
Keanu menceritakan semua yang terjadi antara dirinya dengan guru muda yang cantik itu. Kedua sahabatnya hanya bisa melongo, mendengarkan apa yang di ceritakan oleh Keanu. Rasa terkejut dan tak percaya membuat mereka hanya bisa tersenyum terdiam dengan sesekali berkedip. Semua ini terasa mustahil bagi keduanya, tapi Keanu tidak mungkin mengarang cerita bohong. Lagi pula, setelah mereka melihat sendiri kedekatan antara guru dan murid yang tak biasa itu, membuat mereka sedikit percaya meski belum seratus persen.
"Lo nggak lagi nge-halu, 'kan?" pertanyaan konyol itu meluncur bebas dari mulut Dion sehingga membuat Keanu kesal. Ia memukul kepala sahabatnya itu pelan.
"Lo kira gue apaan? Ngapain gue nge-halu sampe sejauh itu. Nggak kira-kira Lo kalo komentar!"
"Ya abisnya, gue ngerasa aneh aja. Kok bisa di umur Lo yang baru sembilan belas tahun udah punya bini. Terus guru sendiri pula."
"Ya bisa lah Oncom. 'Kan udah gue jelasin kronologi kejadian yang sebenarnya. Yang menyebabkan gue sama Bu Kezra harus menikah."
"Iya juga, sih. Kok gue nge-lag ya. Semuanya kayak mimpi."
"Iya, serasa mimpi. Masih nggak percaya gue, kok bisa Keanu nikah sama Guru sendiri." celetuk Rifky seraya memijit kepala.
"Terserah kalian mau percaya apa nggak. Yang pasti gue cerita kejadian yang sebenarnya. Gue cerita apa adanya."
Kedua pria yang ada di hadapan Keanu hanya saling pandang, mencoba mencerna sekali lagi cerita temannya yang kurang masuk akal. Sangat sulit di terima oleh logika keduanya.
__ADS_1
"Kalian masih mau di sini atau ikut nyari Bu Kezra lagi?" tanya Keanu seraya beranjak berdiri.
"Eh Ke, bentar deh. Perasaan Lo ke Bu Kezra gimana sih?" tanya Dion sebelum Keanu menjauh. Sementara Keanu menautkan kedua alisnya.
"Perasaan apa maksud Lo?"
"Ya perasaan Lo ke Bu Kezra. Apa Lo udah mulai ada rasa sama doi?"
"Apa sih lo? Rasa apa? strawberry maksud lo?"
"Ya Ela pura-pura nggak tahu apa gimana sih Lo? Maksud gue ya perasaan cinta. Karena gue lihat Lo kok khawatir banget sama Bu Kezra. Padahal belum juga 24 jam."
"Entahlah. Mungkin gue punya rasa ke Bu Kezra. Tapi gue nggak yakin."
"Nggak yakin gimana?"
"Ya nggak yakin aja sama perasaan gue. Apakah ini emang perasaan cinta, atau hanya perasaan khawatir biasa. Entah lah," ujarnya seraya mengangkat kedua bahunya.
__ADS_1
Kedua sahabatnya hanya manggut-manggut.
"Ohya, Lo tahu nggak kampung halaman Bu Kezra di mana?" tanya Dion lagi.
"Gue cuma tahu, kalau nggak salah Bu Kezra itu orang Surabaya." kata Keanu seraya mengingat kembali.
"Nah, Lo kepikiran nggak sih kalo si Bu Kezra itu pulang kampung?" celetuk Rifky. Serasa mendapatkan oase di gurun pasir, Keanu menunjuk dengan semangat Sahabatnya itu.
"Lo bener. Kenapa gue nggak kepikiran kesana ya." kata Keanu seraya mengeluarkan ponsel miliknya dari saku jaket denim yang ia kenakan.
"Iya loh, siapa tahu Bu Kezra pulang kampung dan nggak sempet bilang ke Lo." sahut Dion seraya tersenyum sumringah.
"Gue coba hubungi Bu Indri dulu, mau minta alamat Bu Kezra yang ada di kampung. Mereka kan sangat dekat, siapa tahu Bu Indri tahu alamatnya." kata Keanu seraya menghubungi guru yang dekat dengan Kezra.
Setelah mengantongi alamat yang di berikan oleh Bu Indri, Keanu berangkat ke Surabaya untuk mencari istrinya. Perasaannya membuncah, mengingat senyum manis sang guru yang selalu terngiang dalam ingatannya.
"Tunggu aku, Bu. i'm coming...." ujarnya seraya melajukan motor sport miliknya dengan kecepatan tinggi, membelah jalanan ibu kota yang ramai. Pria itu tak sabar untuk bertemu dengan sang guru yang telah membuat hatinya tak tenang sepanjang hari ini. Ia ingin segera sampai dan memastikan bahwa wanita itu baik-baik saja.
__ADS_1
🌹🌹
Kencengin like, komentar dan giftnya dong. Biar Author makin semangat 🤠hihihi