MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB

MATE?? [Renhyuck X Taekook] BxB
episode 59


__ADS_3

"Bagaimana keadaannya??"Tanya Haechan saat dokter keluar


"Pasien baik-baik,itu hanya demam biasa"Dokter tersenyum tipis.


"Tapi kenapa Bisa sampai pingsan begitu??dia bahkan tidak mau makan apa pun, bahkan selalu dia muntahkan walaupun belum sempat dia telan"Cemas Jimin


"Apa tidak ada keluhan lain??"Tanya Renjun datar Dokter tersenyum dan membuat semua bingung.


"Ani, pasien mempunyai fisik yang sangat sehat, dia tidak punya keluhan apapun selain itu."


"Benarkah?? kalau kau sampai salah diagnosa ku pastikan kau kehilangan pekerjaan mu saat ini juga!!"Ancam Yoongi dengan tatapan tajam dan dingin.


"Saya berbicara yang sejujurnya tuan, pasien baik-baik saja, hanya saja saja harus bertanya sesuatu pada kalian"Kata dokter sedikit takut.


"Tanyakan saja!"Ucap Renjun


"Em, apa kalian...."


...............


"Appa!!"Teriakan begitu nyaring mengagetkan Baekhyun yang masih fokus memasak


"Astaga..."


"...Nee, appa di dapur sayang!!"Sahut Baekhyun dengan berteriak


"Appa, bisakah aku menemui Hyung??"Tanya Chenle yang terlihat bersemangat.


"Hyung??"Baekhyun mematikan kompor dan menoleh pada putranya dengan alis terangkat.


"Iya, lele mau ke mansion Nana Hyung, boleh ya appa?"Chenle menatap Baekhyun penuh harap.


"Huft, baiklah..."Baekhyun tersenyum,


"Tapi ingat, jangan pulang terlalu malam! ingat anak perawan tidak baik berkeliaran di luar terlalu malam!!".


"Appa Lele laki-laki !!"Chenle mengerucutkan bibirnya karna kesal.


"Haha, Iya iya... appa hanya bercanda"Baekhyun tersenyum puas karena berhasil mengusili anaknya.


"Humpt! kalau begitu Lele pergi dulu, dah appa!."Chenle melambaikan tangannya, dengan wajah yang sedikit cemberut dan melenggang pergi.


"Ada-ada saja anak itu,"Baekhyun menggelengkan kepalanya dan kembali melanjutkan aktivitasnya.


Sampai di depan mansion....

__ADS_1


"yuhuuu para penghuni gaib, Chenle yang tampan datang, mana sambutannya!!?"Chenle berteriak sekuat tenaga di depan pintu masuk, dan membuat beberapa benda di sana bergetar.


"Eoh, apa sekeras itu teriakkan ku?"Chenle menatap sekeliling dengan tatapan bingung dan sedikit terkejut.


"Astaga,dasar lumba-lumba kw!!apa kau mau membuat rumah ini roboh? , tidak bisakah datang dengan tenang?!"Omel Jaemin setelah membuka pintu karena sudah tahu siapa yang datang.


"Eh, hehehe mian Hyung..."Chenle meringis sambil mengusap tengkuknya.


"Bolehkah aku masuk??"Chenle tersenyum menunjukkan deretan giginya.


"Tentu saja, ayo masuk! "sepanjang apapun Omelan seorang Na Jaemin, selalu saja luluh dengan senyuman dari kesayangannya ini.


"Tumben sepi? kemana semuanya?"tanya Chenle yang tidak melihat keberadaan siapapun kecuali Jaemin yang ada di hadapannya.


.


"Haechan dan Renjun Hyung pergi ke rumah paman Yoongi, Mark hyung dan Jeno sedang bekerja."terang Jaemin yang duduk di samping Chenle.


"Hah jadi Hyung sendiri?, wah kurang ajar tu si Jenong bisa-bisa hyung ku yang cantik ini di tinggal sendirian di rumah?!, Sedang hamil besar pula!!"Kesal Chenle yang mendengar jawaban Jaemin.


"Ani, tenang dulu Le, jangan salah paham."


"Siapa yang salah paham?, jelas-jelas alpha mu itu sangat kejam, bisa-bisanya dia meninggalkan mu sendirian seperti ini!!"


"Bersama seseorang? siapa dia?"Tanya Chenle penasaran.


"Dia.. "


"Jaemin, ini pesanan mu..."Seseorang datang dengan membawa kantong plastik dan sebuah peper bag di tangannya, membuat Chenle dan Jaemin menoleh ke arah suara.


"Hyung!!kau datang??!"Jaemin berbinar melihat siapa yang datang, dan berlari kecil menghampiri orang tersebut, Sedangkan Chenle terdiam membeku menatap orang tersebut.


"Ayo duduk Hyung"Jaemin tersenyum lebar mempersilahkan orang tersebut untuk duduk.


"Ani, aku harus kembali bekerja!"Tolak orang itu dengan tatapan datar.


Tiba-tiba tatapan Jaemin merubah sendu, "Eoh, baiklah... hati-hati Hyung.."ucap Jaemin , menunduk menahan air matanya.


"huft, baiklah!tapi aku tidak bisa lama, ayo duduk. Aku temani kau makan"Laki-laki itu menghela nafas dan menuruti keinginan Jaemin.


Chenle menatap mereka berdua dengan mata yang terbuka lebar."Hyung dia..."Dengan sedikit bergetar Chenle bertanya pada Jaemin.


"Oh ya Chenle, kenalkan ini Beomgyu Hyung, dan hyung, ini Chenle.Dia adik angkat ku."Kata Jaemin memperkenalkan sambil sibuk memakan kebab dan beberapa potong pizza yang di bawa oleh Beomgyu.


"Pelan-pelan, kau bisa tersedak jika cara makan mu seperti itu"Beomgyu menatap datar Jaemin yang makan dengan lahap di depannya.

__ADS_1


"Nana lapar hyung, dan ini sangat enak"Jawab Jaemin masih sibuk dengan makanannya


Beomgyu menghela nafas, sedangkan Chenle meringis ngeri melihat cara makan Jaemin yang terlihat seperti orang yang tidak makan berhari-hari.


"Kau mau??"Tanya Beomgyu pada Chenle.


"Emm, bo... boleh mungkin sedikit saja."Jawab Chenle sedikit gugup.


"Aku tidak salah lihat kan?? dia benar-benar Beomgyu Hyung yang sama, kan?"Chenle bertanya dalam hati sambil sesekali melirik kearah Beomgyu yang setia dengan ekspresi datarnya.


Mereka bertiga melanjutkan acara makan dengan tenang, yah... sebenarnya hanya Jaemin yang terlihat sangat lahap, Chenle yang makan sepotong pizza sambil bergumam dalam hati dan menatap ngeri Jaemin yang ada di hadapannya.Sedangkan Beomgyu hanya menemani mereka.


...... .........


"Emm, apa kalian bersama dengan mate dari pasien??"


"Mate?!"Renhyuck dan YoonMin membulatkan matanya.


"Apa maksudmu?anak ku belum memiliki mate!!"kata Yoongi dengan tatapan mencekam.


"Jangan bercanda dok, adik saja belum memiliki mate!!"Kata Renjun menatap tak percaya.


"Saya tidak mengada-ada, gejala yang dialami oleh pasien menunjukkan bahwa memang seperti itu.Pasien, mengalami morning sick yang berkepanjangan, sehingga pasien mengalami dehidrasi dan kekurangan energi kronis."Jelas dokter panjang lebar.


"Hah?!"Keempatnya tercengang dengan jawaban sang dokter.


"Apa kita bisa melihat keadaan??"Tanya Haechan.


"Dia sedang istirahat, silahkan jika ingin di jenguk tapi usahakan tidak menggangu istirahat pasien.


"Baik dok!"Haechan mengangguk dan tersenyum.


"Kalau begitu saya permisi "dokter itu membalas senyuman Haechan dan melangkah menjauh.


"Ayo masuk!"Ucap Jimin setelah dokter itu benar-benar pergi.Dan akhirnya mereka berempat masuk kedalam dengan perlahan.


"yeobo, apa benar yang di katakan dokter tadi??"Jimin menatap sang suami.


"Entahlah, yang tau kebenarannya hanyalah Ji-Sung."Jawab Yoongi menatap pada Ji-Sung yang tertidur di brangkar pasien.


"Bocah nakal!apa yang tidak kami ketahui darimu?awas saja kau, jika kau bangun nanti ku pastikan kau menerima hukuman yang setimpal!!"Renjun menggeram rendah menatap sang adik yang terlelap di depannya.


"Sabar hyung, kita akan bicarakan ini baik-baik nanti". Haechan merengkuh pundak Renjun untuk menenangkan sang, dengan senyum manis yang tak pudar di bibirnya.


"Hmm,"Renjun hanya berdehem sebagai jawaban ,tapi tidak masalah untuk Haechan.

__ADS_1


__ADS_2