" Yak subak bodoh berhenti disana!."
"Tidak akan! kejar saja jika kau bisa!!"
"Sialan! berhenti kubilang dasar tuli!!"
"Aku tidak dengar, tangan ku sibuk.."
"Semangka sinting!"
Dua pemuda tampak bercanda ria dan saling kejar-kejaran memperebutkan satu benda.
-
-
"Hiks, kenapa dunia tidak adil padaku!!".
"Jangan berkata seperti itu, moon goddess tau yang terbaik untuk kita."
"Tapi kenapa harus mereka? kenapa bukan aku yang pergi?.Hiks kenapa bukan aku saja yang mati??."
"Tenangkan diri mu, jangan terus menyalahkan diri seperti ini, semuanya tidak akan kembali padamu, sebanyak apapun kau menyalahkan dirimu."
Lagi-lagi pemuda yang sama, tapi kali ini salah satunya menangis dan yang lain coba menenangkan sambil merengkuh pemuda yang duduk di sampingnya dengan linangan air mata.
-
-
"kau yakin? bukan kah ini akan mempersulit hidup mu??"
"Hidupku sudah rumit sejak awal, subak."
"Ya! bukan begitu maksudnya!"
"Aku tau maksud mu, kau pasti bertanya kenapa aku masih bisa bertahan bertahun-tahun padahal seorang yang sudah di tinggal oleh mate pasti akan berakhir sama, begitu kan maksudmu?"
"E...mu.. mungkin.."
"Haha, sepertinya kau lupa siapa aku."
"Huh?!"
"Aku seorang alpha dan juga putra mahkota kerajaan kerajaan werewolf, Minhyung... hidupku sudah terikat sumpah dari sang raja.Aku tidak akan mati sebelum keturunan suci kaum werewolf lahir."
"Apa maksudmu??"
"Aku tidak bisa menjelaskan semuanya, yang pasti kau akan tau nanti"kalimat terakhir dengan senyuman yang terlihat sangat menyakitkan untuk siapapun yang melihatnya.
-
-
-
Gyu..."
__ADS_1
"Mark.... terimakasih untuk semuanya, kau sahabat terbaik yang pernah ku miliki.Sekarang tugasku sudah selesai, saatnya aku harus pergi..."
"Andwe!aku tidak akan pernah mengijinkan mu pergi, tidak akan!!."
"Hey, subak!kau tau, mungkin ini terdengar sedikit gila tapi ini adalah kenyataan."
"Sarangahae makeu..."
"Hiks hiks! Dasar kucing bodoh!!."
"Nado Saranghaeyo Beomgyu, aku juga mencintaimu kau dengar itu!? Hiks hiks!."
"Ku mohon ,may i have last Kiss?."
-
-
"Beomgyu!!!"
"Beomgyu Hyung?!!"
"Hey,apa aku setampan itu sampai kalian tidak berkedip sama sekali??".
"Jangan gugup seperti itu kalian berdua, aku tidak akan memakan kalian."
"Seperti yang kau lihat Jeno, aku sudah tidak berada di dunia yang sama dengan kalian.Dan aku mengumumkan bahwa aku Choi Beomgyu, putra mahkota kerajaan Werewolf memilih mu sebagai pengganti ayahku, karna takdir ku sebagai seorang alpha AO bukanlah menjadi seorang raja."
"Hy... hyung...":
Kini mahkota itu berpindah ke kepala pemuda itu,Membuat yang memakaikan tersenyum puas.
"Tolong jaga subak gila itu untuk ku!"
Pemuda cantik itu beralih duduk di samping orang yang dia panggil Mark dan mensejajarkan tingginya."Berhentilah menangis,itu menyakiti ku..."
"Kau lebih menyakiti ku... kenapa? kenapa hah!?.Kenapa kau memilih pergi?kau bilang kau mencintaiku?!!"
"Apa yang arghh!!!!"kilasan masalalu mengerikan itu muncul begitu saja,mata jernih milik alpha itu menjelaskan segalanya.
"Tidak mungkin! hiks hiks....andwae!!"
"Gyu! apa yang terjadi? kau tidak apa-apa kan?"Mark merengkuh tubuh gemetar Beomgyu yang jatuh terduduk.
"Gyu, jangan seperti ini kumohon... apa yang terjadi?"
"Tenanglah, mianhe karna telah mempersulit hidup mu, aku berjanji untuk pergi tapi jangan seperti, jebal!."Bukannya menjawab, Beomgyu malah semakin mengeratkan pelukannya dan menangis lebih keras, membuat mark kebingungan.
"Gyu...."
"Jangan .... hiks! jangan pergi...."lirih Beomgyu yang masih sesenggukan di pelukan Mark terdiam, sebenarnya apa yang terjadi? bukankah tadi Beomgyu menyuruhnya untuk pergi??.
.
"Kau melamun lagi Hyung?"Haechan menatap cemas Renjun yang akhir-akhir ini banyak melamun.
"Ani, aku hanya kelelahan saja"
__ADS_1
"Benarkah?"
"Nee, Kalau begitu aku ke kamar dulu, Jangan istirahat terlalu larut!."
"Nee, Hyung..."Haechan tersenyum menatap punggung Renjun yang menjauh, dia tau Renjun berbohong padanya, tapi daripada bertanya langsung ia lebih memilih untuk menunggu Renjun mengungkapkan sendiri padanya nanti.
"Aku tau apa yang menggangu pikiran mu saat ini Hyung, aku tahu kau sedih, tapi ku mohon bertahanlah, aku yakin semua akan berakhir indah pada waktunya". monolog Haechan.
"Hiks hiks.... Hyuck.."
"Demi Dewi bulan, Hyung.Kumohon berhentilah menangis seperti ini, aku sakit melihat mu seperti ini, Hyung."
"Tapi Hyuck, aku tidak bisa! entah kenapa aku merasa sangat kecewa pada diriku sendiri, dan merasa bersalah padamu dan juga keluarga besar kita.Nana dan Jeno akan segera memiliki bayi alpha, begitu pula dengan Ji-Sung dan Chenle.Sedangkan aku?,aku sama sekali belum ada tanda-tanda akan mengandung Hyuck!!."
"Hyung, cukup! aku tidak ingin kita membahas ini lagi."
"Hiks, bagaimana mungkin tidak kita bahas?. Kau adalah titisan seorang raja vampir, yang pasti keturunannya di tunggu-tunggu oleh alam semesta Haechan!.Dan kau lihat sekarang bagaimana keadaannya ...."
"... Kita sudah melakukan mating berkali-kali tapi hasilnya nihil.Sedangkan mereka berdua hanya butuh satu kali untuk mendapatkan seorang anak... hiks hiks... aku takut, hyuck.bagaimana jika aku tidak bisa memberikan keturunan untukmu, Hyuck?!."
"Demi tuhan, Hyung.Aku tidak masalah dengan semua itu, daripada takut tidak bisa memiliki keturunan, aku lebih takut jika kau pergi dari ku, Hyung."Haechan memeluk erat Renjun yang terus terisak di dadanya.
"Tapi , Hyuck....hiks.."
"Shh... tenanglah Hyung, percaya pada ku, ada waktu untuk nya datang, Hyung. Scarlet kita akan hadir pada waktunya nanti, percayalah."
"Scarlet??"Renjun.nelepaskan pelukannya dan menatap Haechan bingung.
"Iya, scarlet.Keturun suci yang berasal dari percampuran dua darah murni klan werewolf dan vampire."Haechan menghentikan ucapannya.
"Perjuangan kita belum seberapa di bandingkan dengan perjuangan Daddy Yoongi dan jiminie Appa untuk mendapatkan kau dan Ji-Sung.Jadi jangan overthinking dan putus asa, Hyung.Aku bersamamu, kita berjuang bersama sampai hari itu tiba."
Renjun menatap Haechan dengan tatapan yang sulit di jelaskan, membuat Haechan menghela nafas.
" huft,... percayalah aku tidak mungkin berbohong padamu, Hyung.Kau tau siapa dan bagaimana mate mu ini, bukan??!."Haechan tersenyum tulus dan menatap wajah sembab Renjun sambil mengusap sisa air mata di pipinya.
Renjun tau, tidak ada kebohongan dari mata itu, tapi bisakah Renjun percaya?. Atau lebih tepatnya, bisakah dia menunggu saat itu datang? sanggup kah dia?.
Entahlah, sekarang saja perasaan sudah sekacau ini, bagaimana jika dia harus bersabar dan menunggu lagi?.Berapa lama lagi?.
"Jangan biarkan kegundahan hatimu menenggelamkan dirimu dan akal sehat mu, Hyung.Mungkin Dewi bulan punya rencana lain untuk kita, seperti sekarang ini.Kau mungkin di minta belajar dari Jaemin dan Chenle untuk mengurus seorang bayi terlebih dulu, sebelum kau mengurusi dan merawat scarlet kita nantinya."
"Benarkah??"
"Tentu saja! "Haechan tersenyum tulus, menatap dalam manik kelam milik Renjun dan......
Cup!
kau cantik, Hyung.Bolehkah aku minta jatahku lebih awal??"Haechan mengedipkan sebelah matanya.
"Yak! beruang mesum enyah kau!! Tidur di kamar tamu malam ini, Titik!!."Baru saja menagis Bombay tidak jelas, sekarang Renjun di buat emosi dengan sifat Haechan yang seperti ini.
"Andwae!! jangan Hyung, Echan tidak bisa tidur sendiri tanpa memeluk mu, Hyung. Echan tidak Mau!!!"
"masa bodo!!"
Brakk!!!
__ADS_1