Menikah Karena Keadaan

Menikah Karena Keadaan
BAB 53 MORNING KISS


__ADS_3

Silfia tetap mematung matanya masih melihat ke depan, kepada seseorang yang berada tepat di depan nya, yang masih tertidur cukup pulas.


tak lama kemudian Silfia tersadar dia selingan langsung duduk dengan rasa kaget, dia melihat tubuh nya di balik selimut, dan ternyata tubuhnya masih terbalut baju dengan lengkap


Silfia memegang dadanya yang berdetak kencang mencoba menarik nafas berulang kali namun detak jantung nya makin bertambah kencang


Silfia kembali melihat lelaki itu yang masih tertidur,


"kak Aldi?" gumam Silfia


Yap lelaki yang tidur di samping nya itu adalah Aldi,


Aldi mengerjap kan mata nya dengan perlahan, setelah membuka mata dengan sempurna pandangan pertama yang di lihat Aldi adalah Silfia yang tengah duduk di dengan wajah penuh tanya yang menatap Aldi.


Aldi pun tersadar ternyata dia telah tertidur di ranjang bersama Silfia, tapi Aldi tidak terlalu terkejut, Aldi menduduki dirinya


"ah maaf aku ketiduran" Aldi sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"tenang tidak ada yang terjadi tadi malam, aku hanya tertidur di ranjang ini di samping mu, aku bersumpah tidak melakukan apa pun" jelas Aldi


Aldi langsung menjelas kan karna melihat wajah Silfia yang penuh tanya.


mendengar penjelasan Aldi, Silfia menghela nafas dengan kasar sembari memalingkan wajah nya yang sedari tadi mengarah ke Aldi.

__ADS_1


Aldi bersandar di sisi ranjang untuk mengumpuli nyawa nya agar tersadar sepenuh ny yang masih terasa ngantuk.


Silfia tetap terdiam di tempat nya, entah lah apa yang di fikirkan Silfia, apa dia menyesal sudah tidur satu ranjang untuk pertama kali nya dengan seorang lelaki, yang bahkan sudah memiliki status sebagai suaminya.


sedangkan Aldi menatap Silfia dari belakang penuh tanya.


"maaf" ucap Aldi menyadarkan lamunan Silfia


"aa..aah iyaa, kakak gak perlu minta maaf kan aku sendiri yang meminta kakak untuk tidur di ranjang ini" Silfia berbicara tanpa menoleh sedikitpun ke arah Aldi


Aldi mengangguk, Aldi mengambil kesimpulan kalau Silfia tidak marah padanya. namun karna kurang yakin Aldi kembali bertanya pada Silfia


"kamu tidak marah kan?" Aldi menaikan satu alisnya


"ka..kak emm soal tadi malam a..aku ma..mau bilang kalau..." belum habis perkataan Silfia Aldi tiba tiba meraih tangan Silfia memutar tubuh Silfia sehingga sekarang Silfia berada tepat di hadapan nya.


Aldi mengecup bibir Silfia, Silfia terkejut dengan perlakuan Aldi, mata Silfia terbuka lebar, Aldi yang masih mengecup bibir silfia sesekali menggerakkan bibir bibir nya.


namun Silfia tidak ada respon sama sekali, Aldi membuka mata nya dan melihat begitu dekat mata Silfia yang membulat, sadar dengan perlakuan yang Aldi lakukan, Aldi langsung melepaskan ciuman nya dan menjauh dari Silfia.


"maaf" Aldi, setelah itu Aldi langsung pergi ke arah kamar mandi


entah apa yang di fikiran Aldi atas apa yang di katakan silfia namun Aldi menyimpulkan kalau yang di katakan silfia adalah.... Silfia mencintai nya

__ADS_1


walaupun Aldi sudah melepaskan ciuman itu, dan pergi namun Silfia masih terdiam di tempatnya dengan tangan Silfia meraih bibir, merasa tidak percaya apa yang di lakukan Aldi terhadap nya


sudah lama sejak menikah bahkan mereka jarang untuk saling bersentuhan, terkadang hanya sebatas bergandengan tangan pun mereka masih canggung


pagi ini? kecupan ini? Silfia sampai tidak tau apa yang harus dia lakukan sekarang terasa waktu benar benar sudah berhenti, Silfia masih melamun dengan tangan yang masih menyentuh bibir nya.


sedangkan Aldi yang sudah berada di dalam kamar mandi, Aldi menyandarkan tubuhnya di balik pintu kamar mandi yang sudah tertutup.


"aaakhh bodoh bodoh, apa yang lu fikir kan al, lu gila kenapa lu lakuin hal yang bodoh seperti itu. kenapa lu menyimpulkan hal yang bodoh yang bahkan gak lu tau kebenaranya, gimana kalau Silfia benar benar marah, aaakhhh" batin Aldi, dan tangan Aldi mengusap wajah Aldi dengan kasar


"oke Al lu tenang, tarik nafas pelan..." Aldi sambil tarik nafas lalu membuang nya dengan kasar


"aaaaakhhh bodoh" teriak Aldi yang kemungkinan di dengar Silfia dari luar


Aldi tidak lagi menghiraukan keadaan luar, Aldi langsung menghidupkan shower dan air yang keluar langsung membasahi tubuh Aldi yang masih terbalut baju tidur.


Aldi sangat takut kalau Silfia akan marah padanya.... kenapa? entah lah mungkin Aldi takut kehilangan!


cukup lama Aldi di dalam kamar mandi, sedangkan Silfia sudah beranjak dari tempat tidur. tak lama akhirnya Aldi sudah keluar dari kamar mandi. menggunakan kimono berwarna abu-abu yang panjang nya sampai lutut Aldi


saat sudah keluar Aldi melihat ranjang sudah rapi namun tidak mendapatkan keberadaan Silfia di tempat tidur itu.


fikiran Aldi kacau Aldi berfikir kalau Silfia pergi dari nya karna marah atas apa yang dia lakukan pada Silfia.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2