
Setelah pertemuan Silfia dengan keluarga Aldi di rumah sakit, sekarang giliran keluarga Aldi yang akan bertemu keluarga Silfia.
setelah hari itu keesokan hari nya Silfia berangkat menuju rumah orang tua nya, dia juga sudah izin tidak masuk kuliah.
keluarga Aldi menyusul di sore hari.
di rumah orang tua Silfia. ayah ibu dan silfia sedang berada di ruang tamu untuk mengobrol
"ibu gak nyangka akhirnya kalian akan sampai di tahap dimana kalian akan menikah fi" ibu Ranti
"ia ayah juga"
"yah buk maaf ya rianti bilang nya baru sekarang padahal fia sudah ketemu sama keluarga mereka kemarin" Silfia
"gak papa fia, ibuk tidak mempermasalahkan itu kok ya kan yah" ibu Ranti
ayah Silfia membalasnya dengan mengangguk.
"ya Uda sekarang ibu akan siap siap untuk menyambut mereka ibuk akan masak" ibu Ranti
"fia bantu ya buk", Silfia
"boleh ayok" ibu Ranti.
hari sudah hampir menjelang sore, makanan sudah tersusun rapi di meja makan, pintu rumah yang terbuka lebar siap menyambut calon keluarga mereka.
selain ayah ibu dan silfia. di rumah itu ada keluarga Silfia yang lain yaitu kakak sepupu dengan suaminya beserta keponakan Silfia
kakak sepupu nya adalah Indri dengan suaminya Azra. dan kedua anak mereka yaitu Aila
tak lama akhirnya keluarga Aldi datang. yang datang hanyala ayah,ibu, dan adiknya Aldi saja.
kedatangan keluarga Aldi di sambut dengan baik oleh keluarga Silfia.
mereka saling bersalaman satu sama lain. dengan sesama lelaki dan sesama wanita. karena tidak di perkenankan untuk bersentuhan.
keluarga Aldi di perkenankan duduk, di susul oleh orang tua nya Silfia.
mereka memulai pembicaraan pertama dengan perkenalan. dan selanjutnya tentang pernikahan mereka. seperti yang di katakan ibunya Aldi bahwa pernikahan ini di laksanakan di Minggu ini.
orang tua Aldi memberitahu alasan nya, tentang kesehatan ibu nya Aldi. karna memang tidak bisa berlama lama. dan harus segera untuk berobat.
tanpa berfikir panjang kedua orang tua Silfia setuju dengan keputusan untuk menggelar pernikahannya di Minggu ini.
karena kedua keluarga saling setuju dan mereka memutuskan akan menggelar pernikahan 6 hari dari sekarang.
__ADS_1
selesai dari situ mereka makan makanan yang sudah di hidangkan. sampai akhirnya malam pun tiba para lelaki pergi ke Mesir terdekat untuk melaksanakan salat magrib
sedangkan Alya,Silfia,ibu Ranti,dan ibu rianti salat berjamaah di rumah, tidak dengan Indri yang sedang tidak bisa melaksanakan salat karena sedang datang bulan
selesai salat berjamaah dan para lelaki sudah pulang dari mesjid, keluarga Aldi berpamitan untuk pulang.
*
*
Lima hari kemudian..
di sebuah gedung mewah yang di sewa untuk mengadakan pernikahan Aldi dan silfia, sudah di disain dengan santan bagus.
sebuah papan ucapan pernikahan yang sudah di pajang di depan gedung dan di dalam gedung.
didepan ge****dung
.
didalam gedung
baju pernikahan wanita dan pria nya sudah siap di kenakan oleh Silfia dan Aldi. dekorasi setiap sisi gedung juga sudah selesai dan siap di gunakan.
keesokan hari nya akhirnya pernikahan di laksanakan di tempat yang sudah di dekorasi sebagus mungkin.
para tamu sudah mulai berdatang mulai dari keluarga besar Silfia, keluarga aldi, teman dan rekan kerja nya Aldi.serta para karyawan Aldi.
tak lupa sahabat serta teman teman Silfia yang lain pun di undang
undangan di sebar 3 hari sebelum hari H. waktu yang di tunggu tunggu pun tiba, pengucapan ijab kabul mulai di ucap kan, Silfia yang masih berada di tempat rias merasa gugup.
namun berkat keberadaan kedua sahabatnya dia masih bisa menenangkan dirinya sendiri.
ijab kabul pun akhirnya sudah selesai. Alya mulai berlari menuju ruang rias untuk memanggil Silfia.
"assalamualaikum kak" Alya
"waalaiakumsalam" serempak Alya,Tari,dan Era
sebelum melanjutkan kata kata nya Alya, terpesona oleh penampilan calon kakak iparnya yaitu Silfia.
__ADS_1
"ya Allah kak, kakak sangat cantik, Alya seperti melihat diri kakak yang lain" Alya
Silfia tertawa kecil melihat wajah Alya yang seperti orang kebingungan.
"apa kakak ipar mu ini sudah bisa menyusul?" tanya Era
Alya mengangguk
"sudah kak, Alya kesini juga mau jemput kak Silfia" Alya tersenyum.
"baiklah" Silfia membuang nafasnya dengan perlahan.
"bismillah fi" tari
"huuuh bismillahirahman Nurohim" Silfia mulai berjalan.
Era dan Tari mendampingi nya kanan dan kiri, sedang kan Alya berjaga di belakang Silfia.
mereka ber empat mulai turun dengan perlahan, saat menuruni tangga semua tamu yang melihat Silfia mereka sangat terpukau dengan kecantikan nya. dengan gaun pengantin dan riasan wajah yang tidak terlalu tebal.
begitupun Aldi yang melihat Silfia langkah demi langkah mendekatinya, Aldi tidak berhenti menatap wanita yang sudah sah menjadi istrinya itu.
namun seketika Aldi menepis pandangan nya.
Silfia sudah sampai, dan mulai duduk di samping Aldi. selanjutnya Silfia di tuntun untuk salaman dengan Aldi. Silfia mulai mendekatkan tangan nya ke tangan Aldi.
namun berulang kali Silfia gagal, Tah lah apa yang terjadi pada Silfia mungkin karena dia tidak pernah menyentuh tangan lawan jenis nya secara langsung kecuali tidak sengaja
orang orang yang melihat tingkah sang pengantin wanita pun ikut tertawa. termaksud kedua orang tua Silfia dan Aldi. sedang kan Aldi yang tidak tau harus melakukan apa hanya terdiam melihat tingkah Silfia.
akhirnya setelah berulang kali mencoba dan silfia berhasil memegang tangan Aldi, Silfia mulai meletakkan tangan Aldi di ke kening nya. lalu di susul Aldi yang mencium kening Silfia.
acara ijab kabul pun sudah selesai. waktunya memasuki sesi sungkeman ke keluarga baik Aldi maupun silfia.yamg pertama mereka sungjeman pada orang tua mereka, selama mereka sungkeman itu di iringi tangisan baik orang tua Silfia atau pun orang tua aldi.
selanjutnya sesi foto bersama keluarga. sebelum itu Aldi dan silfia sudah berfoto berdua.
selama sesi foto Aldi dan silfia di minta untuk bergandengan tangan, dengan kaku Silfia dan Aldi pun bergandengan tangan.
akhirnya sesi foto sudah selesai, selanjutnya para tamu undangan mulai bersamaan dan memberi ucapan pada Aldi dan silfia.
hari semakin larut dan akhirnya acara pernikahan sudah selesai. para tamu undangan sudah pada pergi meninggalkan tempat itu. termaksud keluarga Silfia,
orang tua Silfia pergi menginap di rumah kakak sepupu Silfia, sedang kan Silfia pergi ikut dengan Aldi ke rumah orang tua aldi.
Bersambung...
__ADS_1