MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB

MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB
episode 6


__ADS_3

DREAM SKY University...


"Yakk Zhong Chenle pabo!!. bisakah kau berheti berhayal seperti itu??"Kesal Haechan yang melihat sahabatnya terus menerus tersenyum sendiri, bahkan sama sekali tidak mendengarkan dirinya sebagai lawan bicara.


"Be-ri-sik!. kalau bahasa gaulnya Ba to the Cot, Ba_cot!."Jawab Chenle sinis.


"Mohon maaf, watch your mouth Mba nya... sepertinya filternya sedang bermasalah." Chenle memutar bola matanya malas dan berkata.


"Maaf mas nya saya namja ngomong-ngomong.


"Oh iya kah??" Ucap Haechan julid.


"nye nyenyenye... Sebahagianya kau saja lah. Bye gue pergi dulu!."Ucap Chenle yang langsung meninggalkan Haechan di lorong, tempat mereka berdebat sepanjang jalan.


"Eh,yakk!!.Ah sudahlah, Aku harus ke perpustakaan dulu untuk mengambil buku."Haechan mengurungkan niatnya untuk mengejar Chenle dan memilih untuk menuju perpustakaan.


Di perpustakaan, terlihat seseorang yang sedang kesulitan untuk mengambil buku yang ia inginkan.


"Haiss, kenapa sulit sekali!.Ini Raknya yang ketinggian atau aku yang pendek, sih!!."Kesalnya sambil berjinjit untuk meraih buku tersebut.


"Permisi, biar saya ambilkan!."Seseorang tiba-tiba muncul dari belakang dan mengambil buku itu.Membuat orang di depannya refleks berbalik.


"Nah, ini bukunya se, ...."Ucapnya terpotong saat melihat siapa yang ia tolong.


"Ah, Renjun sunbane!.I... ini buku mu." Ucapnya gugup.


"Hmm, kau Lee Haechan mahasiswa semester pertama itu bukan??"Tanya Renjun mengambil alih buku yang di pegang Haechan.


"I... iya sunbane."Jawab Haechan dengan mata yang fokus pada wajah Renjun.


"Tidak perlu memanggilku dengan sebutan itu, itu terlalu formal dan membuat telinga ku panas!.Jika bertemu lagi panggil saja Hyung, itu terdengar lebih sehat di telinga ku.Dan terimaksih untuk bukunya, permisi!."Ucap Renjun dengan nada dingin, lalu pergi begitu saja meninggalkan Haechan yang masih membeku di tempatnya.


"Apa itu tadi?? dia berbicara banyak dengan ku?.Aku tidak salah dengar kan?. Sepertinya tidak, bahkan tadi dia sendiri yang meminta ku untuk memanggilnya'hyung'."Haechan bermonolog dalam hati dan masih berdiri di tempat yang sama.


"Haiss... sadarlah Haechan, Berhenti bermimpi!."Haechan bergumam sambil menepuk pipinya.

__ADS_1


"Ahya, aku harus mencari buku!."Haechan bergegas pergi setelah mengingat apa tujuannya kemari.


Di tempat lain, lagi-lagi Chenle melamun sembari menatap potret seseorang dari layar laptopnya."Belum genap 18 tahun ya...emm, hanya selisih beberapa bulan dariku.Dia seorang Alpha werewolf??"Chenle bergumam lirih, dan seketika raut wajahnya berubah sendu saat mengetahui bahwa orang yang di sukai nya adalah seorang werewolf.


"Apa salah jika aku berharap dia adalah Alpha ku kelak??.Yakk sadarlah Zhong Chenle, tidak usah bermimpi terlalu tinggi!."Ucapnya yang menyadari perbedaan antara mereka.


Chenle terus melihat informasi Tentang seseorang yang baru saja ia dapat dari laptopnya.Bukan yang sulit baginya untuk melakukan hal semacam itu, baginya sesuatu tentang meretas dan mencari data melalui komputer adalah hal yang menyenangkan.


Chenle tersenyum melihat nama orang yang baru saja ia dapatkan informasinya itu."Park Ji-Sung, nama yang manis seperti orangnya"Ucap Chenle tanpa sadar sambil mengusap layar yang ada di depannya.


"Boleh aku bergabung?"


"Eh, monyet terbang!!"Ucapnya refleks karena terkejut dengan suara yang seseorang yang tiba-tiba ada di depannya.


Eh,yakk!! ,..."Chenle menghentikan ucapannya setelah melihat siapa yang ada di depannya.Seketika matanya membulat sempurna.


"Prff... kau sangat lucu, jadi apa aku boleh duduk disini??".Tanya orang itu pada Chenle yang sedari tadi duduk di salah satu kursi taman.


"Ah iya, silahkan!".Ucap Chenle yang tersadar dan segera menutup laptopnya.


"Sa...sama-sama".


"Hmm maaf, aku tidak sengaja melihat mu melamun sendirian disini, apa yang kau pikirkan??


"Ti.. tidak, bukan apa-apa!."Jawab Chenle semakin gugup.


"Oh, emm apa boleh kita berkenalan??"Tanya orang tersebut sedikit menunduk.


"OMG demi apapun!!. Aku tidak bermimpi kan?? sungguh hari paling beruntung dalam hidup ku!!"Chenle berteriak dalam hati mendengar ucapan orang tersebut.


"Te.. tentu."Jawab Chenle tersenyum kikuk.


" Perkenalkan, namaku Park Ji-Sung, panggil saja Ji-Sung." Ucapnya menatap Chenle dan tersenyum lebar sambil mengulurkan tangannya.


Ya, orang itu adalah Ji-Sung,orang yang sudah lama memperhatikan Chenle dari jauh, dan selalu menunggu kesempatan seperti sekarang ini.

__ADS_1


"Che... chenle, Zhong Chenle."Ucapnya terbata-bata dan membalas uluran tangan Ji-Sung.


"Apa kau gugup?"Tanya Ji-Sung.


"Sedikit,"lirihnya tapi masih terdengar oleh Ji-Sung.


"Kalau begitu kita sama, jujur ini pertama kalinya aku mengajak seseorang berkenalan."Ucap Ji-Sung mengalihkan pandangan.Karna memang ia juga gugup saat ini.


"Eh,...."Chenle menatap Ji-Sung tak percaya.


" Tapi tidak buruk bukan?. Menurut gugup itu wajar, karena walaupun kita sudah beberapa kali bertemu, tapi ini kan pertama kalinya kita bersama dan berbicara banyak seperti ini."Ucap Ji-Sung mencairkan suasana.


"I...iya,"Chenle tersenyum manis dan tatapan mereka saling bertemu.


"Tampan..."Ucap Chenle tanpa sadar, dan terdengar jelas oleh Ji-Sung.


"A..apa??"Tanya Ji-Sung yang menjadi gugup.


"HM, tampan.. kau sangat tampan dan manis, aku menyukai mu!."Ucap Chenle tanpa sadar dan sibuk membayangkan Ji-Sung yang tersenyum manis dalam pikirannya saat ini.


"Ah, terimaksih,. Eh sepertinya aku harus pergi, hyungku sudah menelepon, Aku duluan ya... senang berkenalan dengan mu."Ucap Ji-Sung tersenyum canggung dan berdiri dari duduknya.


"Eh,..."Chenle tersadar dari lamunannya dan menatap punggung Ji-Sung yang mulai menjauh.


"Eh, dia pergi??"Ucapnya bingung.Dan beberapa detik kemudian ia tersadar apa yang baru saja ia lakukan.


"Yak, astaga Zhong Chenle! Apa yang kau lakukan?bodoh sekali kau ini!!. Dia pasti pergi karena tidak nyaman dengan ucapanku tadi.Argh... dasar tolol kau ini.Astaga memalukan sekali! bagaimana ini...Bagus sekali Zhong Chenle.. kau membuat kesan yang memalukan di kesempatan pertama mu!!."Chenle mengutuk dirinya sendiri sambil mengacak-acak rambutnya frustasi.


"Apa tadi??Dia bilang aku tampan!. Astaga kenapa aku jadi gugup begini?.Tadi dia tidak melihat telinga ku kan??."Gumam Ji-Sung sambil menutup dan mengusap telinganya yang memerah saat ini.


"Astaga apa yang terjadi dengan jantung ku? kenapa berdetak begitu cepat?.Apa aku punya penyakit jantung??"Ucap Ji-Sung sambil memegangi dadanya.


Ji-Sung masih terus bergumam sambil menyandarkan tubuhnya di tembok dan mengingat apa yang baru saja terjadi antara dia dan Chenle.


"Sedang apa kau disini??".Ucap seseorang yang tiba-tiba muncul di sampingnya.

__ADS_1


__ADS_2