
Aldi pergi membuang sampah, namun dia turun ke lantai paling bawah untuk membung nya, dia membeli minuman hangat di dekat hotel dan membawanya ke kamarnya.
setelah beberapa lama Aldi kembali ke kamarnya. melihat Silfia yang masih menonton tv.
"kamu tidak istirahat?" Aldi
"oh kak, emm bentar lagi. lagian barusan makan, gak baik kalau langsung tidur " Silfia
"oh ok" Aldi
"oh ya, besok kau ingin kemana?" Aldi duduk di samping Silfia
""emm terserah kakak aja, lagian fia juga belum pernah ke sini" fia
Aldi berfikir sejenak. lalu meraih ponsel yang sedang ia charger. membuka browser dan mulai mengetik
"*tempat wisata di Moskow Rusia"
loading*...
"nih" Aldi memberikan ke Silfia
"apa ini kak?" Silfia bingung
"itu ada 12 objek wisata yang bisa kita kunjungi,mungkin 12 12 nya bisa kita kunjungi dalam 3 Minggu kedepan tapi kamu bisa pilih kita mau ke mana deluan" Aldi
"oooh, kenapa harus dia kak yang milih. kalau gini fia bingung soal nya tempat tempat nya bagus bagus semua" Silfia
"yang paling kau minati?" Aldi
"emmm" Silfia berfikir
"wah," Silfia
"em kau lihat apa?" Aldi
"ini kak, bangunannya sangat bagus, fia sepeti ingin ke sini," Silfia mendekatkan ponsel ke Aldi dan Aldi juga mendekat
"GUM?" Aldi
Silfia mengangguk.
"sepertinya menarik, aku juga suka" Aldi
"apa kita akan ke sana besok?" Silfia
"terserah kamu. aku ikut aja" Aldi
"serius kak?" Silfia
Aldi mengangguk
"asikk domg" bersikap seperti anak anak yang di beri es crem
Aldi tersenyum melihat tingkat Silfia
"oke sekarang kita istirahat dulu. besok kita pergi" Aldi berdiri berjalan menuju ranjang
"em" Silfia berdiri mematikan tv lalu menyusul menuju ranjang.
Aldi menutup kain gorden pada jendela. lalu duduk di sisi ranjang. dan berbaring di ranjang.
Silfia yang setelah makan tadi saat menonton tv dia sudah membersihkan wajah nya dengan pembersih wajah.
__ADS_1
mereka berdua juga sudah shalat isya. setelah keluar dari kamar mandi untuk mengambil air wudhu Silfia berbaring di tempat tidur.
Aldi mematikan lampu dan memejamkan matanya dengan posisi tidur lurus menghadap depan dan memiringkan kepalanya ke arah kanan.
sedangkan Silfia setelah membaca doa ia tidur dengan posisi barang mengarah ke kiri ke di mana Aldi tidur.
awalnya dia ragu tapi itu sudah semestinya di lakukan, tanpa melihat Aldi dia langsung memejamkan matanya untuk tidur.
"fiuuu. santai dan anggap biasa aja" batin Silfia
Aldi yang mengintip melihat Silfia yang tidur menghadap dia lalu Aldi tersenyum.
"berbuah manis. baru awal tapi tak masalah. aku senang. malam fia" batin Aldi sambil melihat Silfia yang terpejam
mereka berdua tertidur pulas.
skip pagi pukul 6.48 waktu setempat.
Allahu Akbar Allahu Akbar...
suara azan di ponsel Silfia, Silfia sebelum nya sudah menyetel ponsel nya untuk waktu di sana, dan waktu shalat.
selang beberapa detik ponsel Aldi berbunyi alarm.
pagi itu posisi Silfia masih mengarah ke Aldi dan Aldi juga posisi nya menghadap Silfia.
dari bawah kaki Silfia menimpa kaki Aldi dan tangan Aldi memegang tangan silfia.
Aldi merasakan kaki nya ada yang menimpa. begitu pun silfia merasakan kalau tangan nya ada yang memegang.
(bagian bangun tidur ini author ambil dari salah satu drama India ya. judulnya Ishaq subhanallah 😁 . kurang lebih seperti itu. kalau ada yang pernah nonton mungkin tau😂)
lanjut
tapi Aldi Hannya membuka matanya, dengan tetap dengan posisinya.
"kau terkejut?" Aldi
" ah ti..tidak" Silfia
"oke, cobak sekarang lihat kaki mu?" Aldi
"ha?" Silfia melihat ke arah bawah. sedikit terkejut melihat kaki nya yang menimpa kaki Aldi
"ah kak ma..maaf." silfia menyingkirkan kaki nya. "aduh" gumam silfia
Aldi menghela nafas lalu duduk.
"em gak papa" Aldi
"maaf kak" Silfia
"sudah ku maaf kan lagian gak papa" Aldi menurunkan kaki nya ke lantai.
silfia membuang nafas dengan kasar
"sudah waktunya subuh disini?" Aldi
"emm ia kak, ponsel fia sudah dia setel untuk waktu shalat di negara ini" Silfia
Aldi mengangguk lalu mengusap wajah nya dengan kasar.
"kau ambil wudhu dulu aku akan menyusul" Aldi
__ADS_1
Silfia mengangguk lalu turun dari tempat tidur dan langsung berjalan ke kamar mandi.
didalam kamar mandi.
Silfia memegang tangan kirinya yang di pegang oleh Aldi tadi
"kali ini, aku benar benar. akh" Silfia beralih memegang dada ny yang di mana jantung nya berdetak dengan cepat
"
oke tenang fia tenang.tarik nafas" Silfia menarik nafas
"lalu buang" Silfia membuang nya.
lalu Silfia mengambil air wudhu
sedangkan Aldi yang duduk di pinggir ranjang hanya tersenyum sambil melihat ke luar jendela yang sudah ia buka.
Aldi terus tersenyum sambil mengingat kejadian barusan
"simpel, sederhana. tapi membuat ku bahagia" Aldi
help author baper sendiri😭 soal nya uthor keringat sama drama nya juga.
dah ah lanjut
Silfia keluar dari kamar mandi
"sudah?" Aldi
Silfia mengangguk
giliran Aldi masuk ke kamar mandi mencuci wajah menyikat gigi lalu mengambil air wudhu.
silfia sudah mengenakan mukenah nya lalu menggelar sajadah nya dan sajadah Aldi juga depan sajadah Silfia.
lalu silfia tersenyum melihat dua sejarah yang ia gelar, sampai Aldi keluar dan melihat sajadah yang sudah di gelar Silfia
"kita berjamaah?" Aldi ngetes
Silfia mengangguk
"oh apa gak boleh kak ya Uda fia shalat sendiri" Silfia
"eh eh enggak enggak, bukan seperti itu, ya cuman nanyak apa gak boleh.?" Aldi
"oh" Silfia
Aldi tersenyum
"ya boleh lah, lagian siapa yang ngelarang aku kan imam mu. ya uda kita mulai." Aldi berdiri di depan
(sebelumnya Aldi sudah memakai sarung. setelah tadi keluar kamar mandi,saat ngobrol sama Silfia)
Silfia tersenyum di belakang. lalu membaca niat dan mulai mengikuti aldi
Allah... huakbar
ucap Aldi sedikit keras
di ikuti Silfia
Bersambung...
__ADS_1