
"Belum putus?" suara seorang perempuan muncul di belakang Keanu. Tanpa berbalik pun pria itu sudah tahu siapa sang pemilik suara.
"Apa urusannya sama Lo?" ketus pria itu dengan menatap ke depan. Langkah berat sang gadis mengitari tubuh Keanu, lalu berdiri di hadapan pria yang di sukainya itu.
"Lo lupa sama apa yang gue bilang sebelumnya?"
"Gue nggak peduli!" balas Keanu sengit.
"Lo nggak mikirin karir Bu Kezra? Dia bakal viral karena pacaran sama keponakan pemilik sekolah. Dia bakal di bilang guru genit, kegatelan dan lebih parahnya akan di pecat dari sekolah."
"Gue nggak takut. Lagi pula kita udah sah kok."
Lisa mengernyitkan keningnya,
"Maksud Lo?"
"Pikir aja sendiri!" ucap Keanu dengan senyum miring.
"Ohya makasih ya atas minuman yang Lo kasih ke gue. Berkat itu semua, hubungan gue sama Bu Kezra makin mesra." ucapnya dengan senyum mengejek. Setelah mengatakan hal itu Keanu melangkah meninggalkan Lisa yang tampak sangat kesal.
"Apa maksud Keanu? Apa jangan-jangan mereka melakukannya?"
Lisa menutup mulutnya yang terbuka. Matanya melebar sempurna.
"Sialan! Kamu harus putus sama dia, Ke!"
Keanu terus melangkah meninggalkan Lisa yang tampak sangat kesal.
"Gue harus bikin mereka putus! Lihat aja kalian. Kalau gue nggak bisa dapetin Keanu, maka cewek mana pun nggak akan ada yang boleh dapetin Keanu!" ujarnya dengan penuh kebencian.
__ADS_1
Rifky dan Dion menghampiri Keanu yang berada di kantin, Keduanya duduk di kursi yang berdekatan dengan pria yang tampak sedang menikmati makan siangnya.
"Eh keren Lo Ke. Udah berani go publik." ujar Dion menepuk bahu temannya itu.
"Iya, keren banget Lo. Tahu nggak, kalian jadi trending topik hari ini di sekolah." sahut Rifky dan di sambut dengan anggukan oleh Dion.
Keanu hanya menikmati makanannya tanpa menghiraukan kedua temannya.
"Weh Ke, kita lagi ngomong sama Lo. Di anggurin aja."
Keanu menghabiskan bakso yang ada di hadapannya, lalu menenggak es jeruk miliknya hingga tandas. Pria itu merasa sangat lapar karena tadi pagi tidak ada makanan yang masuk ke dalam perutnya, terlebih lagi ia melakukan olahraga dari malam sampai pagi yang menguras habis energinya.
"Terus? Gue harus bilang wow gitu?" ucap Keanu dengan tengil. Sontak saja sikapnya membuat kedua temannya kesal.
"Ah nggak asyik Lo!" ucap Dion.
"Siapa yang ghibah sih Ke. Kita kan cuma nanya Lo." ketus Rifky.
"Iya benar tuh." Dion menimpali.
"Di kantin itu tempat untuk makan! Bukan buat ghibah."
"Astaghfirullah ini anak makin hari makin nyebelin. Di kasih makan apa sih Lo sama Bu Kezra? Kok makin hari makin ngeselin. Jadi pengen nonjok gue." kata Dion kesal seraya mengaduk mie goreng pesanannya.
Keanu tampak acuh memainkan ponselnya. Ia sedang mengetik sebuah pesan untuk istrinya.
"Ohya Ke ada yang nantangin Lo balapan."
"Siapa?" tanya Keanu tanpa mengalihkan pandangannya pada layar ponsel.
__ADS_1
"Biasa, si Jerry."
"Ah males gue. Mending gue di rumah sama bini."
"Ah nggak asyik Lo. Mentang-mentang udah punya bini. Emang Lo mau di katain Cemen sama geng-nya Jerry? Pasti dia bakal bilang Lo kagak berani ngelawan dia." Ujar Dion sementara Rifky sudah sibuk mengabiskan sate kambing pesanannya.
"Lo udah gila, ya? Kalau gue ikut balapan, bisa di pecat gue jadi suami sama Bu Kezra. Tahu sendiri galaknya gimana."
"Astaga. Ini nih tipe-tipe suami takut istri."
"Enak aja. Gue nggak takut, ya. Gue cuma nggak enak. Ntar kalau tiba-tiba dia datang dan ngamuk di arena gimana? Kan malu."
"Haisshh. Lo pinter dikit jadi suami kenapa? Kita masih muda Ke. Bilang aja Lo mau kemana gitu, atau nongkrong sama kita-kita. Kita ini masih muda. Jadi jangan mau di kekang kayak anak perawan. Ayolah Ke. Kita tunjukkin sama geng-nya Jerry kalau nggak ada yang bisa ngalahin Lo di jalanan. Lo akan tetap jadi raja jalanan!" Dion menepuk bahu temannya itu.
"Bukannya di kekang, tapi ya kali gue nongkrong sementara bini gue di rumah sendirian."
"Ah Lo Cemen banget. Pikirin dulu deh baik-baik. Bohong sekali juga nggak bakal bikin kalian pisah kok. Ini juga demi nama baik Lo Ke. Raja jalanan selama ini udah melekat sama nam Lo. Jadi jangan mau di bilang Cemen ataupun pengecut cuma gara-gara Lo nggak enak sama bini."
"Ntar deh gue pikirin lagi. Ajakan kalian menyesatkan. Gue takut gara-gara ketahuan balapan Bu Kezra ngambek sama gue."
"Lo cinta mati sama Bu Kezra?" tanya Dion. Rifky yang awalnya tampak fokus dengan makanannya pun ikut mengabaikan makanannya dan menunggu jawaban Keanu.
"Yang pasti gue cinta banget sama Bu Kezra. Gue nggak bisa ngelihat dia sedih atau pun marah. Dia ngambek bentar aja, tidur gue udah nggak enak. Lagian bakal nggak dapet jatah gue kalo dia ngambek." Sontak saja perkataan Keanu membuat kedua temannya mendelik.
"Jadi kalian udah ....?"
"Ya udahlah. Jangan panggil gue Keanu kalo belum dapetin Bu Kezra seutuhnya." jawabnya sombong.
"Wah gila Lo. Hebat banget Lo bisa naklukin Bu Kezra yang jutek parah kayak gitu. Salut gue sama Lo, Ke!" Dion menepuk bahu Keanu beberapa kali. Menatap temannya itu dengan takjub. Pasalnya Bu Kezra adalah guru yang terkenal galak dan susah di taklukkan. Banyak guru-guru yang masih single mendekati guru cantik itu tapi tidak ada yang berhasil.
__ADS_1