Mendadak Dinikahi Bocah

Mendadak Dinikahi Bocah
Bab 14 Bertemu


__ADS_3

"Tumben Yumi menyiapkan sarapan khusus untukku. Sepertinya dia mulai suka nih sama aku" Ucap Satria senang.


Satria pun segera menghabiskan makanannya, dan segera berangkat ke sekolah sebelum terlambat.


Sesampainya disana. Seperti biasa, Satria dan Yumi sudah seperti orang asing yang tidak saling mengenal, walaupun Satria terkadang tidak perduli akan penilaian orang lain, namun karena ini menyangkut pekerjaan yang Yumi lakoni disana membuat Satria menurut begitu saja permintaan Yumi untuk bersikap tidak saling mengenal jika berada di luar.


"Pagi pak!" Sapa Satria kepada Satpam itu.


"Pagi! Tumben gak pernah terlambat lagi sekarang" Balas Satpam yang malah melontarkan pertanyaan kepadanya.


"Biasalah pak. Perubahan" Jawab Satria dengan sedikit menyipitkan sebelah matanya sebelum meninggalkan halaman parkir.


Di dalam kelas.


Satria seketika terheran, disaat melihat keramaian yang tidak biasa di dalam kelasnya.


Setelah masuk, ternyata sebuah mading kelas adalah pusat perhatian utama yang mereka lihat.


Tanpa mengurangi rasa penasarannya, Satria pun juga mendekat dan melihat apa yang ada di mading itu.


Satria menatap mading itu dengan membelalakkan matanya. Sebuah foto Yumi. Lalu di bumbui dengan beberapa kata disana yang sengaja di tulis tangan, namun itu terlihat seperti sebuah penghinaan untuk Satria sebagai seorang suami.



Guru cantik. Masih single dan belum menikah. Boleh DM ke akun sosial media yang ada di bawah ini untuk mendaftar sebagai suami.

__ADS_1


___________________________________


Satria merobek kertas yang tertempel di mading itu dengan kasar. Satria yakin, bahwa ada seseorang yang sengaja mengobral foto istrinya.


Semua mata seketika menatap bingung kearah Satria. Dan bertanya-tanya, kenapa Satria terlihat sangat marah?


Sementara, seorang wanita yang ada di ujung ruangan itu juga menatap Satria dengan tajam.


"Aku yakin sekali, bahwa Satria memang ada hubungan bersama Buk Yumi. Kalau tidak, kenapa juga dia kesal dan marah seperti itu" Ujarnya dengan raut wajah yang sangat kesal.


Haikal yang sedari tadi juga menyaksikan raut wajah Satria kini ia terlihat menghampiri Winda.


"Sudah aku katakan bahwa Satria dan Bu Yumi memiliki hubungan. Apa kamu akan membiarkannya begitu saja?" Ujar Haikal yang sudah berada di dekat Winda.


Winda adalah seorang wanita cantik yang juga bersekolah di sekolahan yang sama dengan Satria. Winda juga merupakan seorang model sekaligus aktris cantik di kotanya. Winda sudah lama menyukai Satria, namun Satria selalu menolak cintanya dan menghindari dirinya. Setelah mendengar perkataan Haikal, Winda semakin yakin bahwa Satria memang memiliki hubungan bersama Yumi. Sang guru baru yang baru masuk mengajar belum lama ini.


"Aku punya rencana" Winda menatap Haikal dengan tersenyum licik.


Haikal mendekat, dan Winda pun mulai membicarakan rencananya dengan sedikit berbisik.


Haikal tersenyum miring, lalu ia mengangguk mengerti setelah mendengarkan rencana Winda.


"Bagaimana? Kamu siap sama rencana kita?" Tanya Winda.


"Ok siap" Jawab Haikal menyetujui.

__ADS_1


Sementara di tempat lain.


Satria terlihat berdiri di halaman belakang sekolah. Lebih tepatnya di dekat Toilet lama yang sudah tidak di pakai.


Tidak lama setelah itu, Yumi pun datang menghampiri dengan celingak-celinguk kesana-kemari untuk memastikan bahwa tempat itu aman untuknya bertemu bersama Satria.


Sebelum kedatangan Yumi, Satria sudah lebih dulu mengirim pesan kepada Yumi untuk menyuruh Yumi datang ketempat itu.


"Datanglah ke halaman belakang sekolah. Ada hal penting yang ingin aku sampaikan kepada mu. Sekarang"


Begitulah pesan yang Yumi terima dari Satria.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


Jangan lupa untuk like dan komennya ya! Mohon dukungannya.


__ADS_2