
Siangnya setelah kembali dari pasar malam Keanu dan Kezra memutuskan untuk kembali ke Jakarta. Di sepanjang perjalanan Kezra terus memeluk pria muda yang ada di depannya membuat Keanu terus tersenyum bahagia. Awalnya Kezra merasa terpaksa ketika Keanu menarik tangannya dengan tiba-tiba dan melingkarkan tangannya di pinggang pria itu. Tapi lama kelamaan ia pun merasa nyaman bahkan meletakkan wajahnya di bahu pria itu. Mereka berdua sempat berhenti di sebuah jalan yang menurut Keanu pemandangannya sangat indah dan pas untuk mengambil foto. Meski keberatan, Kezra mau juga turun dan mengambil beberapa foto. Keduanya tertawa bersama, saling bergandengan tangan ketika menuruni kebun teh.
"Bagaimana perasaan Ibu sekarang?" tanya Keanu ketika mereka berhenti berjalan. Saling tatap satu sama lain. Di tatap sedemikian rupa oleh sang murid membuat Kezra tersipu. Ia pun mengalihkan pandangannya ke arah kebun teh yang terhampar di hadapan mereka.
"Tidak begitu buruk," balas Kezra.
"Maksudnya?" tanya Keanu dengan kening yang berkerut.
"Ya, maksudnya semua ini tidak terlalu buruk. Menjalani hubungan dengan berondong juga mengasyikkan." jawabnya malu. Wanita itu tersipu, tak berani menatap pria yang menatapnya tanpa henti.
"Jadi, menurut Ibu. Mulai sekarang akan menerima saya sebagai suami Ibu?" tanya Keanu memastikan. Kezra menoleh, membalas tatapan Keanu dengan lembut dan detik selanjutnya ia mengangguk.
"Beneran?" tanya Keanu lagi.
"Iya, beneran." kata Kezra dengan malu. Ah entah kenapa ia merasa bahwa kini wajahnya telah memerah karena tersipu.
Cup ....
Satu kecupan mendarat di bibir wanita itu, sontak saja Kezra mendelik dan menutup bibirnya.
"Apa yang kamu lakukan?" tanya Kezra tak percaya pada apa yang telah di lakukan bocah tengil itu.
"Mencium istri saya." jawab Keanu santai. Bahkan ia terus tersenyum tanpa bisa berhenti.
"Astaga." Kezra menggeleng tak percaya.
"Itu sebagai ucapan terima kasih karena sudah mau menerima keberadaan saya sebagai suami Ibu." ucap pria itu seraya merangkum wajah istrinya dengan sayang.
"Saya mencintai Ibu, sangat mencintai Ibu." mendengar kata-kata sakral keluar dari mulut bocah yang masih sangat muda itu membuat wanita itu melongo. Lalu detik berikutnya, kedua bibir itu menyatu. Keanu mencium istrinya dengan lembut. Kezra yang awalnya melotot dan ingin memberontak, lama-lama terbius dengan lembutnya ciuman pria muda itu. Guru itu seolah terbius, ia terlena dalam ciuman yang Keanu lakukan bahkan ia membalas ciuman itu sehingga membuat Keanu diam-diam tersenyum di sela ciuman mereka.
❤️❤️
Keduanya sampai di rumah ketika matahari mulai terbenam. Ketika akan memasuki rumah, Keanu menggandeng tangan istrinya tanpa beban. Senyum tampaknya enggan pergi dari wajah pria itu sementara Kezra hanya tersipu. Entah sihir apa yang di gunakan oleh Keanu sehingga dirinya bisa terjebak dalam rasa yang melambungkan perasaannya. Ia bahagia, hanya itu yang ia rasakan saat ini. Dirinya merasakan rasa yang berbeda bersama Keanu, perasaan itu berbeda pula dengan Lukas sang mantan pacar sebelumnya.
__ADS_1
"Sayang, kamu mandi dulu yah. Nanti kita makan malam bareng." kata Keanu dengan manis. Kezra mengerjapkan matanya beberapa kali, ia melongo. Tentu saja hal itu membuat Keanu tak kuasa untuk menahan tawa.
"Tutup mulutnya. Nanti lalat masuk!" Kezra yang baru menyadari hal itu pun segera menutup mulutnya yang terbuka.
"A-apa tadi? Sa- sayang?" kata itu sangat aneh terdengar di telinganya.
"Iya. S A Y A N G ...." Keanu sengaja mengeja kata "sayang".
"Mulai sekarang, Ibu harus membiasakan diri untuk mendengar panggilan itu." pria itu menaik turunkan alisnya.
"A-apa maksudnya?"
"Pikir aja sendiri." katanya seraya berlalu meninggalkan Kezra dengan satu pertanyaan yang belum terjawab. Wanita itu menggaruk kepalanya yang tiba-tiba terasa gatal.
"Kalau sampai ia keceplosan memanggilku sayang di sekolah, bagaimana?"
"Aaaa ... pusing. Jangan sampai satu sekolah tahu kalau kami sepasang suami istri. Apa yang akan mereka katakan tentangku? Mereka akan menjuluki aku sebagai "predator" karena telah menikah dengan anak di bawah umur. Astaga! bagaimana ini?" ujarnya penuh rasa takut. Wanita itu menggigit ujung kukunya karena panik. Inilah yang ia takutkan dari dulu.
"Kamu mau apa?" tanya Kezra mendelik pada Keanu yang kepalanya masuk ke dalam kamar Kezra sementara tubuhnya masih di luar.
"Saya mau tidur di sini." jawabnya tanpa dosa. Bahkan ia tersenyum lebar menampakkan deretan giginya yang putih.
"APA?" teriak Kezra.
"Kenapa? Bukankah kita suami istri? Tidak ada yang salah bukan? Bahkan harusnya hal itu sudah kita lakukan sejak awal kita menikah." pria itu mendorong pintu yang di tahan oleh Kezra sedari tadi. Pria muda itu segera menerobos masuk ke dalam Kezra dan segera merebahkan tubuhnya ke atas ranjang dengan seprei bewarna pink tersebut. Pria itu bisa mencium bau khas tubuh Kezra yang wangi membuatnya memejamkan mata.
"Kenapa kamar Ibu wangi banget? Bikin betah berlama-lama di sini." katanya seraya membuka mata. Terlihat Kezra yang menutup pintu kamar dan berdiri di sana. Melihat hal itu membuat Keanu duduk dan bersandar di kepala ranjang.
"Kenapa masih berdiri di situ? Ayo kesini! Ibu harus cepat tidur karena besok kita akan pergi ke sekolah." katanya seraya menepuk ranjang yang kosong di sebelahnya. Wanita yang berdiri itu pun merasa cemas. Tidur apanya? Apakah dirinya bisa menjamin bahwa bocah tengil itu tidak akan melakukan apapun padanya? ia merasa sanksi atas apa yang akan terjadi jika mereka tidur bersama.
"Saya tidak akan melakukan apa pun. Jangan takut, saya sudah jinak kok." kata Keanu dengan tersenyum penuh arti. Ia menahan tawa melihat ekspresi takut serta cemas yang tampak jelas di wajah guru muda itu. Dengan ragu, Kezra berjalan menyeret langkahnya yang terasa berat. Hatinya tak yakin jika malam ini akan baik-baik saja.
"Ayo, Bu. Kita hanya tidur bersama."
__ADS_1
Saat Kezra mendekati ranjang, Keanu segera menarik tangan wanita itu sehingga Kezra menjerit karna tubuhnya jatuh di atas tubuh Keanu. Keanu tersenyum menang, ia berhasil mengerjai gurunya itu.
Cup
Keanu kembali mencuri ciuman di bibir pink wanita itu.
"Kamu bilang tidak akan melakukan apapun!" teriak Kezra tak terima. Ia memukuli dada Keanu berulang kali. Pria itu mengaduh dan mengeluh sakit sehingga membuat Kezra menghentikan aksinya.
"Aduh, sakit Bu. Jangan lakukan itu."
"Apa? Apa aku menyakitimu?" Kezra berhenti dan menatap dada Keanu serta memeriksanya. Hal itu membuat Keanu terkikik geli dan kembali mendapatkan pukulan di dada bidangnya.
"Kamu mengerjai ku?"
Keanu hanya tertawa, ketika Kezra menarik tubuhnya untuk bangun Keanu tidak membiarkan hal itu terjadi. Ia kembali menarik tubuh istrinya dan membalikkan posisi. Kezra kini berada di bawah Kungkungan nya. Jantung Kezra seolah berhenti berdetak, ia menatap pria yang ada di atasnya tanpa berkedip. Baru kali ini ia berada sedekat ini dengan seorang pria. Bahkan hembusan napas pria itu terasa hangat menerpa wajahnya. Keanu kembali mencuri ciuman di bibir istrinya, ciuman lembut seperti tadi siang di kebun teh. Ciuman sewajarnya tanpa menuntut lebih. Ketika keduanya mulai kehabisan napas, Keanu melepaskan tautan bibir mereka. Lalu menyatukan keningnya.
Ia merebahkan tubuhnya ke samping, lalu menarik tubuh istrinya ke dalam pelukannya.
"Tidurlah!" katanya seraya membelai rambut wanita yang ada di sampingnya. Mendapatkan perlakuan lembut dari sang suami membuat Kezra merasa nyaman. Ia pun tersenyum dan mulai memejamkan mata sembari memeluk Keanu. Keduanya pun tertidur hingga pagi.
Kezra
Keanu
Bonus🤭🤭
__ADS_1