MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB

MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB
episode 64


__ADS_3

"Jadi?"Tatapan Yoongi meminta kepastian


"Apa yang harus di pastikan lagi? bukankah sudah jelas?. Mereka berdua adalah sepasang mate, mereka tidak bisa menolaknya bukan?"Ungkap hoseok menatap Chenle dan Ji-Sung bergantian


"Hobi benar! tapi yang membuatku penasaran, kenapa Chenle kaget mendengar hal ini??"Kata Baekhyun penasaran.


"Itu juga yang menjadi pertanyaan ku, Padahal...."Jimin menceritakan kejadian saat di rumah sakit.


"Apa?!kenapa bisa begitu?. Chenle jawab Appa, apa kau benar-benar tidak bisa mengingat apapun?"Tanya Baekhyun tercengang.


"Ani, aku benar-benar tidak bisa mengingat apapun."Jawab Chenle.


"Termasuk saat di rumah ku?!"Kini Haechan ikut bertanya.


"Memangnya kenapa?apa yang terjadi pada ku?.Aku tidak bisa mengingat apapun, aku tidak berbohong"Chenle semakin kebingungan


"Chenle tatap aku!"Pinta Renjun dengan tatapan serius.Semuanya mengernyit bingung


"Ada apa Hyung?"Tanya Chenle was-was.


"Lakukan saja!"


"Ba-baik!"dengan sedikit gugup, Chenle mulai menatap Renjun, tepat di matanya yang saat ini berwarna abu-abu terang.


"Hyung kau?!"Haechan sedikit terkejut, namun detik berikutnya dia mengerti.


Mata Chenle kembali berwarna merah menyala, secara tidak langsung hal itu juga memancing reaksi dari Ji-Sung.Matanya kini berubah menjadi coklat terang dan pupil matanya menyempit.


Hoseok dan Baekhyun tercengang, Melihat perubahan warna mata Ji-Sung yang coklat terang, dan saat pupil hitam itu berubah runcing, warna matanya menatap keemasan.


"Mate?!"Hoseok dan Baekhyun tersadar saat mendengar suara Chenle yang saat ini sudah memeluk erat Ji-Sung.


Renjun menghela nafas dan kembali duduk, akhirnya selesai juga satu masalah.Tapi dia tidak tau masalah lain akan segera meledak.


"Yoongi!! apa yang kau sembunyikan dari kami??!"Wajah Baekhyun terlihat sangat emosi.


ToonMin terdiam, mereka berdua tau arah pembicaraan Baekhyun.


"Apa? "Singkat Yoongi balik bertanya seperti tidak terjadi apa-apa.


Baekhyun tercengang mulutnya menganga lebar.Matanya menatap Renjun dan Ji-Sung yang masih berpelukan dengan putranya secara bergantian.Dan...

__ADS_1


Brugh!!


"Dasar vampir bar-bar! kenapa kau melempar ku dengan bantal?!"Protes Yoongi saat Baekhyun melempar sebuah bantal tepat di wajahnya.


"Kau serigala kutub gila! bisa-bisa kau menyembunyikan Semua ini dari kami?!.Kau juga chim? , apa begitu susahnya meminta bantuan pada orang lain sampai kau melakukan semua ini?!"Sekarang Baekhyun benar-benar marah.


"Hyung, bukan begitu dengarkan aku...."


"Sekarang aku paham kenapa Chenle bisa linglung seperti itu, Kau rare omega Chim, dan Ji-Sung adalah putra kandung mu.Sayang dia terlahir dengan separuh segel dari tubuh mu, itu kenapa Chenle tidak bisa mengenalinya."Ungkap Baekhyun berapi-api.


"Hyung..."Jimin menunduk, semua yang di katakan oleh Baekhyun itu benar.


"Katakan bagaimana cara melepas sepenuhnya segel itu?,aku tau ini egois tapi ini demi putra ku!!"


"Baek, tenang kita cari solusinya bersama-sama jangan seperti ini."Lembut Hoseok mencoba menenangkan.


"Aku tau!"Seru Haechan, membuat semua orang menatapnya.


"Jie, apa kau sudah menandai Chenle?"Ji-Sung mengangguk sebagai jawaban.


"Kalau begitu lakukan itu sekali lagi, saat purnama penuh dua hari lagi!"Tegas Haechan.


"Tapi Hyung, saat purnama penuh adalah saat tersulit untuk aku mengendalikan diri, aku takut melukai Chenle, Hyung.Dan lagi dia sedang mengandung, aku takut jika aku lepas kendali dan melukainya."Jawab Ji-Sung, menatap sendu Chenle yang sekarang tertidur di pelukannya.


Ji-Sung menghela nafas panjang, menatap Baekhyun dan Hoseok.Melihat senyuman dari keduanya, memberikan sedikit keyakinan pada dirinya.


"Baik, semoga ini keputusan yang tepat!."Ucapannya mantap.


"Aku suka seseorang yang tegas dalam mengambil keputusan!"Baekhyun tersenyum puas mendengar Jawaban Ji-Sung.


..........................


"Jeno!!"


"Ada Nana ku sayang?"Tanya Jeno dengan senyum lebar.


"Aku ingin masakan Beomgyu Hyung."Ucapannya memelas


"Tapi ini tengah malam Na, tidak enak Jika kita mengganggu istirahatnya"Jawab Jeno mencoba sabar.


"Hiks, tapi aku sangat menginginkan itu "Jaemin mulai menangis.

__ADS_1


"Eh eh, jangan menangis sayang,"Jeno panik sekarang.


"Hiks, aku sangat lapar, aku ingin masakan Beomgyu Hyung.Kumohon...."


"Aku tau, tapi ini tengah malam kita akan mengganggu istirahatnya sayang,"Jeno terus memberi pengertian.


Sekarang sudah jam 2malam, dan kenapa Jaemin harus ngidam sekarang?.Ini bukan tengah malam lagi, tapi ini hampir pagi.


"Jeno mengelus perut besar Jaemin dengan lembut."Aegy dengar daddy ya sayang, jangan nakal di dalam sana, kasihan Bundanya sayang"Jeno berkata dengan lembut dan di akhiri dengan sebuah kecupan hangat di perut Jaemin.


Kasihan juga melihat Jaemin yang tiba-tiba harus terbangun di tengah malam seperti ini.Karna tiba-tiba menginginkan sesuatu yang kadang membuatnya bergeleng kepala,juga hampir frustasi.


Jeno tersenyum lembut melihat Jaemin yang kembali terlelap."Aegy jangan rewel ya, biarkan Bundanya istirahat dulu sayang."Jeno mengusap perut Jaemin lagi, setelah itu membenarkan posisi tidur Jaemin.


"Good night kesayangan,"Jeno memberikan kecupan hangat di perut dan kening Jaemin sebelum ikut berbaring dan memejamkan matanya.


......................................


"Siapa anda??"Mark menatap heran laki-laki yang ada di hadapannya


"Dia sangat istimewa, dia seorang Beta yang istimewa, jaga dia."Jawaban orang itu semakin membuat Mark bingung.


"Apa maksud anda??"


"Dia milik mu, dia takdir mu.Tuhan sangat menyayangi kalian."


"Maaf, tolong jelaskan apa maksudnya? anda membuat saya semakin bingung!". Sekarang Mark mulai kesal.


Dia kupu-kupu bersayap Hitam yang akan hinggap di atas teratai biru, jaga sayapnya jangan sampai terluka untuk yang kedua kalinya."Orang itu tersenyum dan tiba-tiba menghilang entah kemana.


"Hey! Siapa kau? kemana kau?! apa maksudnya semua ucapan mu?!!"Mark berteriak keras tapi tak ada jawaban.


"Sialan siapa kau sebenarnya!, tunjukan wajah mu sekarang!!!"Lagi-lagi Mark berteriak, tapi jawabannya masih sama,'hening'.


"Huh huh huh! Apa itu tadi??!"Mark terbangun dari tidurnya.


"Apa maksud orang tua itu?, Kupu-kupu bersayap Hitam? dan teratai biru?.Apa maksudnya??".Mark benar-benar bingung dan penasaran sekarang, matanya terjaga.


Dan ia yakin bahwa akan sulit untuk tidur dengan tenang seperti sebelumnya.Kata-kata laki-laki tua di mimpinya barusan, terus berputar di kepalanya.


"Haechan! aku harus bertanya padanya besok, aku tidak mau jadi gila karena sebuah mimpi."Putus Mark kembali merebahkan diri dan menatap langit-langit kamarnya.

__ADS_1


"Kenapa aku selalu sulit tidur jika sudah seperti ini?!."Mark menghela nafas dan mencoba mencari posisi nyaman untuk kembali memejamkan matanya, tapi tetap tidak bisa.


__ADS_2