MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB

MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB
episode 18


__ADS_3

Taehyung menatap sendu kepergian sang putra,ia tau bahwa Haechan tidak baik-baik saja.


Di kamar Haechan.


"Hahaha... lucu sakali hidupku ini.Hiks kenapa jadi begini?kenapa harus dia.Aku Tidak menyangka wajah lugu sepertinya ternyata seorang penghianat!!."Haechan tertawa miris sambil menyandarkan tubuhnya di sandaran tempat tidur.


"Jaemin...Na Jaemin.Aku tidak menyangka akan memiliki saudara sepertinya."Haechan menahan amarahnya mengingat wajah Jaemin.


"Yaa Jeon Jungkook!apa sebenarnya mau mu?.Kenapa kau lebih memilih orang lain di bandingkan keluarga mu?. Wajah mu terlihat lembut dan lugu,tapi di dalamnya tersimpan hati seorang iblis!!."Cacian dan makian terus ia lontarkan untuk Sang Appa, tanpa ia tau kebenarannya.


Disisi lain......


"Akh...hiks!sakit..."Jungkook meringis kesakitan sambil memegangi dadanya.


"Ke...kenapa sakit sekali?dan kenapa tiba-tiba aku menagis seperti ini?"Sambil terus meringis menahan sakit ia mengusap air matanya.


"Haechan-aa maafkan Appa..."Ucapnya sebelum tak sadarkan diri di dalam kamarnya.


Ya...memang beberapa hari terakhir Jungkook memang dalam keadaan yang kurang baik.Ia sering merasakan nyeri di dadanya,ia tidak mempermasalahkan hal itu karna ia tau ini memang sudah waktunya ia menyerah.


Di saat yang sama, Jaemin melangkah masuk ke dalam rumah setelah selesai memberikan makan siang untuk adik-adiknya di panti.Menang bangunan panti dan rumah mereka di buat terpisah namun hanya berjarak beberapa meter saja.


"Appa, Nana sudah selesai, sekarang giliran Appa yang harus makan."Ucapnya tersenyum manis di depan pintu kamar Jungkook sambil membawa nampan berisi bubur dan air putih, tak lupa juga beberapa obat yang rutin di minum oleh Jungkook.


"Appa Nana masuk,ya...."Ucapnya lagi.Karna tak mendapat jawaban, Jaemin menjadi panik.


Appa, Jawab Nana..apa yang terjadi??.kenapa dari tadi Appa diam saja?."Jaemin kini semakin cemas.


"Hiks Appa buka pintunya, jangan membuat Nana takut.!!"Jaemin mulai menangis sambil terus mengetuk pintu kamar Jungkook.


"Ada apa jaemin? kenapa kau menangis??."Tanya Seseorang yang tiba-tiba sudah ada di belakang Jaemin.


"Paman??"Jaemin menoleh ke arah belakang dan melihat Jimin yang ada di belakangnya.

__ADS_1


"Ada apa?Kenapa kau menangis"Jimin mengulang pertanyaannya.


"Appa,paman... dari tadi Nana panggil tapi tidak menjawab.Pintunya masih terkunci,Nana takut terjadi sesuatu."Ucapnya sambil menangis.


"Apa?? Kalau begitu kita dobrak pintu bersama!!."Ucap Jimin yang terlihat cemas setelah mendengar jawaban Jaemin.Jaemin mengangguk pelan lalu meletakkan nampan yang ia bawa sebelum ikut mendobrak pintu.


Akhirnya pintu berhasil di buka,Jamin dan Jimin terkejut melihat Jungkook yang tidak sadarkan diri dan darah segar mengalir dari hidungnya.


"Andwe, Appa!!!"


"Astaga kookie!!"Jerit kedua Submassive itu bersamaan.


"Appa bangun! Kenapa bisa seperti ini?bangun appa jangan membuat Jaemin takut!.Hiks,hiks!."Sambil menangis Jaemin membenarkan posisi tidur Jungkook dan mengelap bercak darah yang ada di wajahnya.


Dengan sigap Jimin menelepon dokter dan setelah itu dia juga menelpon suami dan anak-anaknya untuk datang."Apa yang terjadi padamu sayang, kenapa kau bisa seperti ini."Jimin yang panik melihat kondisi sang adik berusaha untuk tenang karena melihat Jaemin yang terus menangis.


"Appa, jangan katakan kalau ini sudah waktunya, Jaemin tidak mau dan tidak rela kehilangan appa.Appa bangunlah jaemin tidak sanggup sendirian."Jaemin duduk di lantai,,di samping tempat tidur sambil memegang tangan Jungkook.


"Appa,apa tau...Nana sudah menemukan keluarga mu yang dulu appa.Nana sudah bertemu dengan anak kandung appa.Maaf Appa, appa pernah bilang kalau Nana harus menjauhi keluarga itu, tapi sialnya Nana malah terjabak di antara mereka.Hiks,hiks!."


"Hiks, bahkan salah satu anak dari keluarga itu sudah menandai Nana sebagai'Mate' itu yang dia bilang ke Nana.Nana tidak tau takdir macam apa yang berlaku saat ini.Nana merasa tidak masuk akal, seorang Beta seperti Nana bisa di klaim oleh Alpha werewolf sepertinya.Hiks ..."


Begitu banyak sudah Jaemin berbicara, hingga ia melupakan Jimin yang berdiri di belakangnya, dan lebih parahnya lagi,ia tak menyadari bahwa Yoongi dan anak-anaknya sudah ada di sana.


"Appa! bangunlah dan kembali pada keluarga mu.Peluklah suami dan putramu yang selama ini kau rindukan!. Bangun!appa boleh pergi meninggalkan Nana asal tujuan Appa adalah keluarga asli mu.Appa sadarlah dan pulang lah katakan pada Keluarga itu tentang iblis yang sudah membuat appa dan mumma menderita.katakan pada mereka Appa!!".


Jaemin menangis histeris karena melihat Jungkook yang masih terdiam dalam tidurnya, hingga tak menyadari bahwa empat orang di belakangnya mendengar segalanya, dan tak lupa juga dengan sang dokter yang baru saja tiba disana.


"Jaemin..."Jimin memegang pundak Jaemin dengan lembut, membuat Jaemin berbalik dan menatapnya.


"Paman...Paman Nana mohon bangunkan appa, hiks, appa tidak mau mendengarkan Nana...paman!. Kenapa paman diam saja??!"Kini Jaemin berteriak histeris sambil memegang erat kerah baju Jimin yang masih membeku sambil menatapnya.


Jimin ikut menagis melihat kondisi Jaemin dan sang adik.saat ini dokter masih memeriksa Jungkook dan Ji-Sung dan Renjun kini ikut andil untuk memenangkan Jaemin.

__ADS_1


"Bagaimana kondisi adik saya dok? apa yang terjadi padanya??"Tanya Jimin sambil mengusap air matanya.


"Saya tidak tahu bagaimana harus menjelaskannya, sepertinya pasien tidak menderita penyakit biasa."Ucap dokter yang terlihat bingung.


"Maksudnya??"Tanya jimin tak mengerti.


"Saya juga bingung, saya tidak bisa mendiagnosa penyakit pasien, Tapi yang saya lihat kondisi jantungnya sangat lemah dan sangat sulit untuk bertahan lebih lama."Jelas dokter masih dengan ekspresi bingungnya.


"Hah??"Yonggi dan Jimin menatap tak percaya pada sang dokter.


"Tidak mungkin Anda jangan mengada-ada dok saya bisa memnuntut anda , mengerti!!"Bentak jimin yang mulai emosi.


"Andwe!!Ini pasti karena iblis itu!.Dasar biadab tidak puas dia menyiksa mumma dalam tidurnya sekarang dia mau membunuh Appa yang bahkan sudah berbaik hati membiarkan ia tinggal di istana itu sebagai ganti dirinya!!"Emosi Jaemin kembali memuncak saat mendengar penjelasan dari dokter.


"Jaemin tenangkan dirimu!"Ucap Renjun yang berusaha memeluknya.


"Tenang bagaimana hyung?!.Kau tidak lihat kondisi Appa sekarang,hah?!"Bentaknya emosi.


"Kami tau hyung, kami tau perasaan mu..tapi sekarang cobalah untuk mengendalikan emosi mu.."Ucap Ji-Sung sangat hati-hati.


"Tau??.Kalian tidak tau apa-apa!.Yang kalian lihat hanyalah setitik kecil penderitaannya yang ia alami selama 18 ini.Selama 18 tahun dia memisahkan diri dari keluarga Kim Lee hanya untuk menyelamatkan mumma dan keluarganya.Dan apa kalian tahu, selama 18 tahun ia rela kehilangan kekuatan murni sebagai Rare Omega hanya untuk menyelamatkan nyawa kedua putra kandungnya!."


Semua yang disana menatap Jaemin dengan netra yang terbuka lebar, tak percaya pada apa yang mereka dengar.Dan entah setan darimana yang menyebabkan Jaemin sampai hilang kendali seperti saat ini.


"Hahahaha... keluarga itu... Hiks, hiks, hiks bahkan aku pun terjebak di antara mereka hiks...Dan..."


"Jaemin!!!"Sontak satu keluarga itu terkejut melihat Jaemin yang tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri.


Dengan cepat Yoongi mengangkat tubuh Jaemin dan membaringkannya di sofa kamar Jungkook.Jimin langsung meminta dokter yang kebetulan masih disana untuk segera memeriksa keadaan Jaemin.


"Bagaimana kondisi nya dok?!"Tanya Jimin yang terlihat gusar.Karna belum juga Jungkook siuman, sekarang giliran Jaemin yang pingsan.


" Dia tidak apa-apa, dia hanya kecapaian dan sedikit stres dengan keadaan.Tapi saya sarankan agar jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi, karena akan berdampak pada kondisi janin yang dikandungnya."Jelas san dokter.

__ADS_1


"Apaa!!?"


__ADS_2